VMware Solutions Symposium 2013

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Nov 4, 2013.

Discuss VMware Solutions Symposium 2013 in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    VMware, perusahaan pengembang teknologi virtualisasi komputer mengadakan acara VMware Solutions Symposium 2013 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta pada hari Kamis (31/10). Mengusung tema “Virtually Unlimited”, “VMware berharap untuk menjadi selalu yang terdepan di industri virtualisasi komputer dengan pengembangan teknologi yang tanpa batas” ujar Andreas Kagawa, Country Manager VMware untuk Indonesia. Acara yang dihadiri sebanyak 1200 profesional TI pada hari itu disajikan berbagai seminar menarik dari para ahli di bidang virtualisasi komputer.
    Pada konferensi pers acara VMware Solutions Symposium 2013, Jon Robertson, Vice President & General Manager VMware untuk regional ASEAN mengumumkan bahwa pendapatan VMware di tahun lalu sebesar $ 5,6 Miliar sedangkan pendapatan di kuartal ketiga tahun ini hanya kurang $ 1,3 Miliar lagi sehingga bisa dikatakan sudah mencapai 90% targetnya. Dengan hasil itu, VMware merupakan perusahaan infrastruktur TI nomor 5 terbesar di dunia dengan nilai perusahaan sebesar $ 5 Miliar yang memiliki rata-rata peningkatan sebesar 20% di tiap tahunnya. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen masih mengadopsi teknologi VMware secara agresif.
    Jon mengungkapkan bahwa VMware memiliki 80% market share untuk produksi aplikasi dengan jumlah 40 juta virtual machine yang sedang beroperasional di seluruh dunia.
    Untuk strategi meningkatkan growth VMware di Indonesia, Jon mengatakan akan terus melakukan perekrutan untuk melayani kebutuhan konsumen yang tinggi di Indonesia, dan mengembangkan sayapnya melalui partner-partner di Indonesia. Selain itu, VMware akan selalu memberikan teknologi-teknologi terkini seperti virtualisasi jaringan komputer dengan produk terbarunya NSX dan Virtual SAN.
    Ditanyakan mengenai isu keamanan dalam adopsi cloud computing, Jon mengungkapkan kebanyakan konsumen VMware mengimplementasikan private cloud untuk infrastruktur organisasi mereka, maka seharusnya tidak ada masalah di sisi itu. Namun untuk isu keamanan pada public cloud, VMware telah bekerja sama secara mendalam selama beberapa tahun belakangan dengan vendor-vendor keamanan besar seperti Symantec, Trend Micro, RSA, dan lainnya untuk membangun API agar teknologi mereka bisa bekerja dengan baik dengan teknologi VMware. “The way to look at it is the security tools you use for physical environment can also be applied to the virtual environment”, jelas Jon. Ia pun menambahkan, “the actual question is does CIOs feel comfortable in putting their application and work load on a public cloud?”. Ia merasa tidak melihat banyak organisasi yang menaruh aplikasi-aplikasi kritisnya di public cloud. Sehingga untuk melihat tren di masa depan, Jon mengungkapkan “everybody is waiting and see about whats going to happen on that”.
    Pengumuman lain yang diterangkan oleh Andreas padaVMware Solutions Symposium 2013 adalah akuisisi perusahaan Desktone, Inc oleh VMware yang nilai akuisisinya masih dirahasiakan. Desktone adalah sebuah perusahaan Desktop-as-a-Service dengan teknologi multi-tenancy.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page