Waduh, Game Buatan Indonesia di Bajak!

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Oct 11, 2013.

Discuss Waduh, Game Buatan Indonesia di Bajak! in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    7,622
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    <p style="text-align: justify;">Hei Gamers,</p><p style="text-align: justify;">Cukup lucu mungkin mendengar berita yang satu ini. Indonesia negara yang terkenal dan masuk kedaftar negara pembajak terbanyak didunia nampaknya mengalami sedikit masalah. Kalau yang biasanya warga indonesia gemar membajak karya negara lain, kali ini game buatan Indonesia yang sudah mendunia harus mengalami nasib yang sama. Ya, game terkenal buatan Developer Touchten yang sudah terkenal Indonesia yaitu game&nbsp;Ramen Chain dibajak oleh orang lain!</p><p style="text-align: center;"><img src="http://www.indogamers.com/system/upload/media/pictures/52575cde2a7b91381457118ramen-chain-1.png" alt="Waduh, Game Buatan Indonesia di Bajak!" width="550" height="310" /></p><p style="text-align: justify;">Dilansir dari Tech in Asia, Developer game Indonesia, Touchten, menemukan bahwa game baru mereka, Ramen Chain, ditiru dan dirilis di Google Play dengan nama Daren Ramen Shop, oleh GaylnTaylor569. Google Play tidak memperlihatkan berapa banyak download yang sudah diperoleh game duplikat ini.</p><p style="text-align: justify;">Game duplikat ini dirilis kemarin, seminggu setelah game aslinya dirilis tanggal 1 Oktober lalu. Ketika tim Touchten men-download game tersebut, mereka mengkonfirmasi bahwa game ini benar-benar sama; kredit dan logo Touchten semuanya ada di dalam game itu. Tim Touchten khawatir game tersebut memiliki malware yang bisa merusak perangkat dan sekaligus reputasi Touchten. Game duplikat ini menggunakan iklan notifikasi, yang terlalu sering muncul dan mengandung link yang aneh.</p><p style="text-align: justify;">Menanggapi hal ini, CEO Touchten Anton Soeharyo mengatakan "aya khawatir ketika orang-orang men-download game palsu &ldquo;Daren Ramen Shop,&rdquo; mungkin ada masalah keamanan dalam bentuk malware di dalam aplikasi tersebut, yang bisa merusak reputasi kami, atau lebih buruk lagi, merusak perangkat-perangkat di seluruh dunia. Kenyataan bahwa seseorang mengambil karya orang lain dan mengakuinya sebagai karya sendiri tanpa sepengetahuan kami terasa seperti seseorang yang mengambil dompet saya dan memberitahukannya kepada seluruh dunia.</p><p style="text-align: center;"><img src="http://www.indogamers.com/system/upload/media/pictures/52575ce3bb3491381457123t2.png" alt="" width="550" height="359" /></p><p style="text-align: center;"><img src="http://www.indogamers.com/system/upload/media/pictures/52575d0bb543e13814571631277170_576131615793480_507617028_o.jpg" alt="" width="550" height="204" /></p><p style="text-align: justify;">Prestasi Touchten memang sudah terkenal di Indonesia. Developer yang satu ini memang sudah banyak sekali pengalaman dalam membuat game. Sebelumnya Touchten juga menggelar acara seminar game di Binus Anggrek yang juga mengundang beberapa developer indonesia terkenal lainnya seperti Agate, Altermyth dan Arton Code.&nbsp;</p><p style="text-align: center;"><img src="http://www.indogamers.com/system/upload/media/pictures/52575d192a14e1381457177ramen-chain-2.jpg" alt="" width="550" height="310" />
    </p><p style="text-align: justify;">Untungnya saat ini game bajakan Daren Ramen Soup sudah dihapus dari Google Store. Touchten berharap bahwa tidak ada lagi pembajakan sehingga para Developer indonesia tidak perlu khawatir dalam membuat game mereka dan memperkenalkan kedunia luar.(Afg)
    </p></div>

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page