WhatsApp “Kaya Mendadak,” Facebook Membelinya Dengan Nilai 224 Trilyun!

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Feb 20, 2014.

Discuss WhatsApp “Kaya Mendadak,” Facebook Membelinya Dengan Nilai 224 Trilyun! in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,101
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    <p><img class="aligncenter size-large wp-image-140487" alt="Facebook-WhatsApp-2" src="http://www.duniaku.net/wp-content/uploads/2014/02/Facebook-WhatsApp-2-640x480.jpg" width="640" height="480" /></p><p>Pada tahun 2012 lalu, Mark Zuckerberg pendiriFacebookmerubah fokus jejaring sosialnya, yang sebelumnya lebih mengutamakan pengguna desktop, menjadi mobile. Mereka sudah mengambil rute yang tepat, seperti dengan membeliInstagram, mengenalkan launcherFacebook Homeyang dikonfirmasikan awal tahun 2013 lalu sebagai salah satu cara mereka mengenalkan halaman<em>news feed</em>Facebook langsung melalui antar muka dasar sebuah smartphone, ingin mencoba peruntungan dengan memproduksi Facebook phonemereka sendiridenganHTC First, hingga terakhir30 Januari 2014 lalu Facebook merilis Facebook Paper,yang bisa jadi menjadi awal yang besar bagi Facebook bagi mereka yang mengakses akun secara mobile.</p><p>Dengan pencapaian total pendapatan merekaselama kuartal keempat tahun 2013 lalu sebesar US $2.53 milyar, dimana 53% diantaranya didapatkan melalui iklandi halaman versi mobile-nya, Facebook makin yakin bahwa masa depan jejaring sosial berada di mobile, bukan desktop. Dan kembali berlanjut dengan langkah baru Facebook yang diumumkan kemarin. Kami pun tidak terkejut mendengarnya, mereka membeli salah satu <em>instant messaging</em>, bahkan yang oleh para analis dianggap sebagai yang paling ramai dan banyak digunakan oleh pengguna mobile, yaitu WhatsApp.</p><p><img class="aligncenter size-large wp-image-140486" alt="Facebook-WhatsApp-3" src="http://www.duniaku.net/wp-content/uploads/2014/02/Facebook-WhatsApp-3-640x503.jpg" width="640" height="503" /></p><p>Jejaring sosial tersebut dilaporkan membeli WhatsApp dengan nilai US $16 milyar, atau sekitar Rp. 188,4 trilyun dalam bentuk uang tunai dan saham, plus tambahan US $3 milyar, atau sekitar Rp. 35,325 trilyun dalam bentuk saham untuk para karyawan WhatsApp. Jika kamu mengikuti berita di Duniaku akhir-akhir ini, nilai tersebut sama dengan 6 kali harga Motorola yang dibeli Lenovo, atau yang terdekat dengan berita kali ini, nilai WhatsApp itu sama dengan 19 kali nilai Instagram.</p><p>Nilai US $16 milyar tadi juga terbagi menjadi saham senilai US $12 milyar dan uang tunai senilai US $4 milyar. Persetujuan pembelian ini juga termasuk dengan tambahan saham Facebook senilai US $3 milyar saham Facebook (dalam bentuk 45,966,444 <em>restricted stock</em>) untuk para karyawan WhatsApp, yang diberikan setelah persetujuan ini selesai. Total saham US $3 milyar tersebut dinilai berdasarkan harga saham saat ini dan bisa jadi nilainya lebih rendah saat persetujuan selesai. Facebook sendiri mendapat waktu memproses persetujuan ini sampai 19 Agustus 2014 mendatang, atau jika tidak terpenuhi, WhatsApp bebas menarik diri dan mendapatkan uang tunai US $1 milyar dan saham Facebook senilai US $1 milyar sebagai kompensasi.</p><p>WhatsApp sendiri saat ini mengklaim bahwa mereka memiiki 450 juta pengguna(70% diantaranya menjadi pengguna aktif), jumlah yang sangat besar bagi Facebook untuk menjadi sasaran strategi mobile mereka ke depannya. Jumlah tersebut meningkat pesat dari 400 juta user yang mereka klaim Desember 2013 lalu. Dan meskipun mungkin sebagian besar pengguna WhatsApp juga memiliki akun Facebook, bisa jadi ini juga menjadi reaksi <em>jejaring sosial</em> tersebut setelah <em>instant messaging</em> lainnya, seperti Viber juga diambil alih oleh raksasa retail online Jepang Rakuten, dengan dugaan sejauh ini akan dimanfaatkan usernya sebagai sasaran iklan. Namun untuk WhatsApp, Facebook menyebutkan jika aplikasi chatting tersebut akan tetap menjadi produk yang terpisah, serta tidak ada integrasi iklan Facebook ke dalamnya.</p><p><img class="aligncenter size-large wp-image-140485" alt="Facebook-WhatsApp-4" src="http://www.duniaku.net/wp-content/uploads/2014/02/Facebook-WhatsApp-4-640x426.jpg" width="640" height="426" /></p><p>Tentu saja pernyataan Facebook tersebut sedikit melegakan banyak pengguna WhatsApp, yang menyukai layanan<em>instant messaging</em> tersebut karena kesederhanaan antar muka dan ringannya pengoperasian, plus bebas iklan dan gratis. WhatsApp dikembangkan mulai tahun 2009 olehdua mantan staff Yahoo (Brian Acton dan Jan Koum), dan dengan pengembangannya yang dilakukan sepenuhnya di Rusia, dimana programer di sana mau bekerja dengan imbalan yang tidak terlalu besar, meskipun WhatsApp sendiri berbasis di California. Dengan demikian, memungkinkan aplikasi ini terus bebas dari iklan, dan hanya mendapatkan pemasukan melalui biaya berlangganan selama setahun yang sangat murah, yaitu US $0.99 (walaupun mayoritas penggunanya bisa menggunakanan layanan ini secara gratis terus-menerus). WhatsApp memungkinkan kita mengirim tulisam, gambar, dan pesan suara ke siapa saja pengguna WhatsApp. Dan yang paling kami sukai, WhatsApp tidak memaksa penggunanya membuat username atau PIN, namun bergantung pada nomor HP. Jadi selama masih menggunakan nomor utama, siapa pun bisa menggunakan WhatsApp dengan mudah.</p><p>Berkat beberapa keunggulannya tersebut, akhirnya setelah dikembangkan selama 5 tahun, dan meskipun mayoritas penggunanya mungkin tidak perlu membayar untuk mendapatkan layanannya, WhatsApp mendapatkan ganjaran yang sepadan, Rp. 224 trilyun!</p><p>Sumber: WhatsApp, Facebook</p>

    Salam pintas!
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page