Whistleblower Masih Belum Mendapat Keadilan

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Mar 10, 2015.

Discuss Whistleblower Masih Belum Mendapat Keadilan in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,100
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Whistleblower Masih Belum Mendapat Keadilan

    Beberapa pengamat mengatakan bahwa pemerintah AS masih belum memberikan keadilan yg pasti bagi para whistleblower. Contoh kasus yg paling nyata adalah Snowden. Ia diibaratkan menjadi buronan pemerintah yg paling dicari karena membocorkan data rahasia NSA yg melakukan penyadapan & melanggar privasi rakyat AS. Snowden dipastikan tidak akan mendapatkan pengampunan karena ia dianggap sebagai pengkhianat. Walaupun, pihak pengadilan Federal AS memberikan rekomendasi perlindungan penuh untuknya. Sebaliknya, hampir sebagian orang menganggap bahwa Snowden adalah seorang whistleblower yg memberikan fakta nyata tentang kebobrokan pemerintah AS selama ini. Isu ini masih berhembus mengingat, whistleblower masih belum mendapatkan keadilan.

    David Patreus, salah satu pejabat senior militer AS & mantan direktur CIA pernah membeberkan informasi intelijen berupa nama asli agen AS yg se&g menyamar pada pasangannya. Paula Broadwell adalah seorang penulis biografi Patreus & juga pasangan gelap Patreus berhasil mendapatkan banyak nama agen AS yg se&g melakukan misi penyamaran. Sejatinya hal itu adalah keamanan informasi yg tidak boleh dilanggar siapapun termasuk pejabat senior militer. Alih-alih mendapatkan hukuman, Patreus hanya diberi hukuman percobaan. Dalam waktu dekat, Patreus diperkirakan akan kembali berkarir tanpa perlu takut dosa-dosanya di masa lalu.

    Hal ini tidak berlaku bagi Stephen Jin-Woo Kim, mantan pegawai ba& intelijen AS dijatuhi hukuman penjara selama tiga belas bulan karena memberikan laporan rahasia tentang Korea Utara pada salah seorang jurnalis. John Kiriakou, mantan pegawai CIA pun harus mendekam di penjara selama tiga puluh bulan karena hal yg sama dengan membeberkan operasi rahasia CIA pada jurnalis & metode interogasinya termasuk waterboarding. Sebuah metode interogasi di mana tawanan ditelentangkan & wajahnya ditutup kain lalu disiram dengan air. Metode ini cukup ampuh dalam memberikan sejumlah informasi karena memiliki dampak menyakitkan pada psikis tawanan.

    Saygnya, whistleblower ini tidak berdampak banyak pada Patreus. Beberapa pengamat menyatakan bahwa pejabat sekelas Patreus seharusnya dikenakan hukuman yg lebih berat ketimbang pegawai rendahan seperti Snowden. Di pengadilan, tim hukum yg membela Patreus menyatakan bahwa jendral bintang tiga itu tidak pernah memberikan laporan apapun pada Broadwell. Padahal di buku otobiografinya tertulis dengan jelas bagaimana informasi rahasia para agen itu terungkap.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenWhistleblower Masih Belum Mendapat Keadilan diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page