Windows Rentan Terhadap FREAK Flaw

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Mar 6, 2015.

Discuss Windows Rentan Terhadap FREAK Flaw in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,100
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Windows Rentan Terhadap FREAK Flaw

    Vulnerability FREAK Flaw yg se&g menghebohkan beberapa hari ini tidak saja berdampak pada Android & Safari. Sebuah temuan yg dipaparkan oleh tim keamanan dari Windows mengatakan bahwa FREAK Flaw mempunyai dampak yg signifikan terhadap sistem operasi mereka. FREAK Flaw adalah sebuah kerentanan dalam sistem enkripsi SSL (Secure Socket Layer) yg mana kekuatan enkripsinya diturunkan menjadi lebih rendah. Kerentanan ini sengaja diciptakan oleh pemerintah AS untuk mencegah penguatan keamanan siber di negara lain. Saygnya, kerentanan ini baru ditemukan akhir-akhir ini & berdampak pada jutaan situs yg ada di Internet.

    FREAK Flaw menjadi sebuah potensi ancaman terbesar bagi seluruh pengguna Internet. Penyerang dapat melakukan serangan man-in-the-middle yg mampu memonitor segala bentuk komunikasi pengguna. Jutaan situs termasuk situs pemerintah termasuk target dari kerentanan FREAK Flaw ini. Cacat ini ditemukan pada sejumlah perambah seperti Android Browser & Apple Safari. Dampak dari FREAK Flaw ini sangat berpengaruh pada SSL & turunannya seperti Transport Secure Layer (TLS).

    Kami telah menemukan sebuah temuan bahwa FREAK Flaw berdampak pada sistem klien Windows, ujar pernyataan dari Microsoft. Vulnerability ini berdampak tidak hanya pada pada Windows saja, tetapi juga sistem operasi yg lain, lanjut mereka. Pada hari Selasa besok, Microsoft resmi akan merilis sejumlah patch untuk menutup kerentanan ini. Saran yg diberikan oleh Microsoft adalah para pengguna sebaiknya menonaktifkan RSA export ciphers.

    FREAK adalah sebuah akronim dari Factoring RSA Export Keys. Vulnerability ini ditemukan oleh sejumlah ahli keamanan beberapa hari yg lalu. Mereka menamai kerentanan tersebut dengan sebutan Zombies from 90s. Penamaan tersebut tidak terlepas dari kebijakan pemerintah AS di dekade 90-an yg melarang ekspor standar enkripsi tinggi karena takut akan penguatan keamanan siber di sejumlah negara.

    Saygnya, kebijakan tersebut diibaratkan sebagai bumerang. Jutaan situs & perambah yg ada sekarang ini dipastikan memiliki celah tersebut. Pada akhirnya, penyerang yg memanfaatkan celah tersebut bisa melakukan monitoring, pencurian data & membajak elemen pada situs or perambah yg ada. Hingga saat ini, praktisi keamanan belum menemukan ada bukti signifikan apakah sudah ada penyerang yg memanfaatkan celah tersebut. Mereka menyalahkan hal ini pada pemerintah AS yg menyebabkan semua perambah & situs terkena FREAK Flaw.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenWindows Rentan Terhadap FREAK Flaw diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page