Anggota Anonymous Kamboja Ditangkap

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, May 7, 2014.

Discuss Anggota Anonymous Kamboja Ditangkap in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Dua orang hacker yang diduga bergabung dengan kelompok aktivis Anonymous Kamboja ditangkap oleh otoritas setempat. Nama kedua pria tersebut belum dirilis ke public, tapi otoritas setempat mengatakanbahwa mereka bertanggung jawab dalam penyerangan terhadap situs Anti Corruption Unit.
    Menurut laporan The Cambodia Daily, para tersangka tidak berhasil memanfaatkan SQL Injection vulnerability pada situs ACU dari ponsel mereka. Setelah gagal, mereka melancarkan serangan distributed denial-of-service (DDOS) terhadap situs tersebut, lalu mengacaukan situs tersebut selama dua jam.
    Para tersangka telah dimintai keterangan, otoritas setempat yakin mereka punya cukup bukti untuk membuktikan para kedua orang tersebut berada di balik serangan ini. Penangkapan ini bukan penangkapan pertama yang dilakukan terhadap hacker di Kamboja, terakhir pada 7 April 2014, dua orang pelajar ditahan dan dituntut karena meretas situs pemerintah dan mencuri informasi.
    Kedua pelajar itu adalah Bun King Mongkolpanha atau Black Cyber, dan Chu Songheng atau Zoro ditahan setelah menjalani 8 bulan pemeriksaan oleh penegak hukum setempat dan biro federal Amerika Serikat, FBI. Pahna dilaporkan melakukan penyerangan siber, sedangkan Songheng mengaku hanya sedang tahap belajar meretas.
    Penangkapan kedua pelajar tersebut tidak membuat Anonymous Kamboja menyerah. Kejadian ini justru membuat kelompok aktivis hacker tersebut semakin bersemangat dibanding sebelumnya. Beberapa hari yang lalu, mereka merilis video yang berisi ancaman terhadap pemerintah Kamboja.
    Kalian telah membuat permusuhan dengan Anonymous. Kalian telah membuat marah kami dan kami sekarang akan membuat serangan terhadap kalian. Kalian telah mengabaikan permintaan rakyat kalian, dan melanjutkan untuk melakukan kebijakan yang tidak adil, egois dan menyedihkan, kata hacker dalam video tersebut.
    Beberapa situs menjadi target penyerang termasuk situs kepolisian dan kementerian negara tersebut. Sementara itu banyak situs yang terserang DDOS, para aktivis hacker itu juga membocorkan beberapa data yang dicuri dari pusat data organisasi yang situsnya diretas.
    Para hacker mengklaim bahwa mereka telah membocorkan sistem perusahaan operator seluler Negara tersebut, Cellard, dan perusahaan keamanan yang dimiliki oleh Canadia Bank, Cana Securities Ltd. Namun kedua perusahaan tersebut menyangkal klaim dari Anonymous. Pihak Cellcard percaya bahwa sistem keamanan perusahaannya telah aman dari ancaman peretasan.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page