Babak Baru Insiden Peretasan Anthem

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Feb 6, 2015.

Discuss Babak Baru Insiden Peretasan Anthem in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Babak Baru Insiden Peretasan Anthem

    Pemerintah AS melalui FBI bertindak cepat pasca bobolnya sistem keamanan perusahaan asuransi kesehatan terbesar kedua, Anthem. Dengan jumlah nasabah asuransi yg mencapai 69 juta jiwa, FBI tidak tinggal diam untuk segera menangani kasus tersebut. Setelah meluangkan waktu yg cukup panjang, FBI akhirnya merujuk pada satu kesimpulan bahwa pelaku utama dari diretasnya jaringan keamanan Anthem adalah negara Tiongkok. Kesimpulan yg disampaikan oleh FBI ini menyatakan bahwa negara Tiongkok terbukti telah mensponsori hacker untuk mencuri informasi sensitif perusahaan Anthem. Tidak seperti kasus Sony Pictures kemarin, kali ini FBI benar-benar yakin bahwa Tiongkok adalah pelaku utama di balik kasus ini.

    Setelah sebelumnya Korea Utara dituduh sebagai pelaku peretasan Sony, bukti apakah yg memperkuat pernyataan FBI ini? Seperti yg dilansir dari Bloomberg, hacker asal Tiongkok ini diduga kuat oleh FBI bertujuan untuk mencuri informasi identitas pribadi baik dari pihak pemerintah maupun perusahaan yg ada di AS. Berdasarkan berita yg diperoleh dari Bloomberg, hacker asal Tiongkok ini terbilang cerdik. Sebelum meretas Anthem, mereka terlebih dahulu melakukan pemantauan terhadap jaringan komputer yg ada di AS. Selanjutnya, hacker tersebut akan meretas akun pribadi salah seorang warga AS melalui komputer pribadinya yg memiliki koneksi pekerjaan ke pemerintahan AS, kontraktor pertahanan orpun perusahaan lainnya.

    Setelah meretas akun pribadi tersebut, hacker diduga menemukan sejumlah data pribadi yg berafiliasi dengan asuransi kesehatan, Anthem. FBI menilai bahwa dari situlah, pelaku bisa mencari celah ke dalam jaringan komputer Anthem dengan memanfaatkan identitas orang yg mereka curi. Menurut mereka, hacker tersebut diduga kuat sudah melakukan pengumpulan informasi dari waktu yg lama. Bukti lainnya yg menyimpulkan bahwa hacker Tiongkok adalah pelakunya adalah FBI mendapatkan laporan bahwa malware yg digunakan untuk menyerang Anthem memiliki kriteria open source yg sama dengan apa yg pernah dirilis oleh Deep Panda, organisasi peretas asal Tiongkok. Malware tersebut berhasil dilacak & berasal dari pedalaman Tiongkok.

    Selain itu, laporan tentang aktifitas Deep Panda sendiri merujuk pada laporan perusahaan konsultan keamanan, CrowdStrike yg memiliki spesialisasi monitoring peretasan yg disponsori oleh negara. Berdasarkan laporan CrowdStrike, hacker Tiongkok membobol sistem keamanan Anthem menggunakan kerentanan yg ada pada Adobe Flash Player. Lebih lanjut CrowdStrike pun menyatakan bahwa perusahaan tersebut sudah memonitor Deep Panda sejak pertengahan 2014 kemarin. Mereka menyatakan bahwa Deep Panda merupakan ancaman serius tidak hanya bagi pemerintah, tetapi juga perusahaan multinasional & institusi perbankan.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenBabak Baru Insiden Peretasan Anthem diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page