Buka-bukaan tentang game music Septian Pamungkas Monkey Melody

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Sep 17, 2015.

Discuss Buka-bukaan tentang game music Septian Pamungkas Monkey Melody in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    6,755
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    [​IMG]
    Pada Selasa (15/9) lalu, Tech in Asia mengadakan sesi AMA (Ask Me Anything) dengan Founder Monkey Melody, Septian Pamungkas. Monkey Melody adalah sebuah startup yg berfokus di bidang audio & musik pada video game.

    Dengan durasi 8 jam, sesi tanya jawab berlangsung dari pukul 14.00 WIB & berakhir pada pukul 22.00 WIB. Seperti sesi AMA sebelumnya, ada banyak pertanyaan yg masuk, dari mulai seputar sound & audio, game, sampai obrolan dunia musik.

    Berbagai jawaban dari pertanyaan milik pembaca ini banyak memberikan masukan & informasi menarik seputar dunia industri kreatif khususnya di ranah game & audio. Tidak sedikit pelajaran berharga yg bisa dipetik bila kamu ingin mencoba mengembangkan startup dengan pasar yg niche seperti ini. Langsung saja, simak pembahasannya.

    P.S. Jawaban di bawah diambil langsung dari komentar Septian Pamungkas dengan sedikit perubahan mengikuti standar penulisan Tech in Asia. Tidak ada jawaban yg diubah maknanya.

    Apa yg mendasari Tian mendirikan startup Monkey Melody di usia yg masih muda bahkan masih kuliah? Masih muda sekali lho untuk menjadi seorang founder startup. Tidak fokus di kuliah dulu, trus bangun CV / portofolio dari perusahaan besar?
    • Yang pertama karena kecintaan saya pada musik & game & saya melihat potensi yg begitu besar pada game music terutama dari sisi impact-nya terhadap sebuah game, yg kedua Monkey Melody dibangun untuk mendukung secara penuh industri game di Indonesia.
    • Alasanya simpel, kalau tidak ada yg mulai industri ini dari sekarang, kita akan sangat banyak ketinggalan dari teman-teman di luar negeri & SDM kita cukup jago kok & tidak kalah sama SDM di luar, hanya perlu ada yg memulai & mewadahi saja.

    Mengapa kamu memilih pekerjaan menjadi seorang game composer? Mengapa tidak menjadi musisi saja?
    • Jadi komposer lebih menantang sih & saya personal lebih suka. Saya bisa lebih bebas mengekspresikan musik karya sendiri tanpa harus kompromi dengan banyak kepala.
    • Semenjak jadi composer game, saya banyak riset dibanding dulu pas cuma main band. Dan kerja untuk menghasilkan musik jauh lebih terstruktur karena banyak faktor yg harus dibangun. FYI, tapi saya ngeband kok sampai sekarang.

    Untuk menjadi seorang music game composer itu harus bisa main alat musik sungguhan nggak sih? Atau cukup menguasai software musik saja? Seberapa pengaruhnya kemampuan bermusik dengan bikin musik game?
    • Untuk bisa main musik itu tergantung sih, tapi menurut pengalaman saya hal itu sangat membantu kamu pada saat development, biasanya orang yg bisa main alat musik, musiknya pun lebih wide dibandingkan yg tidak bisa main. Lalu kita juga dituntut untuk memanusiakan alat musik virtual, jadi kalo kita gak pernah megang / cuma bisa sebatas software, rasanya akan kesusahan sih.
    • Kemampuan bermusik adalah modal utama, selanjutnya kamu akan dihadapkan pada berbagai macam faktor yg nantinya akan membentuk musik yg kamu hasilkan seperti optimalisasi & framing.

    Menurut Tian, seberapa penting sih kehadiran voice actor / pengisi suara karakter di sebuah game? Apa yg menjadi pertimbangan Tian dalam memutuskan apakah sebuah game perlu diberi sisipan suara karakter (walaupun hanya sekadar Ah-Oh-Ah-Oh) / tidak?
    • Untuk di kebutuhan tertentu, kehadirannya sangat penting contohnya untuk memperkuat karakter yg telah dibangun & sebagai identitas karakter tersebut.
    • Biasanya di pengembangan sejumlah game yg cukup besar & berfokus para IP/Character Development pasti disisipkan voice character untuk dialog & action. Tetapi balik lagi tergantung kesepakatan dari tim developer apakah perlu / tidak.

    Halo Tian, / Asep. Apakah profesi video game composer di Indonesia itu menjanjikan? Semisal sudah berpengalaman di sini, mungkinkah menjadi seorang composer untuk studio di luar negeri?

    Profesi video game composer bisa dibilang menjanjikan, karena memang mengikuti industri game yg sedang berkembang.

    Seperti kebanyakan industri kreatif lainya, ada 3 tipe game composer/sound engineer di Indonesia yg saya tahu:
    • Mereka kerja di sebuah game studio, tentunya dijamin sama studio untuk pemasukan.
    • Freelancer, yg ini mungkin tergantung orangnya.
    • Ada yg kerja di studio & jadi freelancer juga.

    Hmm, untuk bisa go global rasanya agak sulit kalau cuma berpengalaman di lokal saja, kamu juga harus aktif di luar negeri.

    Sebagai music composer, karya game seperti apa yg menjadi impian? Kalau di luar game, pengin bikin karya impian yg seperti apa?

    Game AAA dengan tema kehidupan semacam Life is Strange-nya Dontnod Entertainment. Saya ingin sekali membuat konser untuk musik game yg buatan sendiri, lengkap dengan orkestranya.

    Baca juga: Kumpulan Startup Musik Terbaik di Indonesia(Diedit oleh Lina Noviandari)

    Dikutip dari sini
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page