CasCon Asia 2014: Indie Prize Showcase, Ajang Unjuk Gigi Developer Indonesia

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, May 24, 2014.

Discuss CasCon Asia 2014: Indie Prize Showcase, Ajang Unjuk Gigi Developer Indonesia in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    <p><img class="aligncenter size-full wp-image-149459" alt="" src="http://www.duniaku.net/wp-content/uploads/2014/05/GDI1.jpg" width="774" height="401" /></p><p>Jika dibandingkan dengan tahun lalu, developer Indonesia yang mengikuti Indie Showcase dalam Casual Connect Asia 2014 ini lebih banyak. Bukan hanya dari jumlah developer yang ikut, tetapi bahkan ada beberapa developer yang berhasil meloloskan lebih dari satu game untuk dipamerkan dalam showcase tersebut. Jumlah ini juga membuat Indonesia menjadi salah satu negara dengan kontingen terbanyak dalam Casual Connect Asia 2014 kali ini. Siapa saja, dan apa saja game yang mereka bawa kali ini? Simak liputannya berikut ini!</p><p><img class="aligncenter size-full wp-image-149448" alt="" src="http://www.duniaku.net/wp-content/uploads/2014/05/Antpixel-Studio.jpg" width="800" height="533" /></p><p>AntPixel Studio</p><p>Setelah tahun lalu memamerkan game tower defense <em>Duelers</em> dan juga sebuah prototype game 3D yang masih belum memiliki judul, tahun ini studio keluarga Ant Pixel Studio membawa lebih banyak game. Mereka membawa dua game yang diikutsertakan dalam Indie Prize, <em>Bad Wolfs</em> dan <em>Tample Rider</em> plus satu project yang memanfaatkan sensor gerakan. Bukan hanya itu, Ant Pixel juga menunjukkan sebuah proyek besar lain yang tengah mereka kembangkan, yaitu sebuah platform game.</p><p><img class="aligncenter size-full wp-image-149447" alt="" src="http://www.duniaku.net/wp-content/uploads/2014/05/Agate-Studio.jpg" width="800" height="533" /></p><p>Agate Studio</p><p>Tahun lalu Agate Studio menggebrak dengan <em>Valthirian Arc 2</em> yang sukses menarik perhatian banyak pengunjung. Kali ini, mereka mengikutsertakan dua proyek yang tengah mereka kerjakan. Pertama adalah game endless runner side scrolling berjudul <em>Project Golem</em> yang dikembangkan untuk platform mobile, dan satu lagi adalah sebuah game simulasi sepakbola <em>Football Saga</em>, namun untuk mobile. Mengenai <em>Football Saga Mobile</em> ini, Agate Studio mengungkapkan game ini bukan hanya sekedar porting dari<em> Football Saga</em> yang kita kenal selama ini, dan judul <em>Football Saga Mobile</em>sendiri masih judul tentatif saja. Mereka menjanjikan banyak perubahan dalam versi mobile ini, mulai dari grafis yang lebih cantik, hingga gameplay yang lebih kasual.</p><p><img class="aligncenter size-full wp-image-149449" alt="" src="http://www.duniaku.net/wp-content/uploads/2014/05/Artoncode-Indonesia.jpg" width="800" height="533" /></p><p>Artoncode Indonesia</p><p>Setelah menyabet gelar Juara 1 Best Casual Game for Smartphone/tablet dalam Indonesia Game Show 2013 lalu dan dipublikasikan oleh LytoMobi, Artoncode Indonesia kembali membawa <em>Faunia Paw</em> dalam gelaran Indie Prize kali ini. Dengan menyajikan gameplay match 3 yang menantang dan menitikberatkan kepada elemen sosial, game ini menarik perhatian banyak pengunjung.</p> Next1 of 41 2 3 4

    Salam pintas!
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page