Detektif NYPD Mengaku Bersalah Telah Mengintai Rekan Kerjanya

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Nov 12, 2013.

Discuss Detektif NYPD Mengaku Bersalah Telah Mengintai Rekan Kerjanya in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Foto: The Daily News
    Dikutip dari The Daily News, Edwin Vargas, 42, mengakui ia menyewa penyedia jasa hacking untuk mengakses ke akun email dari kolega-kolega nya di the 40th Precinct, The Bronx, dan menggunakan database pemerintah pusat untuk mencari info tentang mereka.
    Dia mengakui telah melakukan kejahatan di meja kerjanya di the Bronx.
    “Anda mengetahui apa yang Anda lakukan adalah salah dan tidak sah?” Kevin Castel, seorang hakim bertanya kepadanya.
    “Iya”, ujar Vargas.
    Sumber mengatakan kepada The Daily News bahwa Vargas termotivasi oleh rasa cemburu dan putus asa yang telah melihat mantan pacarnya berkencan dengan rekan kerjanya. Mantannya juga seorang ibu dari anak laki-lakinya, kata sumber.
    Vargas bisa terlibat dua tahun penjara untuk kejahatannya, dimana keduanya merupakan pelanggaran ringan.
    Berdasarkan ketentuan dari persetujuan permohonan, Vargas, melepaskan haknya untuk mengajukan banding di bawah 16 bulan, tetapi pengacaranya, Peter Brill, menyatakan bahwa dia berharap kliennya tidak akan dipenjara karena itu adalah adalah pelanggaran pertamanya.
    Karena Vargas mengakui kejahatannya konspirasi untuk melakukan hacking dan mengakses database yang tidak sah dari penegak hukum adalah pelanggaran ringan, pengakuan bersalah tidak akan berpengaruh pada status pekerjaannya.
    “Dia masih bekerja saat ini”, ujar Brill.
    Jika terlibat dalam kejahatan, dia akan secara otomatis dipecat dengan terpaksa.
    Berdasarkan ketentuan dari permohonannya kepada jaksa, Vargas dilarang untuk menarik ucapannya tentang kalimat dibawah 16 bulan.
    Vargas mengatakan dia pertama kali bekerja pada penyedia jasa hacking pada April 2010.
    Federal menuduh bahwa dia dibayar sebanyak $4.000 untuk layanan penggantian password setidaknya pada 43 akun email pribadi yang dimiliki oleh 30 orang.
    Dua puluh satu dari orang-orang tersebut adalah polisi, ujar pengadilan.
    Dalam permohonannya, Vargas mengakui telah mengakses paling tidak satu dari akun polisi tanpa izin.
    Jaksa Rosemary Nidiry mengatakan kepada hakim bahwa informasi dari rekan kerjanya ditemukan dari komputer NYPD milik Vargas.
    Vargas dihukum 30 hari setelah penangkapannya pada bulan Mei dan dipindahkan ke daerah yang lain.
    Dia menolak berkomentar setelah permohonannya.
    “Tidak ada yang harus saya katakan”, ujarnya.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page