Dokter Menjadi Target Penipuan Tax Income

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Apr 24, 2014.

Discuss Dokter Menjadi Target Penipuan Tax Income in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Sekitar ratusan dokter di Amerika Serikat mengakui menjadi target dari penipuan (fraud) pajak pendapatan. Kasus yang menimpa ratusan dokter ini masih ditangani oleh pemerintah AS dan masih dalam penyelidikan. Hingga saat ini pemerintah masih belum mengetahui motif mengapa kasus fraud ini menimpa ratusan dokter di AS. Adapun dari kasus ini, ratusan dokter tersebut merasa dirugikan dan melaporkannya segera ketika kasus tersebut semakin membesar. Laporan pertama terkait kasus fraud ini dilaporkan oleh beberapa dokter yang berasal dari negara bagian Michigan, Connecticut, South Dakota, Maine dan Michigan. ​
    Penipu ini menggunakan data personal para dokter dan melaporkan pajak pendapatannya ke IRS. Penipu tersebut memanfaatkan refund dari hasil pajak pendapatan para dokter dan menggunakannya untuk kepentingan pribadi. Hingga saat ini otoritas yang berwenang masih belum bisa mengidetifikasikan siapa aktor utama dari kasus penipuan ini. Kecurigaan pertama kali yang dirasakan oleh para dokter itu adalah ketika mereka tidak bisa mendapatkan refund karena data-data yang dipergunakan untuk mengisi aplikasi refund sudah digunakan dengan menggunakan nomor jaminan sosial mereka. Julia Reed dari Indiana Medical Association Council mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak berwajib dan berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini.​
    Penipuan pajak pendapatan ini menurut IRS tergolong masih baru. Namun, IRS berpendapat bahwa kasus ini dapat berdampak pada profesi apapun selain dokter. Dari data IRS, ada sekitar 145 juta wajib pajak di AS dan mereka telah menghentikan penipuan tax income ini sebanyak 15 juta tranksasi yang dianggap mencurigakan. Brian Krebs, seorang komputer investigator dalam KrebsOnSecurity.com memberikan sebuah hipotesis bahwa pembobolan informasi mungkin terjadi pada organisasi-organisasi pemerintah. Pembobolan itu mengakibatkan data-data personil para dokter dicuri dan digunakan untuk tujuan yang tidak baik. Senada dengan pendapat IRS, pembobolan data informasi ini tidak terjadi pada profesi medis saja. Ada kemungkinkan profesi-profesi lain pun bisa terkena kasus tax income fraud. ​
    Sumber​
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page