Liga Eropa EKSKLUSIF - Nikola Kalinic: Eropa Tak Tahu Seberapa Kuat Dnipro Dnipropetrovsk

Discussion in 'Bola' started by Bola, May 26, 2015.

Discuss EKSKLUSIF - Nikola Kalinic: Eropa Tak Tahu Seberapa Kuat Dnipro Dnipropetrovsk in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    46,858
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Nyaris seluruh media dan publik dunia masih menganggap Dnipro Dnipropetrovsk beruntung bisa melaju ke final Liga Europa, untuk menantang sang juara bertahan Sevilla di Warsawa, Rusia, Kamis (26/5) dini hari WIB. Sang wakil Ukraina ternyata sudah sangat muak dengan stigma tersebut.

    "Semua orang mengatakan kami beruntung bisa melaju ke final Liga Europa," tutur striker andalan Dnipro, Nikola Kalinic, kepada Goal. "Oh ya, benar, benar sekali! Kami hanya beruntung bisa melaju dari babak kualifikasi dengan mengalahkan Hajduk Split, lolos dari fase grup bersama FC Internazionale dan ke semi-final setelah menundukkan Club Brugge. Kami juga beruntung unggul gol tandang atas Ajax dan menyingkirkan Napoli di semi-final. Ya, keberuntungan dan saya harap kami bisa mengalahkan Sevilla dengan cara serupa!"

    "Selama tiga musim beruntun kami selalu berkompetisi di Eropa. Apakah kurun waktu itu masih bisa disebut beruntung menilik torehan kami ini? Saya lebih suka mengatakan jika kami adalah tim yang bernasib baik. Sebagai contoh, musim lalu kami tak bernasib baik dengan kalah dari Tottenham Hotspur.

    "Wajar saja jika khalayak umum tidak mengetahui seberapa kuat Dnipro. Mayoritas dari mereka hanya mengikuti empat atau lima liga top di Eropa dan tak peduli dengan sisanya."

    Kalinic sendiri bergabung dengan Dnipro pada 2011, setelah meninggalkan gegap gempita Liga Primer Inggris bersama Blackburn Rovers. Patut diketahui pula, jagoan Ukraina ini merupakan klub yang dimiliki oleh salah satu orang terkaya di Eropa, yakni Ilhor Kolomoyskyi. Keberadaannya memungkinkan mereka memiliki kebijakan yang bagus di bursa transfer.

    Hal itu dibuktikan dengan apa yang terjadi pada bintang utama mereka, Yevhen Konoplyanka. Dalam beberapa musim terakhir, namanya terus jadi incaran deretan klub besar Eropa. Namun Dnipro secara tegas menolak segala tawaran bahkan dengan resiko akan kehilangan dirinya secara gratis, di akhir musim ini.

    "Presiden kami tak peduli soal uang. Ia hanya memedulikan target bagi kami untuk memenangi trofi," ungkap Kalinic. "Setiap musim ia sudah berinvestasi banyak dan selalu menambah kualitas di skuat tim ini. Jika tidak, tentu saja ia sudah menerima tawaran sebesar €20 juta dari AS Roma dan Liverpool, untuk pemain terbaik kami, Konoplyanka.

    "Dnipro adalah sebuah klub besar. kami dibayar dengan sangat layak. Kami juga memiliki banyak pemain berpengalaman. Ada kapten timnas Ukraina, yakni Ruslan Rotan, kemudian sederet pemain timnas Ukraina dan timnas negara lainnya.

    "Tim ini baru benar-benar dibangun empat tahun lalu dan tak mengalami banyak perubahan dalam tiga musim terakhir. Pada 2011 ketika saya datang dari Blackburn, ada banyak pemain lainnya yang juga datang dari seluruh penjuru Eropa. Beberapa dari mereka tidak bertahan lama, meski dibeli dengan banderol besar. Misalnya Samuel Inkoom, yang datang dari Basel dengan biaya €7,5 juta dan hanya bertahan selama satu setengah musim."

    Selain Kalinic, Rotan, dan Konplyanka, terdapat dua nama lagi yang jadi sosok krusial kesuksesan Dnipro. Keduanya datang dari dua rival utama domestik mereka, yakni Shakhtar Donetsk dan Dynamo Kiev. Yang pertama adalah sang kiper andalan, Deni Boyko, yang sudah malang melintang di Liga Europa bersama Dynamo. Sementara yang kedua adalah Yevhen Seleznyov, yang mencetak semua gol saat hadapi Napoli dalam dua leg semi-final. Sang striker tiba dari Shakhtar pada 2012 lalu.

    Jadi apa yang Kolomoyskyi lakukan untuk membuatnya jadi kaya raya. "Ah, semuanya! Dia adalah pemimpin di bank utama Ukraina dan memiliki perusahaan penerbangan," terang striker asal Kroasia lagi.

    "Bukti bahwa dirinya tak memprioritaskan uang dari klub ini bisa Anda lihat pada duel kandang menghadapi Napoli lalu. Tiket pertandingan yang dijual hampir gratis, karena Anda bisa mendapatkannya dengan harga €10 saja. Tujuannya jelas, untuk membuat stadion Olimiyskiy penuh dan kami bisa lolos ke final."

    Jelang digelarnya laga, dilihat dari aspek teknis, tak ada banyak perubahan yang akan dilakukan oleh pelatih berpengalaman mereka, Myron Markevych. Ia mengistirahatkan sepuluh pilarnya dalam duel krusial melawan Shakhtar di kancah domestik akhir pekan lalu, dan masih bisa menang 3-2. Dnipro akan sepenuhnya siap.

    "Sevilla tidak berarti lebih dari sekadar tim berkualitas tinggi layaknya Napoli. Kami tidak takut pada mereka dan kami akan memaksakan permainan menyerang. Kami akan bermain dengan cara kami: kokoh di lini belakang, menunggu lawan menyerang dan memukul mereka seketika lewat serangan balik. Dnipro sangat bernafsu jadi juara!" pungkas Kalinic optimistis.

    liga eropa hari ini, u21, chelsea, final, liga eropa 2015, EKSKLUSIF - Nikola Kalinic: Eropa Tak Tahu Seberapa Kuat Dnipro Dnipropetrovsk
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page