Eksperimen Lolita ala Negeri Sakura

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Jan 2, 2015.

Discuss Eksperimen Lolita ala Negeri Sakura in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    7,626
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    Jepang merupakan salah satu negara yg diakui sebagai kiblat dunia fashion dunia. Gaya berpakaian yg berwarna-warni dengan model unik yg terkadang tak bisa dibayangkan sebelumnya menjadi daya tarik tersendiri bagi para pemerhati fashion dunia. Penyanyi sepopuler Gwen Stefani pun tak ketinggalan mengangkat budaya pop Jepang di salah satu lagunya, Harajuku Girls. Orang Jepang pun tak ragu untuk menuangkan kreatifitas mereka memadumadakan pakaian & aksesoris yg unik, lucu, & terkadang terkesan asal-asalan hanya untuk berjalan-jalan bersama teman sehingga gaya berpakaian ini tidak hanya bisa dinikmati secara dua dimensi di majalah fashion saja tetapi juga di dunia nyata.



    Tren Lolita di Jepang dimulai di Harajuku, Tokyo, ketika jalan di Omotesando & Takeshita dori ditutup pada hari Minggu. Penutupan jalan ini akhirnya membuat para muda-mudi Tokyo berkumpul di taman Yoyogi untuk melihat-lihat pertunjukan musik / sekedar nongkrong. Para performer ini biasanya menggunakan baju yg aneh-aneh sehingga dapat dikenali dengan mudah. Salah satu gaya yg digunakan ini merupakan gaya Lolita.



    Salah satu ikon fashion yg terkenal yg seringkali muncul di laman-lama fashion Jepang merupakan gaya fashion Lolita. Lolita fashion (ロリータ・ファッション ) / Roriita fasshon merupakan subkultur fashion yg berasal dari Jepang, dimana ide awalnya merupakan pakaian-pakaian dari zaman Victorian di Eropa. Penampilan Lolita ini biasanya ditandai dengan rok / terus menggembung seperti cupcake dengan panjang selutut. Rok yg menggembung yg digunakan oleh para pecinta Lolita fashion ini biasanya bisa terbentuk dari petticoats / rok dalaman (biasanya memiliki rangka), sehingga bentuk gembungan cupcake nya selalu terjaga.



    Layer, renda, korset, dengan hiasan rambut yg besar & cantik pun tak lepas dari gaya berpakaian Lolita ini. Tak ketinggalan, kaus kaki selutut / stoking pun digunakan agar penampilan para Lolita ini semakin greget. Pada awalnya, busana Lolita identik dengan warna-warna pastel sepeti merah muda, biru langit, cokelat muda / hijau pastel. Namun ini, busana Lolita semakin beragam dari segi model, bentuk, warna & bahkan gayanya. Bahkan, busana Lolita kini pun dapat dipisahkan menjadi aliran-aliran tertentu.

    Gothic Lolita, misalnya. Busana Lolita yg biasanya menggunakan warna-warna gelap yg merepresentasikan nuansa gothic seperti hitam / merah. Make up yg digunakan pun rata-rata menggunakan riasan dengan nuansa yg seram, seperti smokey eyes dengan bibir yg berwarna merah darah dengan wajah yg pucat. Di Jepang, gothic Lolita ini biasanya dikenal dengan nama gosu rori (ゴスロリ). Beberapa brand yg menjual produk Gothic Lolita ini antara lain Atelier-Pierrot, Atelier Boz, Black Peace & lain-lain.



    Sweet Lolita / Ama rori (甘ロリ) merupakan genre Lolita yg cukup populer, yg dipengaruhi oleh busana era Victorian. Ama rori merupakan salah satu aliran Lolita fashion yg dapat dikenali dengan warna-warna terang & motif yg kekanakan seperti boneka, kelinci, balon, strawberry, unicorns, maupun permen. Riasan make up yg digunakan pun didominasi oleh warna-warna pastel yg manis, seperti pink / peach. Tema populer yg banyak digunakan sebagai referensi busana sweet Lolita adalah cerita Alice in Wonderland. Pita besar & tas berbentuk hati, tentunya tak boleh ketinggalan. Brand yg mengeluarkan produk sweet Lolita ini antara lain Angelic Pretty, Baby, The Stars Shine Bright, Jane Marple maupun MILK.



    Classic Lolita merupakan aliran Lolita yg terkesan lebih dewasa. Busana ini terinsiprasi dari kaum aristokrat di era Victoria. Genre Lolita yg ini memiliki kemiripan dengan aliran gothic Lolita, namun, classic Lolita tidak se-dark busana gothic Lolita tetapi tidak pula se-cute sweet Lolita. Cara membedakan aliran ini dengan aliran Lolita yg lain dapat dilihat dari modelnya yg lebih sophisticated, & dewasa. Renda maupun layer yg digunakan pun tidak terlalu banyak. Begitupun dengan aksesoris di kepala & sepatu. Riasan yg biasa digunakan pun terkesan lebih natural. Brand yg menjual busana classic Lolita antara lain Juliette et Justine, Innocent World, Victorian Maiden, TRIPLE Fortune & Mary Magdalene.



    Aliran lain yg cukup populer merupakan Punk Lolita. Motif yg digunakan biasanya dapat ditemukan juga di busana-busana bernuansa punk, seperti dasi, pins, rantai, kain bermotif screen-printed, motif kotak-kotak. Model rambut yg androgini pun sering kali ditemukan di penampilan punk Lolita. Sepatu yg digunakan tentunya berbeda dengan sepatu yg digunakan di aliran sweet Lolita maupun classic Lolita. Yap, punk Lolita tentu saja identic dengan sepatu boots nya yg bernuansa seram. Brand yg mengeluarkan produk-produk punk Lolita ini antara lain A+Lidel, Putumayo, & h. NAOTO.



    Tentu saja, aliran Lolita tidak terbatas hanya dengan empat aliran ini saja. Ada Ouji Lolita, yaitu Lolita fashion yg bergaya boyish tapi tetap cute, ada sailor Lolita yg terinsiprasi dari busana sailor ala pelaut, ada pula Wa Lolita, yaitu gaya Lolita yg dicampur dengan pakaian tradisional Jepang, yaitu kimono!



    Jadi, sudah siap bereksperimen dengan penampilan Lolita mu?

    Sumber : 1 | 2 |

    Gambar pendukung :1 |2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 |

    Sumber

    cheat game online terbaru, cheat game online Eksperimen Lolita ala Negeri Sakura, apk, android, cheat card online, cara cheat, kumpulan cheat
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page