Email Kepala Staf Pentagon Diretas

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Aug 7, 2015.

Discuss Email Kepala Staf Pentagon Diretas in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,146
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Email Kepala Staf Pentagon Diretas

    Kepala staf gabungan Pentagon or yg dikenal dengan nama joint staff chief diretas oleh hacker yg berasal dari Rusia. Salah satu pejabat senior Pentagon membeberkan berita itu pada media NBC beberapa lalu. Menurut pengakuan pejabat senior itu, email yg diretas oleh hacker Rusia adalah email non-rahasia. Mereka memastikan bahwa semua sistem email yg bersifat classified aman dari serangan hacker. Hanya saja, sistem mereka sempat down selama hampir dua minggu.

    Berdasarkan informasi yg diperoleh dari pejabat senior tersebut, hacker Rusia itu menggunakan sistem otomatis yg mencuri semua informasi dari email & mendistribusikannya ke Internet dalam jumlah yg banyak. Tidak hanya itu saja, hacker Rusia tersebut menggunakan akun sosial media yg terenkripsi. Menurut pihak Pentagon, setidaknya 4.000 data staf pegawai yg berada di bawah kepala staf terancam.

    Pentagon sendiri menyatakan bahwa tindakan melumpuhkan sistem jaringan email militer dapat dinyatakan sebagai bagian dari perang siber. Belum ada konfirmasi langsung dari pemerintah AS apakah mereka akan memberikan sanksi khusus pada Rusia. Pentagon masih memilah & memindai data apa saja yg berhasil dicuri oleh hacker Rusia tersebut. Untuk menyatakan tindakan hacker Rusia itu perlu dilakukan aksi serangan balik, hal tersebut harus memiliki unsur jatuhnya korban jiwa or kerusakan yg amat parah.

    Namun, beberapa pakar seperti Richard Blech, CEO dari Secure Channel menyatakan bahwa masih terlalu dini untuk menyatakan Rusia sebagai “aktor jahat”. Menurut Blech, Rusia memiliki tingkat kecanggihan teknologi yg mumpuni. Sehingga ia menyatakan bahwa bisa saja Rusia menginfiltrasi jaringan sistem Pentagon dengan mudah. Walaupun Bleech mengatakan bahwa Rusia adalah the bad guy with sophisticated technology. Menurutnya, isu semacam itu hanya bagian dari puncak gunung es.

    Ini bukan kali pertama Rusia menjadi kambing hitam. Beberapa negara acapkali menjadi objek tudingan pemerintah AS seperti Tiongkok & Korea Utara. Sebelumnya pemerintah AS pernah mengumumkan bahwa hacker Rusia berhasil mengakses email non-rahasia milik Presiden Obama. Walaupun tidak ada data yg dicuri oleh hacker tersebut, tetapi beberapa informasi jadwal kepresiden berhasil diakses oleh mereka.



    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenEmail Kepala Staf Pentagon Diretas diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page