FireEye Temukan Spionase Siber di Asia

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Jun 9, 2015.

Discuss FireEye Temukan Spionase Siber di Asia in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. FireEye Temukan Spionase Siber di Asia

    FireEye, firma keamanan asal AS menemukan bahwa telah terjadi aktifitas spionase siber di wilayah Asia selama lebih dari sepuluh tahun lamanya. Hal itu disampaikan oleh FireEye pada sela-sela presentasi di Hanoi, Vietnam beberapa waktu lalu. FireEye mengatakan bahwa spionase siber itu menargetkan negara di Asia seperti Vietnam, Malaysia, India, Korea Selatan & Jepang.

    Kelompok spionase siber itu dinamakan APT 30 oleh FireEye. “Kelompok APT 30 menyerang komputer di negara-negara Asia untuk mencuri informasi sensitif untuk kepentingan mereka,” kata FireEye di gelaran tersebut. Temuan lainnya yg dipaparkan oleh FireEye adalah APT 30 disinyalir telah melakukan kegiatan spionase siber sejak sepuluh tahun yg lalu. “Kegiatan mereka berada di bawah radar. Benar-benar tidak dapat terdeteksi,” tegas mereka.

    FireEye pun menjelaskan bahwa APT 30 diduga kuat didukung oleh aktor negara untuk melakukan spionase siber. “Puncaknya adalah ketika ASEAN Summit, aktifitas mata-mata tersebut terlihat mengalami lonjakan yg tajam,” tegas FireEye. Adapun isu yg memancing mereka untuk bergerak adalah mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya terkait kisruh di Laut China Selatan.

    Wilayah tersebut adalah daerah sengketa yg melibatkan sejumlah negara ASEAN seperti Vietnam, Malaysia, Brunei, Filipina & Tiongkok serta menyeret keterlibatan pemerintah AS di dalamnya. Apa yg menarik dari wilayah Laut China Selatan khususnya Kepulauan Spratley? Kandungan gas alam & wilayah yg kaya akan sumber daya laut adalah daya tariknya. Pemerintah Tiongkok berkali-kali sering melakukan manuver militer di wilayah itu untuk menegaskan bahwa mereka berhak atas daerah itu.

    FireEye melakukan penelitian pada 200 malware yg berhasil ditemukan di sistem komputer pemerintah orpun perusahaan Vietnam. Malware itu menurut FireEye mengerucut pada kelompok spionase siber APT 30. Tidak hanya instansi pemerintah orpun perusahaan, APT 30 pun menyasar media & jurnalis. Hal itu tidak terlepas dari pemberitaan media yg dinilai memberatkan ekonomi Tiongkok, kemajuan teknologi orpun isu-isu tentang hak asasi manusia.

    Berdasarkan temuan FireEye, aktifitas APT 30 dapat dilacak sejak tahun 2005 yg lalu. Mereka pun mengatakan bahwa APT 30 tidak mengembangkan strategi spionase siber menggunakan teknologi terbaru. “Dalam pan&gan mereka, APT 30 tidak perlu mengembangkan teknologi baru,” papar FireEye. Firma keamanan AS itu pun mengindikasikan bahwa Beijing berada di balik spionase siber APT 30.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenFireEye Temukan Spionase Siber di Asia diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page