Game Tidak Termasuk Subsektor Industri Kreatif Indonesia, Bagaimana Masa Depannya?

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Sep 8, 2015.

Discuss Game Tidak Termasuk Subsektor Industri Kreatif Indonesia, Bagaimana Masa Depannya? in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    16,087
    Likes Received:
    51
    Trophy Points:
    48
    Yo N3 Mania! Selamat membaca Game Tidak Termasuk Subsektor Industri Kreatif Indonesia, Bagaimana Masa Depannya?.
    [​IMG]

    Presiden Indonesia mengeluarkan Peraturan Presiden baru mengenai Badan Industri Kreatif & juga industri kreatif yg dinaunginya. Yang menarik, industri game secara umum tidak termasuk di dalamnya, hanya game developer-nya saja. Bagaimana masa depannya?[​IMG]Inilah Kejelasan Tugas & Struktur Badan Ekonomi Kreatif!Baca Juga
    Beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi mengesahkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 72 tahun 2015 mengenai industri kreatif, termasuk kejelasan struktur & tugas dari Badan Ekonomi Kreatif yg dibentuknya. Dalam Perpres tersebut tercantum beberapa sukbsektor industri kreatif di Indonesia yg nantinya akan berada di bawah naungan Badan Ekonomi Kreatif. Nah, yg menarik, dalam Perpres tersebut, rupanya industri game secara umum sudah tidak masuk menjadi salah satu subsektornya.

    Hal ini tercantum dalam beberapapasal yg ada dalam Perpres baru tersebut. Salah satunya ada di pasal 2 yg berbunyi sebagai berikut.

    “Badan Ekonomi Kreatif mempunyai tugas membantu Presiden dalam merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, & sinkronisasi kebijakan ekonomi kreatif di bidang aplikasi & game developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film, animasi, & video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, & televisi & radio.”

    Ya benar, industri game secara umum tidak masuk dalam bidang-bidang yg berada di bawah naungan Badan Ekonomi Kreatif. Game hanya diwakili oleh game developer yg menjadi satu dengan aplikasi, & dalam presentasi lebih lanjut keduanya disebutkan sebagai Digital Developer. Padahal, subsektor industri kreatif lainnya disebutkan dalam Perpres ini seperti fashion, film, animasi & fotografi.

    [​IMG]

    [​IMG]

    [​IMG]Ini Harapan Industri Game Indonesia untuk Badan Ekonomi KreatifBaca Juga
    Lantas, bagaimana nasib masa depan dari industri game nantinya?Karena sudah tidak dianggap sebagai subsektor seperti layaknya film & musik, tentu perhatian pemerintah terhadap industri game yg bukan berkaitan dengan game developer akan berkurang, termasuk juga event-event yg diselenggarakan. Seperti yg kita tahu, elemen penyusun dari industri game sendiri ada banyak, bukan hanya game developer saja. Dalam industri ini ada produk (game itu sendiri, yg dalam Perpres ini disebutkan menjadi satu dengan aplikasi), & juga elemen-elemen pendukung seperti game publisher, distributordan juga payment gateway.

    Mungkin terkesan sedikit aneh, mengingat pemerintah sudah mengakui adanya asosiasi e-Sport di Indonesia, IeSPA. Asosiasinya diakui, akan tetapi justru industri game-nya sendiri tidak diakui sebagai subsektor industri kreatif. Menarik untuk ditunggu, bagaimana dukungan dari Badan Ekonomi Kreatif terhadap industri game, apakah dengan tidak masuknya industri game dalam Perpres ini bakal membuat dukungan dari Badan Ekonomi Kreatif terhadap industri game benar-benar akan berkurang, / mungkinhanya memberikan dukungan kepada game developer-nya saja.

    var td_screen_width = document.body.clientWidth; if ( td_screen_width >= 1140 ) { /* large monitors */ document.write(''); (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); } if ( td_screen_width >= 1019 && td_screen_width < 1140 ) { /* landscape tablets */ document.write(''); (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); } if ( td_screen_width >= 768 && td_screen_width < 1019 ) { /* portrait tablets */ document.write(''); (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); } if ( td_screen_width < 768 ) { /* Phones */ document.write(''); (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); }

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Game Tidak Termasuk Subsektor Industri Kreatif Indonesia, Bagaimana Masa Depannya? diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber

    Forum N3 Nyit-nyit.net membahas Video games, indie games, standalone games, plugins, free games, game extensions, expansion packs, game episode, game cheat, cara curang, cheat engine, game mods, modifications, mods, development, total conversions, modification, enhancement, games, plugins, addons, extensions, episode, expansion packs. We talks about latest Game Cheats, Cracks, Keygens and Hacks. Hacks & Cheats and trainers for many other multiplayer games. Free download games, hacks, cheats tools, projects, graphics. We create Hacks for Games,Cheats Tools,Trainer Tools. Hack,Cheats,Hack iOS Games,Hack Android Games,Cheats facebook games, Online games hack. Game Tidak Termasuk Subsektor Industri Kreatif Indonesia, Bagaimana Masa Depannya?.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page