Google+ perbarui tampilan dan fokus dengan dua fitur baru

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Nov 18, 2015.

Discuss Google+ perbarui tampilan dan fokus dengan dua fitur baru in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    6,761
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    [​IMG]
    Google+ ternyata masih hidup, batin saya saat membaca sejumlah media yg melaporkan bahwa media sosial Google+ lahir kembali dengan desain baru. Secara keseluruhan struktur tampilan baru Google+ tidak jauh berbeda, hanya saja kini telah menggunakan unsur Material Design. Sayangnya tampilan baru Google+ ini belum berlaku bagi semua pengguna. Saat ini, ada dua fitur utama yg menjadi fokus dari Google+, yaitu Communities & Collection.

    Communities merupakan cara baru bagi pengguna untuk berinteraksi dengan pengguna lain yg memiliki kegemaran sama. Misalnya kamu gemar masakan Italia, kamu bisa dengan mudah membuat komunitas penggemar masakan Italia. Atau kamu bisa bergabung dengan komunitas-komunitas yg telah ada sebelumnya.

    Lain halnya dengan Google+ Collection, yg merupakan cara baru untuk mengelompokkan post berdasarkan topik. Misalnya kamu bisa membuat kumpulan post tentang pantai / Android. Setiap koleksi yg kamu buat bisa dibagikan ke publiksemua orang, private, / ke orang-orang tertentu saja. Disamping itu kamu juga bisa mengikuti kumpulan post / Collection yg telah dibuat oleh orang lain.

    Baca juga: Google: Meski Penetrasi Smartphone Rendah, Daya Beli Aplikasi di Indonesia Sangat Tinggi
    Mungkinkah bangkit lagi?
    [​IMG]



    Google+ bisa dibilang merupakan upaya keempat dari Google untuk memasuki ranah media sosial. Sebelumnya raksasa teknologi ini sempat meluncurkan Google Buzz pada tahun 2010 & ditutup hanya setahun setelah beroperasi. Mundur lebih ke belakang lagi ada Google Friend Connect yg dirilis pada tahun 2009 & resmi ditutup pada 1 Maret 2012. Terakhir ada Orkut yg sempat bertahan selama 10 tahun, dari tahun 2004 & ditutup pada tahun 2014 lalu.

    Di waktu yg bersamaan kehadiran Google+ juga merupakan upaya dari perusahaan ini untuk bisa bersaing dengan Facebook & Twitter. Akan tetapi saat Google+ pertama kali diluncurkan pada tahun 2011 lalu, Facebook & Twitter telah berkembang pesat & memiliki banyak pengguna royal. Jadi Google+ seolah-olah gagal menarik perhatian netizen untuk beralih dari dua media sosial itu.

    Saya pribadi sempat menggunakan Google+ selama beberapa waktu, setelah pertama kali diluncurkan. Fitur menarik dari Google+ adalah Circle, yg memungkinkan pengguna untuk mengelompokkan teman-teman mereka. Akan tetapi fitur itu kurang berhasil menarik pengguna untuk bertahan lebih lama. Selain itu, tidak banyak rekan-rekan saya menggunakan Google+ yg membuat saya tidak lagi aktif menggunakan media sosial tersebut.

    Laporan terakhir menyebutkan bahwa jumlah pengguna aktif Google+ mencapai 300 juta pada tahun 2015. Hampir menyerupai pengguna aktif Twitter yg mencapai sekitar 380 juta pengguna aktif. Akan tetapi masih jauh apabila dibandingkan jumlah pengguna Facebook yg telah mencapai 1,5 miliar pengguna aktif.

    Bagaimanapun inisiatif Google untuk membangkitkan kembali Google+ patut diapresiasi. Dengan desain baru & dua fitur unggulan, Google tampaknya sudah semakin paham dengan apa yg benar-benar diinginkan & diperlukan oleh pengguna mereka. Akan tetapi apakah Google+ bisa bangkit kembali?

    (Diedit oleh Pradipta Nugrahanto)

    Dikutip dari sini
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page