Gyges, Malware Spionase Ciptaan Pemerintah Rusia

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Jul 23, 2014.

Discuss Gyges, Malware Spionase Ciptaan Pemerintah Rusia in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya.

    Peneliti dari Sentinel Labs baru-baru ini mendeteksi sebuah malware yang secara virtual tidak bisa dilihat yang dinamakan Gyges. Malware ini disinyalir dibuat oleh pemerintah Rusia sebagai bagian dari program mata-mata negara tersebut.

    Penamaan Gyges diambil dari kisah mitologi Yunani, Cincin Gyges, yang dapat memberi kemampuan kepada penggunanya untuk menjadi tembus pandang ketika memakainya. Malware ini memiliki kemampuan mata-mata yaitu tidak dapat dideteksi namun Gyges juga memiliki kemampuan untuk merusak.

    Malware ini mencuri perhatian kami karena teknik penyerangan dan anti deteksi yang sangat canggih, ungkap Kepala Peneliti Sentinel, Udi Shamir, pada sebuah laporan yang ditulis dalam format PDF yang dirilis pada 10 Juli 2014 lalu.

    Malware ini menggunakan teknik yang masih belum dikenal yang ditujukan untuk penyerangan kepada produk keamanan berbasis sandbox.
    “Ini menggunakan teknik injeksi kurang dikenal dan menunggu saat pengguna tidak aktif (yang bertentangan dengan teknik yang lebih umum dengan menunggu aktivitas pengguna). Metode ini jelas dirancang untuk menembus produk keamanan berbasis sandbox yang meniru aktivitas pengguna untuk memicu eksekusi malware.” lanjut Udi Shamir.

    Malware ini menargetkan program Windows 7 dan 8, termasuk kepada keylogging, eavesdropping pada aktivitas jaringan, dan pencurian data. Malware ini juga bisa digunakan untuk menginstal rootkits dan Trojan pada perangkat korban atau berfungsi sebagai ransomware.

    Pada laporan tersebut, Udi Shamir mengatakan bahwa melihat dari cara kerja malware ini menunjukan bahwa kita telah memasuki era baru. Perlindungan yang diharapkan berasal dari anti-virus, atau bahkan dari perangkat perlindungan jaringan, sistem pendeteksi kebocoran dan sandbox, menjadi kurang efektif ketika menghadapi Gyges karena malware jenis ini dapat menyebabkan kehancuran yang berkesinambungan.

    Dikutip dari eSecurity Planet, jika Gyges memang dibuat oleh pemerintah Rusia, malware ini akan menjadi menambah catatan malware buatan pemerintah. Sebelumnya, pada 2011 lalu pemerintah Jerman menemukan sebuah Trojan yang dapat menyadap pesan singkat. Lalu pada akhir tahun 2012, sebuah malware bernama Sanny ditemukan oleh peneliti dari FireEye yang dikembangkan di Korea Selatan. Malware ini menargetkan sistem informasi, pendidikan, industri telekomunikasi bahkan pusat penelitian luar angkasa yang dimiliki Rusia.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Nokia Mulai Menjual Flagship Lumia 930 dan dual-SIM Lumia 630 diatas dikutip dari Internet secara gamblang.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page