Hacker ini Membantu FBI Menangkap Hacker Lainnya

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, May 27, 2014.

Discuss Hacker ini Membantu FBI Menangkap Hacker Lainnya in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,148
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Seorang hacker membantu FBI menangkap sesama hacker dan menghentikan lebih dari 300 serangan siber. Aksi hacker yang bernama Sabu ini dilakukan sejak tiga tahun yang lalu.
    Menurut dokumen terbaru pemerintah Amerika Serikat yang membeberkan mengenai kisah penyamaran yang dilakukan Hector Monsegur. Di dunia maya Hector Monsegur menggunakan nama samaran Sabu. Hector merupakan mantan anggota kelompok aktivis hacker Anonymous dan LulzSec. Dia mengaku bersalah atas tuduhan mengenai pencurian identitas dan penipuan kartu kredit, dan akan dihukum pada hari Selasa (27/05/14).
    Dia akan menghadapi hukuman penjara 26 tahun atas kejahatan peretasan yang menyebabkan kerugian sebesar 2,5 juta dolar AS. Tetapi pemerintah mencari kelonggaran hukuman untuk Hector.
    Penuntut mengatakan hasil kerjanya dengan FBI dapat menggagalkan serangan terhadap situs militer AS, NASA dan perusahaan media. Pihak FBI memindahkan keluarganya karena ia menerima ancaman karena kerjasamanya dengan pemerintah.
    Pada 2011, Hector adalah anggota dari kelompok hacker yang membobol situs perusahaan dan pemerintah Amerika Serikat. Saat itu kelompok yang berafiliasi dengan Anonymous yaitu LulzSec, dan Internet Feds menargetkan situs PBS, Fox Television, Nintendo dan Sony Pictures. Publikasi di Twitter dan di media Internet lainnya membuat kelompok ini menjadi terkenal dan dinamakan dengan Hacktivist, sebutan tersebut karena dalam aksinya kelompok ini mengklaim memiliki misi politik.
    Pada Juni 2011, FBI mengunjungi apartemen Monsegur yang terletak di Manhattan. Agen FBI ini membeberkan bukti kejahatan Monsegur, dan memaksa Monsegur untuk bekerjasama dengan FBI sebagai informan. Dia setuju untuk mengakui kesalahannya dan bekerjasama dengan FBI hingga saat ini.
    Menurut dokumen tersebut pertolongan Hector membantu FBI menginvestigasi anggota dan jaringan LulzSec dan Internet Feds, termasuk buronan kejahatan siber yang paling dicari FBI, Jeremy Hammond.
    Menurut jaksa, Hector dalam aksinya membantu FBI meyakinkan anggota Luzlsec untuk mendapatkan bukti digital dari kegiatan peretasan yang dilakukan kelompok itu. Menurut dokumen tersebut kerjasama yang cepat oleh Hector menjadi kunci keberhasilan, karena LulzSec sedang mengembangkan protocol yang bisa menghancurkan komputer sebagai bukti jika anggota mereka hilang atau ditangkap.
    “Monsegur mengaku terlibat dalam kegiatan peretasan yang pemerintah tidak menemukan bukti atas kejahatan tersebut,” kata jaksa. Ia meretas ribuan komputer, pada awalnya adalah untuk membangun sebuah perusahaan keamanan komputer yang sah dan kemudian untuk mencuri dan membayar tagihan, kata jaksa.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page