Hackers Menyasar Jasa Asuransi Kesehatan

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Sep 1, 2015.

Discuss Hackers Menyasar Jasa Asuransi Kesehatan in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    16,094
    Likes Received:
    51
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Hackers Menyasar Jasa Asuransi Kesehatan

    Empat dari lima institusi kesehatan di AS mengaku bahwa sistem TI mereka sering diserang oleh hackers. Hal itu diungkapkan oleh mereka dalam survei yg diadakan oleh KPMG. Dari sekitar 223 eksekutif penyedia asuransi kesehatan yg disurvei oleh KPMG, sekitar 80 persen di antaranya mengungkapkan bahwa mereka seringkali diserang oleh hackers. Dalam survei yg dirilis dengan judul Healthcare and Cyber Security, institusi kesehatan mengungkapkan apa saja yg menjadi kekhawatiran mereka.

    Mereka yg disurvei oleh KPMG mengatakan bahwa infeksi malware & pelanggaran terhadap standar HIPAA (Health Insurance Portability and Accountability Act) adalah dua kekhawatiran terbesar institusi kesehatan. Survei tersebut merilis juga ancaman siber terbesar di industri mereka. Berdasarkan klasifikasi ancaman kerentanan pada keamanan data, sekitar 65 persen responden mengatakan bahwa ancaman eksternal adalah prioritas utama mereka.

    Se&gkan 48 persen di antaranya mengatakan bahwa berbagi data dengan pihak ketiga adalah ancaman terhadap keamanan data organisasi. Adapun 35 persen responden yg disurvei oleh KPMG mengatakan bahwa ancaman dari dalam & kerentanan jaringan wireless adalah aspek yg perlu diperhatikan. Se&gkan 27 persen responden mengatakan bahwa mereka cukup khawatir keamanan firewall mereka tidak dapat membendung penetrasi dari hackers.

    Isu keamanan informasi pun menjadi salah satu isu penting yg tidak luput dari perhatian survei tersebut. Institusi keamanan melihat bahwa infeksi malware (67%) adalah permasalahan utama mereka. Se&gkan beberapa di antaranya melihat bahwa pelanggaran terhadap standar HIPAA (57%) adalah risiko terbesar yg harus dihadapi. Adapun beberapa eksekutif menyatakan bahwa insider threat (40%) adalah ancaman terbesar, kerentanan pada peralatan medis (32%) & peralatan TI yg menua (31%).

    Industri asuransi kesehatan menjadi isu yg tidak boleh dilewatkan khususnya dalam masalah keamanan informasi. Anthem & Premera Blue Cross adalah dua perusahaan penyedia asuransi terbesar di AS yg harus mengalami masalah keamanan siber. Kedua perusahaan tersebut diretas oleh hacker yg mengakibatkan bocornya 80 juta data nasabah. Selain harus menanggung risiko finansial, baik Anthem & Premera Blue Cross harus menghadapi risiko legal terutama tuntutan dari nasabahnya & penyelewengan standar HIPAA.



    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenHackers Menyasar Jasa Asuransi Kesehatan diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page