Hacking Di Sistem Pesawat, Mungkinkah?

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, May 19, 2015.

Discuss Hacking Di Sistem Pesawat, Mungkinkah? in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Hacking Di Sistem Pesawat, Mungkinkah?

    Perdebatan tentang kemampuan Chris Roberts yg dianggap mampu melakukan hacking pada sistem pesawat masih simpang siur. Roberts pada akhir pekan lalu ditangkap oleh FBI pada saat akan bepergian menggunakan maskapai United Airlines. FBI melalui surat penahanannya mengatakan bahwa Roberts dianggap berbahaya karena mampu melakukan hacking melalui sistem hiburan dalam pesawat terbang.

    Pertanyaan terbesarnya adalah apakah Roberts benar-benar dapat melakukan hacking ketika pesawat tengah mengudara? Roberts bisa saja meretas sistem pesawat terbang. Beberapa kali ia mengumbar kemampuannya pada banyak media besar. Dilansir dari Fox News, Roberts pernah mengatakan pada media itu bahwa meretas pesawat yg tengah mengudara adalah sesuatu yg tidak mungkin.

    Terima kasih pada celah vulnerability pada sistem in-flight entertainment (IFE), kita dapat menurunkan pesawat dari ketinggian 35.000 kaki tanpa perlu menyalakan lampu peringatan, papar Roberts.

    Bukan hanya Fox News saja yg mengulas kemampuan Roberts tersebut. Media sekelas CNN pun pernah memuat berita tentangnya di mana Roberts dapat melihat sistem navigasi pesawat setelah sebelumnya mengakses melalui SEB yg berada di bawah kursi penumpang.

    Ulah Roberts pun semakin memasukkan namanya di bawah radar FBI. Sebelumnya Roberts berkicau di akun Twitter-nya bahwa ia tengah bermain-main dengan sistem oksigen yg ada di pesawat ketika tengah mengudara. Walaupun hanya bercanda, FBI menganggapnya bukanlah gurauan semata.

    Setidaknya ada banyak asumsi yg beredar di masyarakat terkait kemampuan Roberts tersebut. Pertama adalah Roberts tidak melakukan hacking tersebut, tetapi hanya berusaha untuk mencari perhatian. Poin kedua adalah Roberts tidak melakukan hacking, namun FBI berusaha untuk melakukan tindakan pengamanan. Hal lainnya adalah Roberts mengatakan sesuatu pada FBI & lembaga penegak hukum tersebut perlu melakukan tindakan pengamanan. Asumsi terakhir adalah FBI & Roberts telah memahami satu sama lain, tetapi media menangkap perspektif yg berbeda.

    FBI mengklaim penangkapan tersebut dilandasi oleh bukti bahwa Roberts memang pernah mengakses sistem pesawat sesuai dengan pernyataannya sendiri. Tingkah polah Roberts tersebut berdampak pada firma keamanannya, OneLabs. Akibat pemberitaan itu, investor menarik kembali &a yg mereka investasikan. Bahkan OneLabs pun terpaksa merumahkan belasan pegawainya.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenHacking Di Sistem Pesawat, Mungkinkah? diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page