Impresi Awal Immortal Odyssey | N3

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Feb 6, 2015.

Discuss Impresi Awal Immortal Odyssey | N3 in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    7,626
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    06/02/2015
    FacebookTwitterGoogle+Tumblr function essb_window1939569562(oUrl, oService) { essb_window_stat(oUrl, oService, 83614); essb_ga_tracking(oService, "both", "http://www.nyit-nyit.net/threads/?p=83614"); }; function essb_pinterenst1939569562() {essb_ga_tracking("pinterest", "both", "http://www.nyit-nyit.net/threads/?p=83614"); essb_pinterenst_stat(83614); };
    Saya tidak akan menyalahkan jika kamu sudah membayangkan game dengan grafis 3D ketika mendengar Gameloft. Faktanya itulah yg selalu terbesit di pikiran saya. Namun sesekali Gameloft juga mencoba beberapa game di luar kebiasaannya, katakanlah Ninja Up! / Puzzle Pets. Game terbaru dari Gameloft yg berjudulImmortal Odysseyini juga bisa dibilang anehkarena menggunakan gameplay & gaya penggambaranyang jarang sekali ditemukan dari Gameloft. Ini mungkin karena tim yg mengerjakan game ini berasal dari China, sehingga sentuhannya benar-benar berbeda.

    Pada dasarnya Immortal Odyssey adalah sebuah RPG dengan simplifikasi di mana-mana. Kamu memulai game dengan memilih satu dari beberapa kelasyang disediakan. Seiring kamu bermain, berbagai fiturgame juga akan mulai terbuka. Namun saya cukup yakin tidak ada fituryang akan mengejutkan kamu lagi. Hal-hal seperti pengaturan equipment, tim, inventori, kemampuanserta misiakan menemani kamu sepanjang permainan.

    [​IMG]

    Ketika kamu tidak menjalani sebuah misi,kamu akan berada di sebuah kota kecil dengan tampilan bergaya side scrolling. Di sini kamu bisa menemukan berbagai NPC pemberi misisampai dengan penjual barang langka. Apa yg cukup membuat kota ini menarik adalah kamu akan melihat para pemain lain berkeliaran seperti MMORPG pada umumnya. Kamu dapat melihat status, menambahkan mereka menjadi teman, bahkan langsung menantang mereka dalam duel yg akan berlangsung secara otomatis.

    Sedangkan untuk gameplay utamanya sendiri kamu harus menjalankan berbagai misi yg disediakan oleh game. Ada beberapa bentuk variasi seperti mengumpulkan material / mencari orang yg hilang, tapi pada dasarnya kamu hanya diminta untuk membersihkan sebuah area dari musuh. Ketika kamu melawan musuh pertarungan akan menggunakan sistem turn-based battle, namun hanya akan ada dua pilihan yaitu menyerang dengan serangan biasa / serangan spesial. Jadi pada dasarnya tidak banyak yg bisa kamu lakukan selain memilih target & menyerang. Untungnya sistem pertarungan yg sederhana & membosankan ini sedikit terbantu dengan sistem auto battle. Dengan mengaktifkan fitur ini maka karakter kita akan otomatis menyerang musuh & kita hanya perlu menonton saja.

    [​IMG]

    Sampai sini Immortal Oddysey terdengar seperti RPG kasual lainnya & memang benar. Namun ada beberapa hal yg membuat saya tertarik untuk terus memainkannya. Yang pertama adalah jalan ceritanya yg sedikit lebih berisi dibanding game sejenis. Selama bermain kamu akan menemukan berbagai karakter mitologi China seperti Sun Wukong / Sha Wujing, namun dengan cerita yg sedikit berbeda dengan Journey To The Westyang saya yakin pernah kamu dengar / tonton.

    Yang kedua,Immortal Oddyseyterbilang cukup murah hati dalam memberikan hadiah. Selain koin, kamu juga akan mendapat banyak barang yg akan membuat kamu sedikitkewalahan & juga penasarandi saat yg sama. Ketiga, fitur automasiyang cocok dengan gaya bermain saya (dan mungkin juga kamu). Saya tidak mempunyai waktu berjam-jam untuk fokus kepada sebuah game, sehingga fitur yg mungkin dicibir sebagian orang ini malah sangat membantu bagi saya. Selain pertempuran yg dapat berjalan otomatis, kamu juga dapat menggunakan fitur route untuk membuat karakter berjalan ke misiselanjutnya.

    [​IMG]

    Dengan begitu banyak game yg serupa, pertanyaan terpentingnya adalah apakah Immortal Odysseymerupakan sebuah game yg seimbang? Sayangnya pertanyaan tersebuttidak bisa saya jawab untuk sekarang. Level satu sampai dengan empat puluh dapat ditempuh dengan relatif mudah, namun lebih dari itu saya rasa kamu akan mulai mengalami kesulitan yg mana juga terjadi dengan kebanyakan game freemium.

    Sejujurnya saya akan cukup kesal jika Gameloft mulai rajin membuat game seperti ini di masa mendatang. Namun jika ini hanya terjadi sesekali maka rasanya saya bisa hidup dengan itu & Immortal Odyssey juga tidak seburuk yg saya bayangkan. Jadi ya, saya masih bisa merekomendasikan game ini kepada kamu yg mencari sebuah RPG denganbanyak automasidan tidak punya banyak waktu untuk bermain secara khusus.

    Apple App Store Link: Immortal Odyssey, Gratis

    Google Play Store Link: Immortal Odyssey, Gratis
    FacebookTwitterGoogle+Tumblr function essb_window227749167(oUrl, oService) { essb_window_stat(oUrl, oService, 83614); essb_ga_tracking(oService, "both", "http://www.nyit-nyit.net/threads/?p=83614"); }; function essb_pinterenst227749167() {essb_ga_tracking("pinterest", "both", "http://www.nyit-nyit.net/threads/?p=83614"); essb_pinterenst_stat(83614); };

    Dikutip dari sini
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page