Indonesia akhirnya bisa menikmati jaringan 4G

Discussion in 'Berita Online' started by McozFuerte, Nov 18, 2013.

Discuss Indonesia akhirnya bisa menikmati jaringan 4G in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. McozFuerte 1 SMP Level 2

    Messages:
    1,363
    Likes Received:
    385
    Trophy Points:
    108
    Game:
    Tidak Ada
    Region:
    Unknown
    [​IMG]
    Koneksi internet Indonesia tidak begitu bagus. Yang paling bisa dinikmati rakyat Indonesia adalah 3G, dan itupun terkadang masih lambat. Tapi, sekarang masyarakat Indonesia bisa menggunakan 4G dengan perangkat mobile khusus bernama Bolt.
    Dibuat oleh Internux, sebuah jasa penyedia internet atau internet service provide (ISP), ukuran Bolt yang kurang lebih sama dengan powerbank yang sering dibawa pengguna handphone di Indonesia. Perangkat ini bisa terhubung melalui kabel USB atau dijadikan WiFi untuk delapan perangkat. Baterainya bisa bertahan sampai 150 jam dalam situasi standby, tapi hanya akan bertahan selama enam jam jika digunakan untuk koneksi streaming 4G non-stop. Anda juga tidak perlu perangkat yang sudah dilengkapi 4G untuk menggunakan Bolt, karena perangkat ini sendiri akan memberikan Anda wifi kecepatan tinggi ke smartphone, tablet, atau laptop Anda.
    Internux sudah berinvestasi sebesar USD 550 juta (lebih dari Rp 6 triliun) untuk layanan 4G ini. Bolt punya potensi besar di pasar Indonesia karena dua alasan berikut:
    1. Bolt adalah yang tercepat
    Bolt punya internet paling cepat di Indonesia. Perangkat ini mengklaim punya kecepatan sampai 72 Mbps. DailySocial mengatakan bahwa Bolt bahkan mencapai kecepatan 87 sampai 89 Mbps ketika melakukan demonstrasi. Tapi ketika saya mencoba koneksi WiFi-nya, kecepatannya hanya mencapai 15 Mbps.
    Internux mengatakan bahwa pembeli harus menggunakan sambungan USB agar bisa menikmati kecepatan maksimal milik Bolt. Kecepatan koneksi memang biasanya terpotong jika melalui wifi, terutama jika digunakan oleh banyak orang dalam waktu bersamaan.
    Internux juga mengatakan bahwa kecepatan rata-rata Bolt adalah 20 Mbps. Tapi itu saja lebih cepat dari semua paket data 3G yang ditawarkan di Indonesia. Telkomsel, perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, hanya bisa memberikan paling tinggi 14,4 Mbps. Kecepatan internet mobile rata-ratanya lebih rendah dari itu.
    2. Bolt punya penawaran paling murah
    Router Bolt akan dijual dengan harga Rp 800.0001 dengan paket internet 8GB untuk penggunaan bulan pertamanya. Pengguna kemudian bisa melakukan top-up paket data 8GB tersebut dengan harga Rp 25.000 dan menggunakannya selama 30 hari. Itu terhitung murah jika dibandingkan dengan 3G yang ditawarkan perusahaan telekomunikasi saat ini.
    Dengan Rp 25.000, Anda hanya mendapatkan kecepatan 7,2 Mbps untuk data sebesar 2,1GB jika menggunakan XL Axiata. Indosat bisa memberikan 6GB dengan kecepatan 7,2 Mbps dengan harga yang sama. Sementara Telkomsel Halo hanya memberikan 1,5GB per bulan dengan kecepatan 14,4 Mbps, dan Anda harus membayar Rp 50.000.
    Bolt akan menawarkan lebih banyak data plan baik untuk pascabayar maupun prabayar ketika perangkat mereka sudah tersedia secara publik beberapa minggu ke depan. Tim Bolt menargetkan 10 juta pelanggan di tahun pertamanya di Indonesia.
    Bolt tentunya belum sempurna. Perangkat ini hanya bekerja di Jabodetabek dan pengguna masih berpeluang mendapat koneksi yang lambat jika infrastrukturnya tidak bisa menampung lonjakan pengguna yang sangat banyak. Internux sekarang punya 1.500 stasiun pemancar di Jabodetabek, dan akan menambahnya sampai 3.500 di tahun 2015.

    SUMBER
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page