Ingin Dapat Nilai A, Mahasiswa 'Hack' Sistem Universitasnya

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Mar 7, 2014.

Discuss Ingin Dapat Nilai A, Mahasiswa 'Hack' Sistem Universitasnya in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Image: dailymail.co.uk
    Seorang mahasiswa Universitas Purdue, Amerika Serikat, dihukum empat tahun penjara karena meretas sistem komputer kampusnya demi mengubah semua nilainya menjadi A.
    Roy Sun, 25, bekerjasama dengan dua rekannya untuk mendapatkan nilai A meskipun ia hanya mengikuti satu kelas selama kuliah.
    Rekan Sun, Mitsutoashi Shirasaki, meletakkan perangkat di komputer semua pengajar untuk menyalin password mereka, kemudian masuk ke sistem dan mengganti nilai mereka di malam hari.
    The Journal and Courier melaporkan Sun, yang pernah mendapat satu nilai A asli dan sebuah penghargaan best student, mengaku bahwa, Bagi saya, lebih mudah mengganti nilai-nilai daripada harus masuk kelas dan berusaha keras.
    Kejadian ini bermula pada 2008 saat Sun mencoba mengganti satu nilai dan melihat apakah dia ketahuan atau tidak. Karena tidak ada yang menyadari kecurangannya, ia pun mengajak dua rekannya untuk bergabung.
    Shirasaki, yang sekarang tinggal di Jepang, membantu Sun memasang keystore recorder, sebuah alat yang bisa merekam setiap tombol yang ditekan pada keyboard komputer kantor Universitas Purdue.
    Rekannya yang lain, Sujay Sharma, membantu mengawasi keadaan sekitar dengan imbalan salah satu nilainya bisa diganti.
    Sun dan Shirasaki mengembangkan sebuah sistem yang bisa membuat mereka masuk ke dalam sistem komputer universitas sekitar 1 menit sebelum deadline pengumpulan nilai final.
    Sujay Sarma dihukum 18 bulan penjara sementara Shirasaki tidak bisa ditindak karena ia berada di Jepang.
    Setelah lulus, Sun mendapat penghasilan 7.000 dolar Amerika dari pekerjaannya sebagai insinyur, kemudian melanjutkan pendidikan di Massachusetts untuk gelar master.
    Di pengadilan, Sun mengaku bahwa ia adalah otak dibalik perubahan nilai-nilai tersebut dan menyediakan alat-alat yang diperlukan untuk aksinya.
    Sebelum menjatuhkan hukuman pada Sun, hakim Thomas Busch berkata, Hal yang paling menyusahkan adalah kau sangat brilian dan mampu melakukan semua ini saya khawatir dengan orang-orang pintar seperti kamu yang tidak jujur dan bisa menyebabkan kerugian yang lebih besar.
    Namun, ia menambahkan, Saya merasa masa depan kamu tidak suram. Saya pikir kamu punya kesempatan untuk memulai kembali hidupmu dan membuat orang tuamu bangga.
    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page