Liga Inggris Inilah Lima Kandidat Suksesor Carlo Ancelotti Di Real Madrid

Discussion in 'Bola' started by Bola, May 26, 2015.

Discuss Inilah Lima Kandidat Suksesor Carlo Ancelotti Di Real Madrid in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    46,241
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Manajemen Real Madrid akhirnya membuat satu keputusan sulit pada Selasa (26/5) dini hari WIB. Melalui presidennya sendiri, Florentino Perez, mereka akhirnya memutuskan untuk memecat Carlo Ancelotti dari jabatannya sebagai pelatih. Suatu keputusan yang sejatinya sudah diprediksi, tapi tetap mengejutkan.

    Perez mengakui jika pemecatan ini merupakan salah satu keputusan tersulit yang pernah diambilnya. "Dewan direksi telah memutuskan untuk melepas Carlo Ancelotti. Ini keputusan yang sangat sulit, tapi kami tidak datang ke Real Madrid untuk membuat keputusan-keputusan mudah, kami meyakini ini yang terbaik," ungkap sang presiden.

    Dasar atas pemecatan Don Carlo ada pada evaluasi di musim ini, yang mana Los Blancos mengakhiri musim tanpa gelar mayor. Mereka hanya jadi runner-up La Liga Spanyol, terhenti di babak 16 besar Copa del Rey, dan tersingkir oleh Juventus di fase semi-final Liga Champions. Meski begitu, sejatinya Madrid tidak benar-benar kering trofi musim ini, karena mereka juga sukses menyabet trofi Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.

    Kegagalan musim ini juga seakan menghapus fakta bahawa Ancelotti adalah sosok utama pelepas dahaga Madrid selama 12 tahun tak menjuarai Liga Champions. Ya, musim lalu pelatih asal Italia ini berhasil mengantarkan Cristiano Ronaldo cs meraih gelar La Decima, yang disempurnakan oleh Copa del Rey.

    [​IMG]

    Di sisi lain, pemecatan ini juga tak bisa dihindari lagi akibat masalah kesehatan Ancelotti. Sebelumnya, pelatih berusia 55 tahun ini sudah memutuskan untuk beristirahat selama setahun guna jalani operasi penyakit cervical stenosis, yang memengaruhi respons tangannya.

    Tapi, bagaimanapun kita dapat menelurkan satu kesimpulan di sini: bahwa trofi mayor adalah harga mati di Madrid! Karenanya calon pengganti Ancelotti haruslah memiliki potensi untuk mencapai target tersebut. Spekulasi suksesor La Decima sendiri kini semakin kencang berhembus, selepas konfirmasi pemecatan.

    Seturut dengan keriuhan tersebut, maka Goal Indonesia merangkum segala potensi yang tampak dalam lima kandidat paling kuat suksesor Ancelotti di Real Madrid. Simak!

    RAFAEL BENITEZ​
    [​IMG]

    Nama pelatih Napoli, Rafael Benitez, mendadak jadi yang terdepan untuk menggantikan Ancelotti. Hal itu terjadi lantaran Madrid, melalui presidennya, Perez dan direktur jenderal klub, Jose Angel Sanchez, sempat memberi pernyataan bahwa mereka akan mempekerjakan pelatih yang fasih berbahasa Spanyol.

    Benitez sendiri merupakan orang Spanyol dan warga asli kota Madrid. Dirinya bahkan pernah mendeklarasikan diri sebagai seorang Madridista. Menyoal kualitas, tak perlu diragukan lagi, mantan pelatih Liverpool itu masih jadi salah satu pelatih terbaik dunia di era kini.

    Dirinya dikenal pelatih spesialis trofi, karena rekornya yang selalu menghadirkan trofi di musim debutnya melatih sebuah klub. Sosok berusia 55 tahun ini sukses menghadirkan 15 gelar dari delapan tim yang pernah diasuhnya. Ia bahkan tak pernah absen menyumbangkan trofi sejak musim 2010/11.

    Benitez juga dijuluki pelatih master turnamen, karena lazim mengantarkan timnya menjuarai sebuah kejuaraan bersistem turnamen, mulai dari piala liga domestik hingga Liga Champions. Masalah utama dari sosok yang juga pernah melatih Real Madrid B ini adalah konsistensi dalam performa musiman timnya.

    Untuk merekrutnya, Madrid bisa memanfaatkan situasi tak kondusif Benitez dengan presiden sekaligus pemilik Napoli, Aurelio de Laurentiis.

    JURGEN KLOPP​
    [​IMG]

    Media harian terkemuka Spanyol, Marca, merilis jajak pendapat bagi seluruh Madridista soal siapa pengganti ideal Ancelotti musim depan, sesaat sebelum sang entrenador dipecat. Dan sosok yang jadi idola dengan persentase tertinggi adalah Jurgen Klopp. Pelatih Borussia Dortmund ini meraih suara sebanyak 44 persen, jauh mengungguli seluruh pesaingnya yang hanya mendapat persentas di bawah 15 persen.

    Gaya bermainnya yang rock 'n roll amat digemari khalayak sepakbola luas, tak terkecuali Madridista. Dengan style tersebut, Klopp sukses membangkitkan Dotmund dari level medioker ke elit Eropa. Ia berhasil mematahkan dominasi Bayern Munich di Jerman -- meski hanya sesaat -- dan mengejutkan dunia dengan mementaskan timnya di final Liga Champions 2012/13.

    Jika benar meminatinya, beruntung bagi Madrid karena Klopp sudah memutuskan untuk meninggalkan Dortmund selepas musim ini berakhir. Kesepakatan untuk menduduki kursi kepelatihan El Real bisa lebih mudah, tanpa harus melibatkan pihak ketiga.

    Namun Madrid juga harus berhati-hati, karena pelatih berusia 47 tahun itu belum teruji dalam menangani tim besar dan pemain berlabel bintang lima. Hal itu tampak musim ini, saat dirinya membuat Die Borusssen kembali terpuruk dengan deretan skuat yang mulai membintang. Selain itu, sosok Jerman tulen ini juga belum bisa memenuhi permintaan manajemen Los Galaticos untuk fasih berbahasa Spanyol.

    JULEN LOPETEGUI​
    [​IMG]

    Selanjutnya adalah pelatih FC Porto, Julen Lopetegui. Nama pelatih asal Basque ini sejatinya sudah nyaring terdengar dalam tiga tahun terakhir. Ia adalah sosok di balik suksesnya timnas Spanyol U-19 dan U-21 saat menjuarai Piala Eropa kelompok umur, pada 2012 dan 2013.

    Lopetegui semakin menjulang musim ini dengan keberhasilannya mengantarkan Porto ke perempat-final Liga Champions. Gaya permainan timnya yang indah dan nyaris serupa dengan filosofi tiki-taka, juga membuat khalayak makin kagum terhadap sosoknya.

    Kelebihan mantan penggawa Madrid ini juga terletak pada kelihaiannya mencomot bibit-bibit muda. Hal itu tampak jelas bagaimana skuat Porto kini gemilang, karena diperkuat oleh mayoritas pemainnya di timnas Spanyol junior dahul. Faktor itu bisa dijadikan Madrid untuk memaksimalkan potensi para lulusan Castilla, yang belakangan terus meningkat kualitasnya.

    Tapi, Madrid juga perlu melihat sisik sebaliknya bahwa Lopetegui amat minim pengalaman dalam melatih klub. Porto adalah klub profesional kedua yang diasuh pria 48 tahun ini, dan dirinya belum sanggup memberikan gelar apapun.

    MICHEL​
    [​IMG]

    Kejutan terbesar hadir pada sosok Jose Miguel Gonzalez Martin del Campo, atau lebih dikenal dengan "Michel". Meski memiliki status sebagai pemain legendaris Madrid yang mentas di periode 80-an, pria 52 tahun itu belum mentereng sebagai pelatih.

    Namun siapa sangka, kehadiran kembali sosoknya dalam peran berbeda sebagai pelatih begitu dinanti oleh publik Santiago Bernabeu. Hal itu dibuktikan oleh harian Marca, yang menempatkan Michel di posisi kedua sebagai pelatih yang paling diinginkan Madridista di bawah Jurgen Klopp.

    Pensiun sebagai pesepakbola pada 1992, Michel baru memulai karier kepelatihannya 13 tahun berselang. Kariernya medioker bersama Rayo Vallecano, Real Madrid B, Getafe, dan Valencia. Baru ketika melatih raksasa Yunani, Olympiakos, di musim 2012/13, namanya mulai diperhitungkan.

    Lewat gaya permainan possesioal ball-nya, Michel berhasil mempersembahkan gelar Liga Super Yunani di musim 2012/13 dan 2013/14 dan Piala Yunani 2012/13 bagi Olympiakos. Alejandro Dominguez cs pun selalu bisa tampil heroik di pentas Liga Champions.

    Namun layaknya Jurgen Klopp dan Julen Lopetegui, Michel masih belum teruji pengalaman dalam melatih tim dengan sejarah besar. Ups, Januari lalu dirinya juga baru dipecat Olympiakos.

    ZINEDINE ZIDANE​
    [​IMG]

    Gelagat Madrid untuk menjadikan Zinedine Zidane sebagai pelatih masa depan mereka tampak begitu jelas, manakala menjadikan sang legenda sebagai asisten pelatih Ancelotti musim lalu. Bersama Don Carlo, sosok berusia 43 tahun itu berhasil mengantarkan Los Blancos meraih La Decima Liga Champions.

    Untuk memperdalam ilmu kepelatihan dan kepemimpinannya dalam mengasuh sebuah tim, musim ini Madrid lantas menyerahkan jabatan pelatih Real Madrid B kepada Zidane. Hasilnya? Tak bisa dibilang mengecewakan, karena Madrid B mengakhir musim dengan duduk di peringkat enam klasemen, grup 2 Divisi Segunda B (kasta ketiga kompetisi sepakbola Spanyol).

    Zidane juga sukses mempromosikan beberapa nama potensial ke tim utama, layaknya Diego Llorente, Guilermo Valera, Sergio Aguza, Alvaro Medran, dan tentunya Martin Odegaard. Belum ada sesuatu yang benar-benar spesial sejatinya. Karenanya, apakah tepat mempromosikan Zizou sebagai suksesor Ancelotti musim depan?

    liga inggris musim depan, liga inggris live, jadwal bola liga inggris di tv, Inilah Lima Kandidat Suksesor Carlo Ancelotti Di Real Madrid
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page