Japan’s Disposable Workers: Gejolak Sosial Akibat Kesenjangan Si Kaya dan Si Miskin

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Mar 13, 2015.

Discuss Japan’s Disposable Workers: Gejolak Sosial Akibat Kesenjangan Si Kaya dan Si Miskin in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Yo N3 Mania! Selamat membaca Japan’s Disposable Workers: Gejolak Sosial Akibat Kesenjangan Si Kaya dan Si Miskin.
    [​IMG]

    Pulitzer Center sebagai media yg menyoroti keadaan krisis dunia bekerjasama dengan MediaStorm untuk membuat film dokumenter berbasis dari karya Shiho Fukada yg berjudul Japan’s Disposable Workers. Sesuai dengan judulnya film ini akan memperlihatkan kemiskinan yg terjadi di Jepang. Shiho Fukada sendiri berusaha menggambarkan bagaimana keadaan para pekerja yg dibuang karena datangnya krisis pengangguran global. Serta timbulnya kesenjangan sosial antara si kaya & si miskin yg menimbulkan banyak gejolak sosial.

    Hal ini menarik karena selama ini kita hanya melihat Jepang dari sisi kemakmurannya saja. Dan sebagai negara maju, harusnya rakyat Jepang bisa terjamin hidupnya. Ternyata tidak, banyak kemiskinan yg membuat warga Jepang terlantar. Bahkan ada yg memutuskan untuk mengakhiri dirinya sendiri karena sudah tidak tahan dengan penyiksaan batin karena kemiskinannya.

    Film Japan’s Disposable Workers ini akan terbagi menjadi tiga bagian dimana masing-masing menceritakan keadaan para pekerja yg sudah dibuang
    Film Japan’s Disposable Workers memang terbagi menjadi 3 bagian karena menceritakan nasib para warga miskin yg berbeda. Masing-masing film dokumenter ini menampilkan kesaksian yg mengharukan. Berikut ini adalah tiga sub-judul filmnya:

    1
    Overworked Suicide

    [​IMG]
    Michiyo Nishigaki memegang lukisan anaknya, Naoya, seorang system engineer yg melakukan bunuh diri karena depresi soal pekerjaannya yg semakin berat tahun 2006 lalu. Foto diambil oleh Shiho Fukada

    Setelah resesi pada tahun 1990-an, para pekerja kerah putih di Jepang mendadak semakin harus bekerja keras dengan jam kerja yg semakin berat karena takut kehilangan pekerjaan mereka. Karena pekerjaannya yg terlalu berat inilah yg membuat banyak pekerja laruh dalam depresi berat & beberapa dari mereka memutuskan untuk bunuh diri.

    2
    Net Cafe Refugees

    [​IMG]
    Fumiya, pria berumur 26 tahun ini sudah bertahun-tahun hidup di Internet Cafe. Pekerjaan hariannya adalah sebagai Security Guard (istilah kerennya Satpam). Gajinya tak cukup untuk menyewa apartemen / kos. Foto oleh Shiho Fukada.

    Internet Cafe / yg kita kenal dengan istilah Warung Internet (WarNet) pernah populer di Jepang. Namun pada pertengahan tahun 2000, Internet Cafe di Jepang berubah menjadi tempat tinggal sementara bagi konsumennya. Biasanya para konsumen ini adalah seorang karyawan sementara, gaji mereka tak cukup untuk menyewa apartemen sehingga menggunakan Internet Cafe yg sesak sebagai tempat tinggal.

    3
    Dumping Ground

    [​IMG]
    Beberapa foto dari Shiho Fukada tentang warga lanjut usia di Jepang yg mengalami kemiskinan & tak memiliki tempat tinggal pribadi

    Kamigasaki, Osaka, Jepang digunakan sebagai kota hari buruh berkembang. Kini merupakan tempat tinggal bagi 25.000 pengangguran & lanjut usia. Namun tak semua dari mereka juga memiliki rumah pribadi. Kini tempat itu tak bisa dibilang sebagai kota buruh berkembang lagi, tetapi tempat pembuangan para buruh.

    Lebih Dalam Tentang Shiho Fukada[​IMG]
    Foto dari Shiho Fukada

    Sebenarnya siapa sih Shiho Fukada? Ia adalah seorang photografer sambilan berbasis di Beijing. Ia mendapatkan BA di literatur Inggris, bekerja di bidang fashion & industri periklanan di New York sebelum menjadi jurnalis foto pada tahun 2004. Setelah bekerja selama lima tahun di New York & telah berkeliling dunia, ia pindah ke China pada tahun 2008. Hingga saat ini ia sudah mendapatkan beberapa penghargaan seperti: The Visa d’or – Daily Press award pada Visa pour l’Image Perpignan (2011); Alicia Patterson Fellowship (2010); Best of Photojournalism (2009); Photo of the Year, Editor & Publisher / Grand Prize (2008), & sebagainya.




    Sumber: Mediastorm

    activate javascript

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Japan’s Disposable Workers: Gejolak Sosial Akibat Kesenjangan Si Kaya dan Si Miskin diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber

    Forum N3 Nyit-nyit.net membahas Video games, indie games, standalone games, plugins, free games, game extensions, expansion packs, game episode, game cheat, cara curang, cheat engine, game mods, modifications, mods, development, total conversions, modification, enhancement, games, plugins, addons, extensions, episode, expansion packs. We talks about latest Game Cheats, Cracks, Keygens and Hacks. Hacks & Cheats and trainers for many other multiplayer games. Free download games, hacks, cheats tools, projects, graphics. We create Hacks for Games,Cheats Tools,Trainer Tools. Hack,Cheats,Hack iOS Games,Hack Android Games,Cheats facebook games, Online games hack. Japan’s Disposable Workers: Gejolak Sosial Akibat Kesenjangan Si Kaya dan Si Miskin.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page