Kasino Las Vegas Diretas Aktivis Politik Anti-Israel

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Feb 27, 2014.

Discuss Kasino Las Vegas Diretas Aktivis Politik Anti-Israel in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,101
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Aktivitas peretasan di dunia maya tidak hanya dilandasi oleh motif uang ataupun ekonomi. Kini semakin banyak peretas yang melakukan kegiatan peretasan di dunia maya untuk menyuarakan aspirasinya. Inilah yang dialami oleh Las Vegas Sands Corp (LVS), sebuah operator kasino terbesar di dunia. Berdasarkan sumber berita tersebut, perusahaan operator kasino itu diretas oleh seorang aktivis politik yang menyuarakan aspirasi politiknya yang anti-Israel. Sistem keamanan informasi LVS diretas dan mengakibatkan banyak kerugian terhadap kelangsungan bisnisnya. Peretas tersebut meretas jaringan sistem keamanan informasi LVS dan mengekspos data-data pribadi para karyawannya. Seperti yang telah diketahui oleh masyarakat bahwa mengekspos data pribadi seseorang untuk kepentingan yang tidak baik adalah pelanggaran hukum.​
    FBI dan Polisi AS Negara Bagian Pennsylvania masih kesulitan untuk melacak jejak peretas tersebut. Peretas yang masih belum diketahui identitasnya itu meretas jaringan sistem keamanan informasi Casino Sand Resort di Bethlehem, Pennsylvania. Data-data personil karyawan Casino Sand Resort di home page situs internet dan meninggalkan sebuah catatan yang mengkritisi Chief Executive Officer Sheldon Adelson. Adelson merupakan politisi dari Partai Republik yang berusia 80 tahun. Ia merupakan salah satu politisi yang menentang program nuklir Iran. Beberapa waktu yang lalu Adelson pernah memaksa pemerintah AS untuk menginvasi Iran karena negara tersebut membahayakan kepentingan nasionalnya. Adelson pun merupakan salah satu politisi yang mendukung Israel dan kebijakan politik dalam negerinya adalah menentang aktivitas judi online.​
    Berdasarkan dugaan sementara bahwa tujuan utama peretasan itu dikarenakan ketidaksukaan peretas terhadap kegiatan politik Adelson dan kebijakan politiknya yang menentang judi online. PR LVS yaitu Ron Resse menyatakan bahwa perusahaan dan pihak berwajib sedang menyelidiki siapa yang bertanggungjawab terhadap aksi peretasan tersebut. Resse pun menjelaskan bahwa sistem keamanan informasi di LVS lumpuh total pasca peretasan. LVS kini telah menugaskan para ahli baik secara internal ataupun eksternal untuk memperbaiki kerusakan sistem perusahaan. Pihak perusahaan pun berharap kerusakan ini dapat diperbaiki dan selesai secepatnya.​
    Kerusakan sistem yang dialami oleh LVS tidak hanya terjadi di situs utama mereka. Situs-situs perusahaan yang berbasis di Las Vegas, Macau, China dan Singapura pun tidak berfungsi sama sekali. Bahkan surat elektronik perusahaan pun tidak dapat diakses. Beberapa saat sebelum kerusakan sistem itu terjadi, pengunjung yang mengakses situs tersebut melihat foto Adelson bersama Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu. Pengunjung pun sempat peta dunia dengan lokasi beberapa situs kasino LVS yang ada di dunia terbakar. Data-data personal yang diekspos oleh peretas antara lain email pribadi dan nomor jaminan sosial.​
    Aktivitas peretasan yang tidak dilandasi oleh motif uang atau ekonomi tidak hanya terjadi kali ini saja. Pada tahun 2012, hacker pernah meretas sistem keamanan informasi Sony Corp setelah perusahaan tersebut mendukung keputusan Kongres AS untuk mengkampanyekan kebijakan anti pembajakan film. Kelompok hacker Anonymous pun pernah meretas sistem keamanan informasi Mastercard karena perusahaan tersebut mencabut izin pembayaran untuk pemeliharaan situs. Hal ini diakibatkan Anonymous kerap kali menggunakan situsnya untuk mendapat akses data-data rahasia dari Wikileaks.​
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page