Keamanan Informasi Pada Teknologi Drone

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Jul 1, 2014.

Discuss Keamanan Informasi Pada Teknologi Drone in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,131
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Teknologi drone kini menjadi salah satu teknologi yang dilirik oleh banyak pihak. Tak terkecuali negara Indonesia. Beberapa waktu yang lalu, salah satu capres dalam debatnya mengatakan bahwa sudah saatnya Indonesia menggunakan teknologi drone. Kegunaan dan fungsi drone ini bisa dilihat dari berbagai macam sudut pandang. Oleh karena itulah, agar penggunaan drone itu efektif, dibutuhkan berbagai macam sudut pandang keilmuan untuk menjelaskan kegunaannya.
    Salah satu sudut pandang yang bisa dijadikan referensi adalah dari segi keamanan informasi pada teknologi drone. Dr. Yudi S.Gondokaryono, Direktur Eksekutif Cyber Security Center ITB mengatakan bahwa teknologi drone sangat berguna untuk memantau luas wilayah Indonesia yang terdiri dari beribu-ribu pulau.
    Yudi mengatakan bahwa dengan keterbatasan armada angkatan laut, drone bisa menjadi salah satu alternatif yang dapat digunakan. Walaupun demikian, teknologi drone sendiri jangan dilihat dari sudut pandang robotik saja. Ada aspek keamanan informasi pada teknologi drone yang harus dilindungi dan dikembangkan.
    Yudi mengasumsikan pola kerja drone dalam mengawasi sebuah wilayah di negara Indonesia. Sebuah drone diasumsikan mampu meng-cover sebuah wilayah dengan luas sekitar 25 km. Satu kapal pengawas angkatan laut dapat menerbangkan kira-kira sekitar 10 drone untuk mengawasi wilayah perairan Indonesia seluas 250 km. Pesawat drone akan mengawas dan mengirimkan gambar dan informasi pada operator di kapal pengawas tersebut. Disinilah aspek keamanan informasi dalam teknologi drone perlu diperhatikan. Drone digerakan menggunakan teknologi remote.
    Begitu pula setiap informasi yang disimpan dalam drone dikirimkan secara jarak jauh.Setiap informasi yang dikirim drone pada operator haruslah terenkripsi dengan baik. Informasi yang diperoleh Angkatan Laut bersifat rahasia. Sehingga sistem pengiriman informasi antara drone dan operator harus mengacu pada tata kelola manajemen keamanan informasi.
    Ada kekhawatiran tersendiri jika keamanan informasi dalam teknologi drone tidak mendapatkan perhatian secara lebih lanjut. Risiko yang berpotensi terjadi bisa berupa hacking informasi penting, melakukan interception pada jalur komunikasi dan pada tingkat yang lebih ekstrim, drone dapat dibajak melalui teknologi remote. Penggabungan teknologi robotik dan sistem keamanan informasi akan membuat teknologi drone jauh lebih baik., ujar Yudi.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page