Liga Indonesia Ketua Umum PSSI Resmi Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi

Discussion in 'Bola' started by Bola, Mar 17, 2016.

Discuss Ketua Umum PSSI Resmi Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    42,662
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Ketua umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattallitti, telah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim), hari ini. Pengumuman penetapan La Nyalla sebagai tersangka disampaikan asisten tindak pidana khusus Kejati Jatim, I Made Suarnawan, kepada wartawan.

    Surat penetapan tersangka yang dikeluarkan untuk La Nyalla bernomor KEP-11/0.5/Fd.1/03/2016 tanggal 16 Maret 2016. Dalam surat itu, La Nyalla disebutkan sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana korupsi penggunaan dana hibah pada Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Provinsi Jatim tahun anggaran 2016 untuk pembelian IPO Bank Jatim.

    SIMAK JUGA
    SBY Ajak Fans PSIS Dukung Pencabutan Pembekuan PSSI
    Menpora Cabut Pembekuan PSSI Bulan April?
    Menpora: FIFA 'Baru' Menghargai Upaya Pemerintah

    Selain itu, Kejati Jatim juga mengeluarkan surat perintah penyidikan (Sprindik) No.PRIN-291/0.5/Fd.1/03/2016 tanggal 16 Maret 2016. "Dana tersebut digunakan untuk membeli saham terbuka atau IPO di Bank Jatim senilai Rp5,3 miliar. Ini Sprindik yang terbaru," kata I Made Suanarwan.

    Di lain pihak, La Nyalla mengambil sikap menghormati keputusan Kejati Jatim. Meski, dalam waktu dekat dia akan mengambil langkah hukum terkait keputusan tersebut.

    "Saya akan gunakan hak hukum saya untuk mengajukan praperadilan. Saya akan buat surat kuasa kepada tim hukum saya, malam ini," kata La Nyalla, dalam sebuah wawancara langsung dengan salah satu televisi swasta nasional.

    liga indonesia isl, live score, wikipedia, pes 2013, divisi 1, 2014, super, Ketua Umum PSSI Resmi Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page