Kumpulan Puisi Karya Pribadi

Discussion in 'Sastra' started by littlesqu, Sep 8, 2014.

Discuss Kumpulan Puisi Karya Pribadi in the Sastra area at Nyit-Nyit.Net

  1. littlesqu 2 SD STAFF N3 Level 3

    Messages:
    300
    Likes Received:
    21
    Trophy Points:
    44
    Game:
    Ragnarok
    mari yang punya bakat menulis bisa dishare hasil karyanya disini. itung2 bisa dapat referensi dari hasil karya rekan2 di N3 yang lain dan boleh sedikit kritik dan saran tp inget jangan flamming ya. Rules N3 tetap berlaku disini. :)

    Cinta

    cinta itu takkan bisa mati
    hanya bisa di kebiri
    oleh kepalsuan beralaskan bedak
    oleh catur yang dibedakan bidak

    hati itu takkan bisa beku
    hanya bisa menjadi kelu
    ketika rapuh sudah ragaku
    berlalu seakan tiada terpaku

    indahnya dunia takkan sempat kurasa
    pabila jiwa ini terasa hampa
    miskin akan nikmatnya rasa cinta
    kaya akan bualan dan nestapa

    -littlesqu-

    Ayah Ibuku

    ketika langit menghantammu
    hanya ada satu tempat untukmu mengadu
    tersedu didalam pelukan ibu

    ketika harimu tak lagi indah
    hanya ada satu tempat untukmu berkesah
    mengehela diatas bahu ayah

    kasih mereka begitu tulus
    bukan seperti sekolah yang akan lulus
    gurat wajah mereka begitu indah
    sampaikan pesan jangan pernah menyerah

    -littlesqu-

    Sudra Menggugat

    dikalang fana penuh nestapa
    apakah sudra yang musti menderita?
    ditindas oleh kalian ksatria
    yang berkalang dengan harta

    dibalik kereta kencana
    kalian ksatria begitu berwibawa
    angkat tombak aji pusaka
    bersahabat dengan sosok rahwana

    hanya merumput kami bisa
    menyulam peluh tiap harinya
    mengunduh ampas para brahmana
    agar tiada lapar perutnya

    -littlesqu-

    monggo dilanjut yang punya karya pribadi. klo menyadur karya orang lain mohon jgn lupa dicantumkan credits nya. :)
     
    DiabolicEsper likes this.

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini
  2. ekowahyono Belum Sekolah Level 0

    Messages:
    1
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    28
    Game:
    Atlantika
    Region:
    Solo
    Membuka hati untuk orang baru setelah perpisahan yang menyakitkan bukan perkara gampang. Tak hanya perlu waktu, perlu pula niat dan keberanian demi turun kembali di arena perjuangan yang baru.

    Untukmu yang hingga hari ini belum bisa membuka hati, tak ada yang salah denganmu. Kamu berhak punya waktu untuk menikmati sepi, merayakan kesendirian terlebih dulu.
    Mereka tak pernah tahu, kamu adalah manusia yang hanya bisa jatuh cinta sekali-setengah mati-lalu tak bisa lagi. Bagimu jatuh cinta tidaklah beda dari proses terjun bebas dari Air Terjun Niagara. Seumur hidup, kegilaan itu hanya bisa dilakukan sekali. Sebab kemungkinannya kamu berhasil lalu enggan mempertaruhkan nyawa lagi, atau bahkan cedera parah hingga harus mati.

    Jika perpisahan ini adalah mimpi buruk, kamu jelas memilih untuk tidak lagi tidur seumur hidup. Insomnia akut, atau bahkan mengikuti jejak Bella Swan jadi vampir yang bisa terjaga sepanjang waktu.

    Hatimu cuma satu, perpisahan habis menggerogotinya sampai kamu tak lagi bisa meraba bentuk aslinya.



    Orang-orang di sekitar menenangkanmu dengan berkata bahwa orang baru akan tiba. Dia yang kelak datang bisa membuatmu melupakan semua perih yang kini kamu rasakan.
    Rasa-rasanya kamu ingin berteriak dan menyuruh mereka semua diam. Mereka memintamu membuka hati, mereka menceramahimu agar segera menemukan keberanian, tapi pertanyaannya "Beranikah mereka menjamin nyeri itu tak akan lagi datang!?"

    Orang yang tak mengerti amat mungkin memandangmu sebagai pengecut yang terlalu takut untuk kembali membuka diri. Satu yang luput dari pandangan mereka, kamu yang terlihat lemah saat ini sesungguhnya adalah pribadi yang berani. Menyudahi perasaan bukanlah perkara mudah. Ibarat pecandu narkoba, kamu perlu sakaw sekian lama sebelum benar-benar sembuh sepenuhnya.

    Saat ini, rasa sakit itu jelas masih ada. Hanya saja, kamu sudah bisa memperlakukannya sebagai cinderamata yang kamu dapatkan dari perjalanan sebelumnya. Kamu sudah akrab pada perihnya menahan rindu seorang diri, membawa keinginan bertemu hingga terproyeksi dalam mimpi, kamu makin bersahabat dengan sepi yang datang dan pergi sesuka hati.

    Kamu lelah, tapi tidak menyerah !!



    Bohong jika kamu bilang kamu tidak kesepian.
    Tapi bagimu, sepi kali ini tak perlu buru-buru minta diisi. Kamu mengerti bahwa dirimu butuh waktu sendiri demi kembali mempersiapkan diri. Bagimu yang sempat terluka, kebahagiaan bukan lagi perkara menjalani hidup berdua dengan dia yang kamu cinta. Pengalamanmu mengajarkan, perasaan tidak bisa selamanya diandalkan. Hal paling penting saat ini adalah menemukan dia yang bisa dijadikan sandaran.

    Kamu memilih lebih sering memeluk diri sendiri dibanding mencari lengan yang bisa sejenak menawarkan kehangatan di malam-malam sepi. Saat tak ada yang bisa diajak berbagi cerita, kamu dengan besar hati membuka catatan dan laptopmu: menuangkan segala hal yang kamu rasakan di sana.

    Kebersamaan tak selamanya menyelamatkan. Kali ini, kesendirian memang terasa jauh lebih nyaman. Bagimu, sepi macam ini rasanya bisa memberikan pengharapan. Dengan atau tanpa pendampingan, kamu tetap bisa berkembang menjadi sebaik-baik pribadi. Lewat perjalanan ini kamu sedang dididik Tuhan untuk jadi manusia yang lebih punya hati.

    Jika masih ada kesempatan untuk kembali membuka hati, nanti. Kamu hanya berharap kesalahan yang sama tidak perlu terulang lagi. Cukuplah sekali saja sepi menyisakan lubang yang perlu setumpuk hari untuk menutupnya kembali.


    Love is not just about finding a good partner, it is also about being a good one. (Unknown)

    Selamat menyambut hubungan yang baru dengan terus memperbaiki diri. Kejarlah mimpi-mimpimu, penuhilah segala impian dan pencapaian pribadi yang selama ini hanya menjadi angan-angan semu. Tumbuhlah jadi sebaik-baik individu. Seseorang yang lebih dulu mencintai diri sendiri sebelum bisa dicintai oleh orang baru dalam hidupmu.

    Ruang perubahan ini memang pengap dan tidak nyaman. Tapi kumohon, bersabarlah. Do'a banyak-banyak. Do'a menguatkanmu. Do'amu, mengasihinya. Do'a, jadi pemberat kakimu meluncur dalam ekstase perubahan. Aku menantimu di ujung lorong ini. Ehmm, sudah terbayang betapa rupawan dirimu nanti.

    Lukamu itu tak perlu disesali. Bilur-bilur yang tertinggal di hatimu justru menjadi bukti bahwa kamu pernah berjuang sekeras itu untuk kembali menemukan diri sendiri. Saat cinta dan dia yang baru kelak sudah bisa kau terima lagi, dekap ia erat-erat seperti selama ini kau melindungi hatimu sendiri.

    Aku bangga padamu, aku mencintai luka-lukamu.


    ^_^
     

Share This Page