Mata-Matai Senat, Direktur CIA Minta Maaf

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Aug 1, 2014.

Discuss Mata-Matai Senat, Direktur CIA Minta Maaf in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,101
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya.

    Lembaga intelijen Amerika Serikat, CIA, meminta maaf kepada Senat Amerika Serikat setelah salah satu agennya memata-matai staf senat. Hal ini disampaikan oleh Direktur CIA, John Brennan, yang menyatakan permintaan maaf yang sebesarnya atas tindakan anak buahnya.

    Dilansir oleh The Guardian pada Kamis (31/07), Brennan mengakui bahwa penyelidikan internal CIA menemukan bahwa anggota lembaganya telah menyalahgunakan sistem firewall yang diatur pada jaringan CIA, yang digunakan oleh peneliti komite Senat untuk meninjau dokumen CIA. Dari penyelidikan tersebut terungkap bahwa agen CIA sengaja melakukan hal tersebut agar mereka dapat melihat dokumen yang dimiliki anggota senat yang masuk ke jaringan CIA.

    Kejadian ini membuat senat Amerika Serikat kehilangan kepercayaan kepada CIA. Juru bicara CIA, Dean Boyd mengakui bahwa staf lembaga tersebut telah memantau komputer anggota staf komite, yang menggunakan jaringan CIA yang disebut RDINet.

    “Beberapa anggota CIA bertindak secara tidak konsisten terhadap kesepakatan antara senat dan CIA yang dibuat pada tahun 2009 tentang akses ke RDINet,” ujar Boyd.

    Pada Maret 2014, juru bicara Komite Senat Amerika Serikat, Senator dari Kalifornia, Dianne Feinstein, menuduh bahwa CIA telah melanggar batas konstitusional dengan memata-matai senat. Feinstein mengatakan bahwa pengakuan yang dilakukan oleh John Brennan adalah langkah positif bagi direktur CIA tersebut. Pengakuan ini membuat Feinstein menghentikan permintaan kepada Brennan agar turun dari jabatannya.

    Namun anggota senat lainnya dari Partai Demokrat, Mark Udall, tetap bersikukuh terhadap sikapnya yang meminta Brennan mengundurkan diri dari jabatannya. Udall mengungkapkan tidak ada pilihan lain bagi Brennan selain mengundurkan diri.

    Tindakan CIA adalah melanggar hukum yaitu dengan memata-matai kongres dengan meretas komputer senat. Kesalahan berat ini tidak hanya ilegal, tapi juga melanggar konstitusi Amerika Serikat yaitu tentang pembagian kekuasaan. Pelanggaran ini, bersama dengan kesalahan lain yang dilakukan oleh CIA, menunjukan kegagalan kepemimpinan dan harus ada konsekuensi, Mark Udall menegaskan.

    Namun menurut juru bicara CIA lainnya, Rayan Trapani, Direktur CIA, John Brennan tidak akan mengajukan pengunduran diri, setelah kejadian ini.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Nokia Mulai Menjual Flagship Lumia 930 dan dual-SIM Lumia 630 diatas dikutip dari Internet secara gamblang.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page