Info Mengapa Karavan Migran Menjadi Besar dan Terus Berkembang

Discussion in 'Berita Online' started by KurirBerita, Oct 25, 2018.

Discuss Mengapa Karavan Migran Menjadi Besar dan Terus Berkembang in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. KurirBerita Pra TK Level 0

    Messages:
    40
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    6
    Game:
    Atlantika
    Region:
    Bandung
    Edith Cruz sedang duduk di rumah di Honduras tengah, memindai Facebook di ponselnya, ketika dia melihat unggahan tentang karavan pada halaman berita komunitas.

    Saat itu tanggal 12 Oktober. Dia dan sepupunya baru saja membuka usaha kecil yang menjual tortilla, ketika mereka dihadapkan oleh sebuah geng, diancam mati jika mereka tidak menyerahkan setengah dari keuntungan mereka. Dia melihat unggahan Facebook tersebut: “Sekumpulan massa Honduras sedang bersiap-siap untuk pergi dengan karavan ke Amerika Serikat (AS). Bagikan ini!” Dalam waktu tiga jam, tasnya sudah siap.

    Pertanyaan tentang bagaimana karavan migran tersebut dimulai, telah mengganggu jalannya pemilu paruh waktu Amerika. Presiden Trump dan Partai Republik lainnya telah mengatakan bahwa Demokrat membayar migran untuk memulai perjalanan tersebut. Seiring kelompok itu terus tumbuh—karavan terbesar dalam beberapa tahun terakhir—bagaimana awal mulanya sedang diperiksa: Bagaimana lebih dari 5.000 migran dari seluruh Amerika Tengah saling bertemu?

    Meskipun cerita asal karavan tersebut masih agak buram, namun jawaban dari banyak migran di sini adalah bahwa mereka sudah ingin pergi selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, dan kemudian—dalam sebuah unggahan Facebook, program televisi, grup WhatsApp—mereka melihat gambar pertumbuhan kelompok tersebut dan memutuskan.

    “Segera, saya tahu saya akan pergi,” kata Irma Rosales (37 tahun), dari Santa Ana, El Salvador, yang melihat gambar karavan tersebut di televisi, dan membeli tiket bus untuk bertemu dengan kelompok tersebut di Guatemala minggu lalu.

    “Saya telah menantikan cara untuk bisa ke utara, dan kemudian saya mendengar tentang karavan ini,” kata Ediberto Fuentes (30 tahun), yang melarikan diri dari Honduras ke Meksiko selatan, tetapi terdampar selama berbulan-bulan, tanpa uang untuk membayar seorang penyelundup untuk bepergian ke Amerika Serikat.

    “Saya mengemasi tas saya dalam 30 menit,” kata Jose Mejia (16 tahun), dari Ocotepeque, Honduras, yang mendengar tentang karavan tersebut ketika temannya mengetuk pintunya pada pukul 4 pagi dan berkata, “Kita akan pergi.”

    Pada Selasa (23/10), mereka berhenti untuk beristirahat di kota kecil Meksiko selatan Huixtla, mencuci pakaian mereka dalam ember air, mengirim pesan ke keluarga mereka dari warung internet, menerima sumbangan apa pun yang penduduk setempat bersedia tawarkan. Ada kabar bahwa ratusan migran dari seluruh Amerika Tengah—yang tertarik oleh liputan media yang tak ada habisnya—sedang dalam perjalanan.

    Pemerintah Honduras mengklaim bahwa para aktivis komunitas tersebut—yang dipimpin oleh mantan legislator bernama Bartolo Fuentes—awalnya berada di balik kelompok itu, berniat memfitnah para pemimpin negara. Sebagian besar migran di sini masih berasal dari Honduras.

    “Ada bukti yang jelas dari mana ini dimulai. Bartolo adalah orang yang ada di depan media; dia adalah wajah dari acara ini,” kata Alden Rivera Montes, Duta Besar Honduras untuk Meksiko, dalam sebuah wawancara.

    “Mereka mencoba untuk menunjukkan Honduras sebagai negara gagal, yang benar-benar salah,” kata Rivera Montes.

    Wakil Presiden Pence mengatakan dalam sebuah wawancara dengan The Washington Post pada Selasa (23/10), bahwa Presiden Honduras mengatakan kepadanya bahwa karavan itu dibiayai oleh pemerintah sayap kiri Venezuela. Tidak ada bukti untuk mendukung klaim itu.

    Please sign in/up to view this image/link
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page