Misteri Keberadaan Listrik di Jaman Kuno

Discussion in 'Entigapedia' started by ON3, Nov 26, 2014.

Discuss Misteri Keberadaan Listrik di Jaman Kuno in the Entigapedia area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    [​IMG]
    Proposalnya sederhana. Beberapa sejarawan & peneliti independen percaya bahwa peradaban kuno jauh lebih berteknologi maju daripada yg umumnya diterima. Secara khusus, mereka percaya bahwa beberapa sektor masyarakat memiliki akses ke listrik & digunakan untuk tujuan praktis & relijius.

    Berikut adalah sepuluh bukti akan a&ya keberadaan listrik kuno seperti yg dikutip dari versesofuniverse.blogspot.com. Ikan lele listrik, bulu kucing & efek amber dicatat & tidak dalam sengketa. Artefak Coso hampir pasti adalah kesalahan menafsirkan bukti. Adapun sisanya … mereka juga terbuka untuk diperdebatkan.



    1. GENERATOR BULU & AMBER
    [​IMG]
    YUNANI KUNO.
    Dengan berputarnya disk ke arah yg berlawanan muatan listrik statis bisa ditransfer ke strip foil emas untuk membuat percikan api terlihat.

    Tidak dapat diragukan bahwa peradaban kuno telah mengenal listrik statis, bahkan jika anda beranggapan mereka mungkin tidak sepenuhnya memahaminya. Mereka juga menghargai kekuatan dewa petir & karena itu mereka haruslah penasaran untuk mengamati efek ini & direplikasi di miniatur seperti ketika bulu kucing digosok terhadap bahan-bahan tertentu di ruangan gelap. Efek listrik statis pertama kali direkam oleh seorang filsuf Yunani, Thales dari Miletus, yg hidup antara 624 SM & 546 SM. Dia dikatakan telah bereksperimen dengan batu amber, yg orang-orang Yunani menyebutnya sebagai Elektron, & bulu kucing untuk membuat debit listrik serta magnetisme. Dari pengamatan ini sebuah mesin sederhana yg terdiri dari dua disk berputar, satu ditutupi dengan bulu macan tutul & satu dilapisi dengan kaca or amber dapat terhubung ke as roda emas & strip foil yg akan menghasilkan muatan listrik yg mampu menghasilkan percikan api beberapa inci panjangnya.



    2. BELUT LISTRIK
    [​IMG]
    BELUT LISTRIK or Elektrophorus electricus, Knife Fish
    Ikan Pisau Amerika Selatan mampu memberi kejutan listrik antara 500 – 600 volt listrik. Lele listrik Sungai Nil, Malapterurus electricus, yg mampu memberikan sekitar 350 volt.

    Meskipun terlihat seperti belut, Electrophorus electricus sebenarnya adalah sebuah Ikan Pisau (knife Fish) yg mampu menghasilkan & memberikan kejutan listrik yg signifikan hingga 600 volt. Orang Mesir kuno merujuk ke lele listrik, Malapterurus electricus, sebagai “guntur dari Nil” yg menunjukkan bahwa mereka telah menghubungkannya ke badai yg berpetir. Menurut berbagai sumber, Yunani & Romawi akrab dengan makhluk-makhluk ini & mungkin telah memeliharanya di penangkaran mereka. Catatan sejarah menunjukkan bahwa mereka tentu beternaki banyak jenis ikan eksotis baik untuk makanan & untuk hiburan. Scribonus Largus, seorang dokter di istana Kaisar Romawi, Claudius (47AD), dilaporkan telah menulis bahwa ‘ikan torpedo’ dapat digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Mereka digunakan untuk mematikan rasa sakit kaki penderita asam urat serta mereka yg menderita sakit kepala terus-menerus. Jika ini benar maka ini adalah penggunaan yg pertama tercatat untuk terapi kejut. Seperti baru-baru ini di tahun 2009 seorang dokter di Boston telah berhasil bereksperimen dengan arus listrik untuk memblokir migrain.



    3. Baterai Baghdad
    [​IMG]
    Ditemukan dalam arsip dari Museum Nasional Irak pada tahun 1938. Diyakini awalnya digali pada tahun 1936 di desa Khuyut Rabbou’a. Mampu menghasilkan antara 0,75 & 1,1 volt.

    Pada tahun 1938 Direktur Museum Nasional Irak, Wilhelm Knig, menemukan sejumlah pot terakota yg aneh dalam arsip museum. Masing-masing pot tingginya sekitar 13 cm dengan tutup yg terbuka 3,3 cm. Setiap pot berisi sebuah silinder tembaga terbuka & di dalam silinder ini terdapat batang besi kecil. Artefak ini sangat mirip dengan baterai galvanik sederhana & pada tahun 1940, Konig menerbitkan sebuah makalah ilmiah yg mengusulkan bahwa benda-benda ini mungkin menghasilkan arus listrik yg bisa digunakan untuk elektroplating benda, baik dengan emas or perak. Mainstream arkeolog terus meragukan teori ini meskipun reproduksi menggunakan jus lemon sebagai elektrolit pun telah terbukti dapat dilakukan, & tidak ada penjelasan yg masuk akal lainnya atas a&ya besi & tembaga dalam pot. Pot-pot ini mungkin telah dibuat selama Periode Sassanid (224 AD – 640 AD). Perdebatan terus berlanjut.



    4. Mercusuar Pharos
    [​IMG]
    ALEXANDRIA
    Mercusuar berdiri dari tahun 247 SM sampai 1303 M ketika sebuah gempa membuatnya rusak parah. Dan pada tahun 1408 M, mecusuar ini hanya tinggal tumpukan puing yg kemudian digunakan untuk membangun sebuah benteng abad pertengahan oleh Sultan Mamluk dari Mesir Al-Asyraf Saif Al-Din Qa’it Bay, yg masih berdiri hari ini.

    Dianggap sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia kuno, pembangunan Mercusuar Pharos yg mencapai tinggi 130m mungkin dimulai sekitar 280 SM di sebuah pulau kecil di lepas pantai Alexandria, Mesir. Awalnya pembangunan ini atas perintah jenderal Macedonia, Ptolemy Soter yg menjadi penguasa Mesir setelah kematian Alexander Agung, & selesai pada masa pemerintahan anaknya Ptolemy Philadelphos. Saat ini pulau Pharos telah menjadi bagian dari daratan & menjadi perisai sebuah pelabuhan alami. Bangunan didirikan untuk rumah dari cahaya yg sangat terang, untuk membantu kapal kapal menemukan pelabuhan itu di malam hari. Laporan Bersejarah mengklaim bahwa cahaya dapat dilihat dari jarak sejauh hampir tiga puluh mil & sinarnya yg begitu terang dapat menyebabkan pelaut menjadi buta & bisa juga digunakan untuk membakar kapal musuh. Hal ini telah melahirkan teori bahwa hanya sebuah lampu listrik & sebuah cermin cekung besar yg bisa menciptakan efek ini. Pendukung teori ini mengakui bahwa sumber energi lampu ini masih sebuah misteri, tetapi lampu listrik adalah satu-satunya penjelasan yg mungkin untuk intensitas lampu yg luar biasa.



    5. Lampu Dendera
    [​IMG]
    Dari sudut pan&g pendukung teori ‘lampu’ balok dapat lihat muncul dari soket bunga teratai. Sebuah kabel muncul untuk menyalurkan arus dari baterai ke lampu. Di bawah lampu adalah orang-orang terlibat dalam kegiatan yg dimungkinkan oleh a&ya cahaya lampu. Bentuk seperti Ular ini sering disebut sebagai filamen lampu tetapi, jika lampu adalah nyata, lebih mungkin untuk mewakili nyala cahaya. Benar or tidak – Anda yg memutuskan

    Di dalam Kuil Hathor, yg merupakan bagian dari Kompleks kuil (Tentyra) Dendera di Mesir, ada serangkaian ukiran yg banyak orang percaya menggambarkan penggunaan canggih listrik untuk menghasilkan cahaya. Item diidentifikasi adalah sebagai berikut:

    1. Pemegang Lampu
    2. Kawat filamen
    3. ujung filamen
    4. Ujungn lampu,
    5. Kabel
    6,8,9,10. orang orang yg beraktifitas
    7. Tempat dudukan lampu
    11.Batre.

    Jika sejarawan & arkeolog percaya bahwa orang Mesir dari periode ini menggunakan listrik, maka ini mungkin akan dianggap sebagai contoh klasik. Titik selanjutnya yg sering dilupakan adalah bahwa Hathor adalah dewi yg biasanya ditampilkan dengan lingkaran matahari tergantung antara dua tanduk persis seperti cermin yg memantulkan cahaya sebuah lampu. Meskipun peralatan tersebut di gambar dengan jelas, juga harus dicatat bahwa banyak sejarawan, arkeolog & Egyptologists membantah keras bahwa gambar itu adalah sesuatu yg lebih dari representasi sebuah ritus kesuburan didasarkan pada mitologi Mesir. Para pendukung teori ‘lampu’ sering dianggap sebagai ilmuwan pinggiran, sementara mainstream Egyptologist sering dituduh bersembunyi di balik mitos. Kedua kelompok tampaknya sangat yakin dengan pendapat mereka.



    6. Mesin-Mesin Abydos
    [​IMG]
    Atas Kiri: Helikopter, Kanan Atas: Hovercraft
    Tengah Kanan – atas: Airship / balon
    Tengah Kanan – bawah: Satelit
    Kanan Bawah: Spaceship / Jet Fighter

    Sekitar 450 kilometer sebelah selatan Kairo ada kota kuno yg dikenal sebagai kompleks Abydos. Komplek ini secara luas dianggap sebagai salah satu situs arkeologi paling penting di Mesir meskipun untuk beberapa alasan yg cukup berbeda. Mainstream para ahli Mesir Kuno mengenalinya sebagai situs pemujaan Osiris & Isis, sementara pendukung listrik kuno percaya bahwa komplek ini memegang bukti yg pasti bahwa peradaban kuno secara signifikan lebih maju daripada yg banyak sejarawan akui. Alasan untuk ini adalah bahwa di dalam Aula Hypostyle Kuil Seti I ada serangkaian ukiran yg jelas menggambarkan pesawat modern, terutama helikopter & zeppelin (balon terbang). Mainstream arkeolog mengklaim bahwa pahatan itu hanyalah sebuah kebetulan yg disebabkan oleh ukiran yg berlebih, sementara pendukung teknologi kuno mengatakan bahwa pendapat itu sebenarnya menyesatkan & tidak meyakinkan. Selain itu, mereka menunjukkan bahwa kebetulan yg diperlukan untuk menghasilkan gambar-gambar seperti itu kemungkinannya sangat-sangat kecil or hampir tidak mungkin.



    7. Artefak Coso
    [​IMG]
    Contoh dari artefak Coso
    (Mungkin kasus salah identifikasi)
    Dinamakan dengan nama pegunungan Coso di mana ia ditemukan di atas Danau kering Owens di tepi Dead Valley. X-ray dari artefak Coso mengungkapkan bahwa potongan tambahan pada artefak itu, menurut para Kolektor Busi Amerika, diidentifikasi sebagai bagian dari busi tahun 1920an or sesuatu yg mirip dengan busi.

    Daerah sekitar kota Olancha di California, Amerika, adalah tujuan populer untuk ‘pemburu batu’ & menarik baik bagi profesional maupun geolog amatir. Pada hari Senin, 13 Februari 1961 tiga kolektor geode, Wallace Lane, Mike Mikesell & Virginia Maxey menemukan sebuah spesimen menarik yg kemudian dibawa Mike Mikesell ke rumahnya & dipotong setengah dengan berlian. Di dalam spesimen itu ia menemukan apa yg tampaknya seperti silinder keramik putih dengan inti logam kecil melalui pusatnya – singkatnya, itu mirip sebuah busi. Menurut Ms Maxey, spesimen kemudian diperiksa oleh seorang ahli geologi profesional yg memperkirakan bahwa casing spesimen itu setidaknya berusia 500.000 tahun. Identitas ahli geologi ini tidak pernah diungkapkan. Penemuan ini menimbulkan kontroversi yg signifikan & beberapa ahli mengklaim bahwa batu itu tidak lebih dari sebuah ‘concretion’ dari karat & fosil lokal. Mungkin karena kontroversi yg besar, para penemu menolak menampilkan or mendiskusikan artefak/spesimen itu setelah tahaun 1969. Lokasi artefak saat ini tidak diketahui, sama seperti orang-orang yg menemukan artefak itu meskipun diyakini bahwa Lane meninggal di tahun 2008.



    8. Kuil Cahaya Isis / Venus
    [​IMG]
    THE LIGHT OF THE TEMPLE VENUS / ISIS

    ” … that there was, or is, a temple of Venus in which a candelabrum set in the open air holds a lamp, which burns so strongly that no storm or rain extinguishes it, and which is therefore called, like the stone mentioned above, the asbestos or inextinguishable lamp.”(The quotation from St. Augustine’s book The City of God, Book XXI, Chapter 6:)

    Aurelius Augustinus lahir di Afrika Utara pada 354 AD & menghabiskan sebagian besar awal kehidupannya untuk mempelajari filsafat & studi akademis. Pada usia 32 ia menjadi seorang Kristen & setelah beberapa waktu di Roma dia melakukan perjalanan ke Hippo Regius (sekarang dekat Annaba) di Tunisia, mana ia dibujuk untuk menjadi seorang imam pertama & kemudian menjadi Uskup di kota itu. Di hatinya, Dia tetap seorang akademisi & merupakan salah satu penulis paling produktif pada masanya. Dalam karyanya, City of God, (buku 11 bab 6) dia menggambarkan sebuah kuil di Mesir yg didedikasikan untuk Venus (Isis) di mana ada lampu yg memiliki dasar asbes & benar-benar tidak terpengaruh oleh cuaca (Terjemahan yg benar di bawah gambar). Beberapa situs salah mengutip ayat ini untuk menekankan argumen sementara yg lain menunjukkan bahwa Agustinus sendiri mengunjungi kuil itu. Bahkan, Agustinus mengacu pada buku yg ditulis oleh wisatawan sebelumnya. Namun, cerita ini dianggap menarik & cukup relevan untuk dipilih sebagai contoh oleh sang Uskup. St Agustinus menyarankan bahwa lampu itu mungkin adalah karya para pendosa or bahkan setan setan.



    9. Tabut Musa
    [​IMG]

    Dikatakan memiliki kekuatan yg luar biasa. Mungkin memiliki semacam lampu. Dibahas dalam Episode 29 dari Mythbusters, sebuah program yg disiarkan Discovery Channel yg tayg per&a pada 23 Maret 2005. Tabut Perjanjian telah hilang selama berabad-abad & mungkin telah dipndahkan or dihancurkan dari Kuil Salomo selama penaklukan Yerusalem oleh Babilon pada tahun 587 SM

    Menurut Perjanjian Lama, yg mencatat sejarah agama-agama Ibrahimi, Tuhan memanggil Musa ke Gunung Sinai & memberinya Sepuluh Perintah tertulis pada dua loh batu. Ini daftar dari hukum ilahi yg menentukan cara bagaimana manusia menjalani kehidupan mereka. Lima dari hukum-hukum ini membentuk dasar dari semua sistem hukum modern. Untuk menyimpan tablet batu, kaum Musa membangun wadah sesuai dengan petunjuk khusus yg diberikan kepada mereka oleh Tuhan. Inilah yg disebut Tabut Perjanjian & sejak pembuatannya, banyak referensi yg tak terhitung jumlahnya mengenai ‘kekuatan’ tabut ini, seperti kemampuannya menghancurkan bangunan seperti tembok Yerikho & untuk memancarkan sinar cahaya ka&g-ka&g disebut sebagai kuasa Tuhan. Berdasarkan uraian yg ditemukan dalam Perjanjian Lama sejumlah peneliti sekarang percaya bahwa sayap kerub pada tabut, mungkin bertindak seperti sebuah lampu or sebagai dua kutub bermuatan listrik yg bisa memunculkan rasa yg ilahi. Proposal seperti ini baru-baru ini ditampilkan di Discovery Channel program Mitos Busters & menemukan bahwa hal ini masuk akal.



    10 Electroplated Artefak
    [​IMG]
    GOLDEN OBYEK dari Sumeria
    Adalah wajar untuk menunjukkan bahwa ada teknik yg dapat meniru elektroplating. Yang pertama adalah elektro-deposisi yg mungkin tanpa arus listrik & proses Tumbaga yg melibatkan produksi benda emas yg tampaknya murni meskipun memiliki persentase tembaga yg tinggi.



    Selama berabad-abad sejumlah artefak mulai dari koin hingga patung-patung religius kecil telah ditemukan dengan lapisan sangat tipis dari emas or perak yg khas dari teknik elektroplating modern. Pada tahun 1938 Wilhelm Knig, Direktur Museum Nasional Irak, menemukan serangkaian benda-benda kecil yg sangat menyarankan penggunaan elektroplating menggunakan arus listrik daripada proses elektrokimia yg kurang efektif. Beberapa vas kecil yg bertanggal kembali 2.500 SM tampaknya telah dilapisi & disimpan di museum Baghdad. Pada tahun 1851 arkeolog Agustus Mariette mengklaim telah menemukan benda yg terelektroplasi di penggaliav dekat Sphinx di Mesir. Pada tahun 2006 Stefano Natali & Giuseppe Giovannelli dari Universitas Roma menemukan sebuah koin yg telah dilapisi dengan perak sekitar 250 SM yg digunakan untuk tujuan pemalsuan. Sejumlah artefak emas pra-Columbus menunjukkan jejak permukaan berlapis. Ada banyak item yg berada dalam koleksi museum museum besar tak diragukan lagi telah terelektroplasi dengan emas daripada emas or perak itu sendiri.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Misteri Keberadaan Listrik di Jaman Kuno diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber

    Forum N3 Nyit-nyit.net membahas Video games, indie games, standalone games, plugins, free games, game extensions, expansion packs, game episode, game cheat, cara curang, cheat engine, game mods, modifications, mods, development, total conversions, modification, enhancement, games, plugins, addons, extensions, episode, expansion packs. We talks about latest Game Cheats, Cracks, Keygens and Hacks. Hacks & Cheats and trainers for many other multiplayer games. Free download games, hacks, cheats tools, projects, graphics. We create Hacks for Games,Cheats Tools,Trainer Tools. Hack,Cheats,Hack iOS Games,Hack Android Games,Cheats facebook games, Online games hack. Misteri Keberadaan Listrik di Jaman Kuno.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page