Misteri Pasar Bubrah Gunung Merapi

Discussion in 'Entigapedia' started by ON3, Aug 24, 2014.

Discuss Misteri Pasar Bubrah Gunung Merapi in the Entigapedia area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    [​IMG]
    Ada wilayah di lereng gunung Merapi yg terkenal dengan keangkerannya. Wilayah tersebut adalah wilayah yg disebut sebagai Pasar Bubrah or yg dikenal warga sebagai tempat Pasar Setan/Jin maupun yg dipercaya tempat dedemit (makhluk astral) bertransaksi di kawasan puncak Merapi.

    Mitos lainnya, Pasar Bubrah or Pasar Setan ini merupakan pusat kerajaan setan or dedemit penguasa Merapi. Sehingga, bila seorang pendaki berbuat or berpikiran tidak bersih, maka akan secara tidak sengaja disesatkan or dibuat bingung para makhluk halus penguasa Merapi.

    Seperti yg dikutip dari wisatamistisjogja.blogspot.com penduduk di daerah Gunung Merapi mempunyai kepercayaan a&ya tempat-tempat angker or sakral. Tempat angker tersebut dipercayai sebagai tempat-tempat yg telah dijaga oleh makhluk halus. Di mana tempat itu tidak dapat diganggu & tempat tersebut mempunyai kekuatan gaib yg harus dihormati.

    Penduduk maupun pendaki Merapi pantang untuk melakukan kegiatan seperti menebang pohon, merumput & mengambil orpun memindahkan benda-benda yg ada di daerah tersebut. Selain itu ada juga pantangan untuk tidak berbicara kotor, kencing or buang air besar, karena akan mengakibatkan rasa tersinggung makhluk halus yg menghuni disitu.

    [​IMG]

    Selain kawasan Pasar Bubrah, tempat yg angker di Gunung Merapi adalah kawah Merapi sebagai istana & pusat keraton makhluk halus Gunung Merapi. Di bawah puncak Gunung Merapi ada daerah batuan & pasir yg bernama Pasar Bubrah yg oleh masyarakat dipercaya sebagai tempat yg sangat angker.

    Pasar Bubrah tersebut dipercaya masyarakat sebagai pasar besar Keraton Merapi & pada batu besar yg berserakan di daerah itu dianggap sebagai warung & meja kursi makhluk halus.

    Bagian dari keraton makhluk halus Merapi yg dianggap angker adalah Gunung Wutoh yg digunakan sebagai pintu gerbang utama Keraton Merapi. Gunung Wutoh dijaga oleh makhluk halus yaitu ‘Nyai Gadung Melati’ yg bertugas melindungi linkungan di daerah gunungnya termasuk tanaman serta hewan.

    Selain tempat yg berhubungan langsung dengan Keraton Merapi ada juga tempat lain yg dianggap angker. Daerah sekitar makam Sjech Djumadil Qubro merupakan tempat angker karena makamnya adalah makam untuk nenek moyg penduduk & itu harus dihormati.

    Selanjutnya tempat-tempat lain seperti di hutan, sumber air, petilasan, sungai & jurang juga dianggap angker. Beberapa hutan yg dianggap angker yaitu Hutan Patuk Alap-alap dimana tempat tersebut digunakan untuk tempat penggembalaan ternak milik Keraton Merapi, Hutan Gamelan & Bingungan serta Hutan Pijen & Blumbang. Bukit Turgo, Plawangan, Telaga putri, Muncar, Goa Jepang, Umbul Temanten, Bebeng, Ringin Putih & Watu Gajah.

    Beberapa jenis binatang keramat tinggal di hutan sekeliling Gunung Merapi dimiliki oleh Eyg Merapi. Binatang hutan, terutama macan putih yg tinggal di hutan Blumbang, pantang ditangkap or dibunuh. Selanjautnya kuda yg tinggal di hutan Patuk Alap-alap, di sekitar Gunung Wutoh, & di antara Gunung Selokopo Ngisor & Gunung Gajah Mungkur adalah dianggap/dipakai oleh rakyat Keraton Makhluk Halus Merapi sebagai binatang tunggangan & penarik kereta.

    Di puncak Merapi ada sebuah Keraton yg mirip dengan keraton Mataram, sehingga di sini ada organisasi sendiri yg mengatur hirarki pemerintahan dengan segala atribut & aktivitasnya. Keraton Merapi itu menurut kepercayaan masyarakat setempat diperintah oleh kakak beradik yaitu Empu Rama & Empu Permadi.

    Seperti halnya pemerintahan sebagai sebagai Kepala Negara (Empu Rama & Empu Permadi) melimpahkan kekuasaannya kepada Kyai Sapu Jagad yg bertugas mengatur keadaan alam Gunung Merapi. Berikutnya ada juga Nyai Gadung Melati, tokoh ini bertugas memelihara kehijauan tanaman Merapi.

    Ada Kartadimeja yg bertugas memelihara ternak keraton & sebagai komando pasukan makhluk halus. Ia merupakan tokoh yg paling terkenal & disukai penduduk karena acapkali memberi tahu kapan Merapi akan meletus & apa yg harus dilakukan penduduk untuk menyelamatkan diri. Tokoh berikutnya Kyai Petruk yg dikenal sebagai salah satu prajurit Merapi.

    Begitu besarnya jasa-jasa yg telah diberikan oleh tokoh-tokoh penghuni Gunung Merapi, maka sebagai wujud kecintaan mereka & terima kasih terhadap Gunung Merapi masyarakat di sekitar Gunung Merapi memberikan suatu upeti yaitu dalam bentuk upacara-upacara ritual keagamaan. Sudah menjadi tradisi keagamaan orang Jawa yaitu dengan mengadakan selamatan or wilujengan, dengan melakukan upacara keagamaan & tindakan keramat.

    Upacara Selamatan Labuhan diadakan secara rutin setiap tahun pada tanggal kelahiran Sri Sultan Hamengku Buwono X yakni tanggal 30 Rajab. Upacara dipusatkan di dusun Kinahrejo desa Umbulharjo. Di sinilah tinggal sosok Almarhum Mbah Marijan sebagai juru kunci Gunung Merapi yg sering bertugas sebagai pemimpin upacara labuhan. Yang kini telah digantikan oleh Mas Asih sang anak sebagai pewaris juru kunci Merapi.

    Di Selo setiap tahun baru Jawa 1 Suro diadakan upacara Sedekah Gunung, dengan harapan masyarakat menjadi aman, tentram & sejahtera, dengan panen yg melimpah. Upacara ini disertai dengan menanam kepala kerbau di puncak Merapi or di Pasar Bubrah.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Misteri Pasar Bubrah Gunung Merapi diatas dikutip dari Internet secara gamblang.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page