Mitos dan Kisah Bulan Biru 'Blue Moon'

Discussion in 'Entigapedia' started by ON3, Aug 1, 2015.

Discuss Mitos dan Kisah Bulan Biru 'Blue Moon' in the Entigapedia area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    [​IMG]Dalam bahasa Inggris ada istilah ‘Once in a Blue Moon.’ Ini adalah ekspresi tentang sesuatu yg jarang, langka, bahkan absurd.

    Biasanya tiap tahun, Bumi mengalami 12 kali purnama. Setiap bulan. Tapi di beberapa kali kesempatan, Bumi mendapatkan purnama ekstra. Hal ini terjadi karena ketidaksinkronan antara rotasi Bulan & Bumi.

    Bulan berotasi 29 hari, sementara Bumi 30 hari–kecuali Februari. Itulah yg menyebabkan purnama hadir dua kali dalam sebulan. Dan menurut perhitungan, blue moon terjadi tiap 2,7 tahun sekali, seperti ditulis oleh SPACE.

    Ada sebuah artikel di majalah Sky & Telescope terbitan tahun 1943 yg menuliskan artikel tentang bulan ekstra dalam kalender Masehi. Ditulis oleh Lawrence J. Lafleur. Ia menemukan sebuah fotokopi almanak tahun 1937. Di almanak itu tertulis ‘blue moon’ & penjelasan tentangnya.

    Seperti yg dikutip dari liputan6.com, Di almanak tersebut tertulis, “Ini adalah sebuah kebetulan yg tidak menguntungkan, terutama buat para pendeta yg menyiapkan festival bulan purnama tiap bulannya, terpaksa melakukan dua kali karena terdapat dua bulan purnama dalam satu bulan. Juga, angka 13 adalah angka pembawa sial,” seperti dikutip dari SPACE.

    “Ada tujuh bulan biru di kalendar Lunar tiap 19 tahun,” lanjut almanak itu, “Di masa lalu, para pembuat almanak menemukan banyak kesulitan mengkalkulasi kapan terjadi Blue Moon & ketidakpastian ini menciptakan ekspresi ‘once in a blue moon.'”

    Biru pada Blue Moon tidak merujuk pada warna, dalam Bahasa Inggris kuno ‘biru’ sebelum kata benda berarti ‘pengkhianat.’

    Disebut ‘pengkhianat’ karena bulan purnama seharusnya datang tiap satu bulannya, di mana Bulan terlihat besar & berwarna putih pucat. Maka, purnama kedua dianggap ‘pengkhianat’.

    Bulan Biru tahun 2015 terjadi di malam 30 & subuh 31 Juli. Purnama ekstra juga akan terjadi pada tanggal 29 Agustus, 28 September, 27 Oktober, 25 November & 25 Desember. Tahun 2015, Bulan Biru akan jatuh pada tanggal 23 Januari.



    Tidak Biru[​IMG]Dinamakan bulan biru tidak ada hubungannya dengan warna. Bisa saja Bulan terlihat biru — entah saat purnama / pun saat sabit, apabila terjadi kebakaran hutan / letusan gunung berapi mengotori bagian atas atmosfer. Seperti kejadian Gunung Krakatau yg meletus pada 1883.

    Ledakan Krakatau diibaratkan seperti meledakan nuklir dengan kekuatan 100-megaton & menyemburkan debu vulkanik yg hampir menutupi permukaan bumi. Seperti dikutip dari NASA, hampir tiap malam orang melihat Bulan berwarna biru.

    Bahkan Edward Munch pun terinspirasi dengan fenomena pemandangan langit yg paling spektakular selama 150 tahun terakhir yg diciptakan oleh partikel debu vulkanik Gunung Krakatau itu. Ia pun menciptakan lukisan berjudul ‘The Scream’, seperti dikutip dari NYTimes.

    Menurut NASA, debu vulkanik Krakatau bertebaran luar biasa banyaknya di angkasa. Dan kala itu, pandangan mata pun menangkap [bulan yg berwarna biru](/675780 “”), bahkan sesekali hijau. Tidak hanya Bulan, Matahari pun terlihat berwarna ungu.

    Orang juga melihat bulan biru saat ledakan gunung El Chinchon tahun 1983 di Meksiko. Dan fenomena terakhir terjadi saat letusan Gunung St. Helen & Gunung Patubo masing-masing di tahun 1980 & 1991.

    Tidak hanya debu vulkanik saja yg ‘menipu mata’ melihat rembulan seakan berwarna biru. Kebakaran hutan menciptakan ilustrasi yg sama. Salah satunya adalah kebakaran besar yg terjadi di Alberta, Kanada tahun 1953. Bencana alam itu mewarnai ungu Lavender pada Matahari & biru Bluebell pada Bulan sepanjang Amerika Utara hingga Inggris.

    Carrol Rudy dalam emailnya kepada Space Weather, menulis pengalamannya melihat Bulan yg berwarna biru.

    “Bulan berwarna biru terjadi Minggu 24 September 1950. Aku adalah bocah 13 tahun yg tinggal di daerah terpencil di Northwestern Pennsylvania dekat kota Corry, AS. Saat itu cuaca mendung sekali. Pada siang hari, tiba-tiba matahari menghilang & gelap seperti halnya tengah malam. Ayah & ibu segera menyalakan lampu & lentera. Aku keluar untuk mengecek ternak-ternak & menemukan mereka kembali ke kandang. Sapi & ayam-ayam tidur. Aku juga tidak mendengar kicau burung sedikitpun. Kami tidak punya TV saat itu tapi kami mendengar bahwa ada kebakaran hutan di Kanada yg menutup sinar matahari.”

    “Orang-orang takut kalau ini adalah akhir dunia. Sebagian berpikir, Rusia melakukan balas dendam, padahal perang dingin telah berakhir. Dan saat malam hari, aku melihat bulan berwarna biru.”

    Tom Whiting dari Erie Pennsylvania, AS juga punya pengalaman yg sama. “Saat itu aku berusia 5 tahun, tahun 1946 sedang bermain bersama teman-temanku. Tiba-tiba langit gelap & anak-anak lainnya berteriak takut. Tapi yg kuingat adalah The Real Blue Moon!

    Lain lagi dengan Samuel Sievers, dari Indiana, AS. Ia menyaksikan bahwa bulan berwarna biru pada tahun 1954. Ia & ayahnya sedang dalam menyusuri jalan panjang & berbatu-batu dari selatan Indiana ke Chicago.

    “Aku melihat bulan benar-benar berwarna biru sementara udara begitu pengap. Aku bertanya mengapa bulan yg biasanya pucat tiba-tiba berwarna biru? Apakah itu mata setan? Ayahku menjawab dengan bijaksana bulan terlihat biru mungkin karena debu / asap.”

    Robin Scagell dari Australia punya pengalaman melihat bulan berwarna biru saat meletusnya El Chinchon tahun 1983.

    [​IMG]Penampakan langit di Australia saat letusan gunung 1983 (Spaceweather)

    “Aku menyaksikan sesuatu yg sangat langka pada bulan. Ia berwarna biru, terang & indah. Aku sempat ambil foto dengan kamera seadanya, tapi warna biru tidak dapat tertangkap dengan baik. Namun, langit saat itu berwarna keunguan. Mungkin itu penyebabnya warna ungu langit mendominasi bulan biruku.



    Mitos Blue Moon?Hampir tidak ditemukan cerita-cerita tentang Blue Moon. Meskipun begitu, para penggila mitos bulan / disebut ‘lunatic’ mengatakan bulan purnama selalu menimbulkan hal-hal aneh di Bumi.

    “Blue Moon tidak punya mitos tersendiri, tapi ia berbagi dengan mitos bulan purnama seperti meningkatnya kriminalitas & cerita aneh lainnya” kata Kim Long penulis buku ‘The Moon Book’ seperti dikutip dari Baltimore Sun.

    “Mereka berpikir orang melakukan hal-hal di luar kontrol saat purnama. Mungkin sebagian benar, tapi sebagian lagi terlalu berlebihan,” lanjut Kim.

    Namun, para ilmuwan menemukan ada keterkaitan bulan purnama dengan tingkah laku sehari-sehari manusia.

    “Biasanya kita menghindari bulan purnama karena terlalu terang,” kata Todd Ullery dari Davis Planetarium di Maryland Science Center. “Purnama juga kadang menciptakan ilusi tidak ada bayangan sama sekali.”

    Astronom Guy Ottewell dari Greenville mengatakan bahwa blue moon hanyalah sebuah kiasan saja.

    “Blue moon tidak lebih dari kiasan saja. Selain putih, Bulan tampak berwarna kekuning-kuningan / kemerah-merahan. Itu saja,” tutupnya.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Mitos dan Kisah Bulan Biru 'Blue Moon' diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber

    Forum N3 Nyit-nyit.net membahas Video games, indie games, standalone games, plugins, free games, game extensions, expansion packs, game episode, game cheat, cara curang, cheat engine, game mods, modifications, mods, development, total conversions, modification, enhancement, games, plugins, addons, extensions, episode, expansion packs. We talks about latest Game Cheats, Cracks, Keygens and Hacks. Hacks & Cheats and trainers for many other multiplayer games. Free download games, hacks, cheats tools, projects, graphics. We create Hacks for Games,Cheats Tools,Trainer Tools. Hack,Cheats,Hack iOS Games,Hack Android Games,Cheats facebook games, Online games hack. Mitos dan Kisah Bulan Biru 'Blue Moon'.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page