Liga Spanyol MSN vs. MHE, Trio Mana Yang Lebih Baik?

Discussion in 'Bola' started by Bola, May 12, 2015.

Discuss MSN vs. MHE, Trio Mana Yang Lebih Baik? in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    46,317
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Barcelona melakukan persiapan dengan bagus saat menyambut kembali Pep Guardiola ke Camp Nou di leg pertama semi-final Liga Champions, Kamis (7/5) dinihari WIB, lalu. Tidak diragukan lagi, mereka menampilkan permainan sepakbola terbaik sejak sang pelatih pergi pada 2012.
    Azulgrana masih berpeluang besar meraih treble winners di musim ini. Mereka selangkah lagi bakal menjuarai Primera Liga Spanyol usai menang 2-0 atas Real Sociedad. Klub besutan Luis Enrique itu unggul empat poin atas rival terdekat, Real Madrid, yang hanya bermain imbang 2-2 dengan Valencia. Mereka akan tampil di final Copa del Rey, menghadapi Athletic Bilbao pada akhir Mei ini. Mereka juga difavoritkan melaju ke babak final Liga Champions usai menang 3-0 atas Bayern Munich pada pekan lalu.

    Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar kini sudah mencapai total 112 gol di berbagai ajang kompetisi musim 2014/15 ini, capaian yang lebih baik ketimbang yang dilakukan trio Messi, Thierry Henry, dan Samuel Eto'o pada 2009 lalu, ketika terakhir kali mereka memenangi La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions dalam waktu satu musim.

    Jadi, pertanyaan menariknya: barisan penyerang manakah yang terbaik, MSN atau MHE? Berikut analisis dua wartawan Goal...

    'Mereka membuat benchmark - dan akan dipuji selama beberapa dekade'​
    [​IMG]
    Oleh Paul Macdonald

    Kerap hidup dalam sepakbola sekarang ini. Mudah bagi kita untuk yakin bahwa apa yang terjadi sekarang ini adalah yang terbaik, bahkan lebih baik dari apa yang terjadi di masa lalu. Saat ini, Luis Suarez, neymar, dan Lionel Messi memang sangat memikat. Tapi, apakah kita sudah lupa tim Barcelona pada musim 2008/09?

    Catatan gol Suarez dan Neymar bersama Messi memang mengagumkan. Tapi, belum ada pemain yang mendekati capaian apakah Thierry Henry atau Samuel Eto'o di puncak karir mereka. Kesuksesan mereka datang di saat, secara realistis, hanya ada dua tim (Real Madrid dan Bayern Munich) yang bisa bersaing dengan Barcelona. Pada 2008, tim-tim sempat berpikir kalau mereka bisa menyamai performa terbaik klub ebsutan Pep Guardiola (terutama di La Liga) dan mereka pada kenyataannya sulit mengatasi sang rival. Sekarang, pelatih-pelatih lawan mengkambinghitamkan jadwal kompetisi yang dapat dan menyebut capaian MSN masih sedikit.

    Ketika Guardiola mulai menangani tim, ia mewarisi transisi total dan harus menanamkan filosofi serba menjadikan Barca sebagai lawan yang kembali tangguh. Henry juga baru saja menjalani musim pertamanya di Camp Nou dengan kurang baik, sementara itu Eto'o juga memiliki masalah sendiri. Ini adalah ujian atas profesionalisme dan kemampuan trio penyerang, tapi mereka memulai sesuatu yang baru, yang nantinya akan dikenang secara legendaris.

    Henry kemudian menjadi pemain yang berbeda, bukan sebagai striker yang bebas mencetak gol seperti di Arsenal, tapi ia adalah penyerang yang sepenuhnya taktis-disiplin. Sementara itu, Eto'o telah membuktikan dirinya sebagai pemain tim yang sangat tidak mementingkan diri sendiri, tapi juga sekaligus sebagai penyelesai akhir yang mematikan. Untuk Messi, kita menyaksikan tahap-tahap embrio dari seorang yang sangat jenius seperti kita lihat sekarang.

    Trio penyerang itu harus beradaptasi untuk bekerjasama dan bangkit dari posisi inferioritas. Menjadi inferior adalah sesuatu yang tidak perlu dikhawatirkan oleh MSN. Dalam banyak kesempatan, kecerdasan mereka membantu menciptakan Barca seperti ini, Barca yang diasumsikan oleh banyak orang selalu eksis.

    Capaian 100 gol MHE membangun pondasi treble yang masih akan selalu dikenang selama 50 tahun. Secara individu, mereka adalah tiga pemain terbaik di era modern. Mereka tidak bisa dihentikan.

    'Tiga striker kontroversial sekarang menjadi yang terbaik di dunia'​
    [​IMG]
    Oleh Joe Wright

    Selama masa turbulensi 18 bulan Barcelona, tidak ada yang mendominasi headline sebanyak Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar.

    Suarez, pemain Liverpool musim lalu yang jenius tapi bandel, bergabung ke Barcelona dengan mega transfer. Ia sempat tidak boleh bermain hingga Oktober akibat gigitannya terhadap Giorgio Chiellini di Piala Dunia 2014. Sementara itu, Neymar harus berjuang untuk bisa tampil konsisten di musim lalu, tetapi isu transfernya memaksa presiden mengundurkan diri dan klub masih terperangkap dengan urusan hukum. Sedangkan Messi, jebolan La Masia yang meraih capaian terbesar, sempat diisukan akan hengkang dari Camp Nou setelah dikabarkan berselisih dengan Luis Enrique. Ini semua terjadi setelah perjalanan satu tahun tanpa gelar.

    Kini, yang terjadi sebaliknya. Barcelona di ambang meraih treble lagi. Trio penyerang mereka yang menakutkan menjadi inspirasi tersendiri.

    Mereka mampu mencetak 112 gol di berbagai ajang kompetisi. Trio BBC milik Real Madrid, yang menginspirasi Los Blancos meraih La Decima dan Copa del Rey musim lalu, kini tidak bisa mencapai gol yang mendekati angka tersebut.

    Trio Barca harus beradaptasi dengan gaya mereka sendiri di musim ini, dan mereka mampu membuat statistik yang luar biasa. Suarez, yang sekarang jadi titik fokus di lini depan, tidak bisa bermain melebar seperti yang ia dominan lakukan selama di Liverpool. Neymar harus lebih baik dalam penyelesaian akhir dengan pola dengan mempelajari nilai tekanan tinggi. Messi dipasang di sisi kanan dalam eksperimen Gerardo Martino--peran yang sempat dicemooh oleh fans dan sang pemain sendiri. Tapi, itu tidak terjadi musim ini.

    Kesalingpemahaman yang berlangsung di antara trio ini luar biasa. Bahkan, tampak lebih baik dengan masing-masing pertandingan yang sudah dilalui. Bayern Munich menghentikan Suarez, tapi di sisi kiri ada Messi; Real Sociedad besutan David Moyes menahan pemain asal Argentina itu, tapi Neymar mampu menggantikan dengan bagus. Inilah bentuk dominasi Barcelona saat ini--dan kepercayaan diri para strikernya--sehingga gol-gol yang tercipta berada di level yang tidak terlihat sejak era Guardiola. Selama 13 menit, mereka mampu mengobrak-abrik pertahanan Bayern Munich setelah permainan yang sulit dan cukup menegangkan. Ini terjadi bekat gaya permainan dan keyakinan mereka.

    Mereka mampu melampaui catatan gol yang dilakukan Messi-Eto'o-Henry pada 2009 dan jumlah itu masih bisa bertambah hingga akhir musim. Mereka melakukan ini dengan cara yang sangat berbeda. Xavi kini direduksi ke peran pendukung, Andres Iniesta tidak dalam performa terbaiknya, serta tidak ada lagi nama Victor Valdes atau Carles Puyol. Tim keseluruhan kini tampak di trio depan mereka.

    Messi, Suarez, dan Neymar tampak, saat ini, tidak bisa dihentikan. Dengan usia 27, 28, dan 23, sejumlah rekor--untuk tidak menyebut gelar--akan bisa mereka raih dalam beberapa tahun ke depan. Camp Nou kini jarang merasakan kesulitan yang berarti.

    Menurut Anda, trio mana yang lebih baik? MSN atau MHE? Tulis pendapat Anda dengan menulis komentar di bawah ini!

    liga spanyol table, klasemen, seri b, malam ini, terkini, divisi 2, MSN vs. MHE, Trio Mana Yang Lebih Baik?
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page