Liga Indonesia Panpel Sunrise Of Java Cup Pusing Bayar 'Fee' Peserta

Discussion in 'Bola' started by Bola, Aug 4, 2015.

Discuss Panpel Sunrise Of Java Cup Pusing Bayar 'Fee' Peserta in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    46,952
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Panitia pelaksana (panpel) turnamen Sunrise of Java Cup (SoJC) 2015 mengalami kesulitan untuk membayar fee kepada tiga klub peserta akibat minimnya jumlah penonton yang hadir di Stadion Diponegoro.

    Bahkan permasalahan finansial ini sudah muncul di laga terakhir kemarin, sehingga sempat tertunda 30 menit dari jadwal semula. Penyebabnya, wasit yang memimpin pertandingan belum dibayar sepenuhnya. Mereka sempat bertahan di mes sebelum akhirnya mendapat informasi, dan kesepakatan khusus perihal pembayaran ini.

    "Kami memang tidak akan berangkat sebenarnya, tetapi kemudian ada kesepakatan,” kata Iwan Sukoco, salah satu wasit.

    Panpel hanya mengandalkan tiket penonton sebagai pemasukan utama. Ditambah pemasukan dari sponsor yang tidak besar, panpel harus menanggung beban biaya penyelenggaraan, wasit, fee tim undangan, akomodasi, hingga pelayanan lainnya.

    Ketua panpel Heriyanto Aliong mengungkapkan, minimnya jumlah penonton yang hadir di Stadion Diponegoro di luar dugaan. Menurut Aliong, di beberapa event pertandingan yang sempat digelar di Banyuwangi sebelumnya, banyak penonton yang hadir.

    "Untuk pertandingan, kami mengeluarkan kurang lebih Rp200-an juta mas, yang meliputi biaya keamanan dan sewa stadion. Ada beberapa item yang dibayar di muka,” ungkap Aliong, yang terpaksa menggadaikan mobilnya.

    "Kita sebenarnya berharap tim menurunkan komposisi terbaik, tetapi ternyata beberapa bintang tim yang diharapkan datang hanya bermain sehari, seperti Evan Dimas. Ada pula yang kehilangan banyak pemain seperti Arema. Bahkan, Persewangi hanya bisa mendatangkan Ferdinand Sinaga saja.”

    Kesulitan finansial itu berimbas kepada fee yang diterima klub peserta. Panpel disebut-sebut harus mengeluarkan dana hingga Rp700 juta untuk fee seluruh peserta. Hingga saat ini, baru Arema yang sudah menerima pembayaran, sedangkan tiga tim lainnya belum.

    "Belum dibayar mas,” kata pelatih Indonesia All Stars Aji Santoso.

    Sementara itu, manajemen Arema menampik mendapat keistimewaan dari panpel. Menurut general manager Arema Ruddy Widodo, mereka terlebih dahulu memastikan permasalahan fee kepada panpel sebelum bertanding.

    "Jangan salah sangka Arema ada keistimewaan. Berdasarkan pengalaman ikut turnamen di kompetisi lain, Arema memutuskan ikut bertanding jika match fee pertandingan dibayarkan sebelum laga. Kami tidak akan bermain jika tidak dibayar, karena kami memang sudah berpengalaman menghadapi panpel turnamen,” jelas Ruddy.

    "Hitungan fee di sini kecil, tetapi kami tetap minta sebelum laga. Contoh sebelum pertandingan terakhir, kita tidak berangkat dari hotel, eh sorenya ada dana masuk, meski separuh.”

    "Saya kira permasalahan ini bisa terjadi, karena mereka kurang berpengalaman. Sulit sekali menggelar enam pertandingan dengan harapan penuh terus, karena tidak tiap hari tuan rumah bermain. Kita meminta dana sebelum laga, karena salah satu alasannya adalah banyak sekali Aremania yang datang ke sini. Ke depannya, mungkin panpel harus gandeng televisi.” (gk-48)

    [​IMG]
    //

    liga indonesia isl, live score, wikipedia, pes 2013, divisi 1, 2014, super, Panpel Sunrise Of Java Cup Pusing Bayar 'Fee' Peserta
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page