Pembobol 7,6 Juta Data Perusahaan Jepang Ditangkap

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Jul 21, 2014.

Discuss Pembobol 7,6 Juta Data Perusahaan Jepang Ditangkap in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,101
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya.

    Pihak kepolisian Tokyo pada Kamis (17/07) lalu mengumumkan bahwa pihaknya telah menangkap seorang tersangka pencuri data pribadi 7,6 juta pengguna layanan jasa pendidikan Benesse Holdings.

    Seperti dikabarkan oleh media lokal Jepang, Asahi Shimbun, pelaku yang bernama Masaomi Matsuzaki menghadapi tuduhan kejahatan penduplikasian data rahasia dan melanggar Undang-Undang Perlindungan Kompetisi Tidak Adil. Kejahatan yang dilakukan oleh Matsuzaki merupakan kejahatan pembobolan data terbesar di Jepang. Kejahatan ini juga dapat berpotensi pembobolan 20,7 juta data pengguna lainnya.

    Matsuzaki yang selama ini bekerja untuk salah satu cabang pada perusahaan Synform Co, yang merupakan anak perusahaan Benesse Holdings Group. Pihak kepolisian Tokyo mencurigai Matsuzaki mengakses database Benesse Holdings menggunakan ID pribadinya untuk mengunduh dan menyalin data pribadi ke penyimpan digital.

    Berdasarkan hasil investigasi kepolisian Tokyo, Matsuzaki mengatakan bahwa dirinya menyalin data pengguna dan menjual data tersebut kepada seorang pembeli dengan harga jutaan yen. Data yang dicuri berisi mengenai produk pendidikan yang diikuti pengguna termasuk nama, tanggal lahir, alamat rumah, dan nomor telepon. Data keuangan juga bocor, walaupun belum ada konfirmasi dari pihak yang berwajib mengenai hal ini.

    Pembobolan data ini membuat Deputy Chairman, Tamotsu Fukushima , yang saat kejadian tersebut terjadi menjabat sebagai CEO, dan salah satu direktur, Eiji Aketa, yang merupakan Presiden perusahaan tersebut, mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri keduanya akan dilakukan setelah proses investigasi selesai.

    Pada pernyataan resmi yang dirilis oleh perusahaan tersebut pada 9 Juli lalu, perusahaan tersebut mengatakan bahwa semua bagian yang dicuri akan diberitahukan sebagai hasil dari proses investigasi pihak intern perusahaan dan kepolisian.

    Kejahatan yang dilakukan Matsuzaki sendiri dipicu oleh hutang yang melilit Matsuzaki. Hutang ribuan Yen yang membebani Matsuzaki berasal dari perjudian dan biaya hidup.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Nokia Mulai Menjual Flagship Lumia 930 dan dual-SIM Lumia 630 diatas dikutip dari Internet secara gamblang.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page