Peneliti Dapat Meretas Pesawat Melalui WiFi

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Aug 5, 2014.

Discuss Peneliti Dapat Meretas Pesawat Melalui WiFi in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya.

    Peneliti sekuriti, Ruben Santamarta, mengatakan bahwa dirinya telah menemukan metode yang dapat memberikan akses kepada hacker untuk mengakses peralatan komunikasi satelit penumpang pesawat jet melalui WiFi dan dalam sistem hiburan yang terdapat di dalam pesawat.

    Ahli sekuriti yang bekerja dalam perusahaan keamanan siber IOActive ini dijadwalkan akan mendemonstrasikan penemuannya pada minggu ini di Konferensi Black Hat yang diadakan di Las Vegas. Black Hat adalah konferensi tahunan mengenai keamanan siber yang diikuti ribuan hacker dan ahli sekuriti.

    Pada Selasa (04/08), Santamarta mempresentasikan bahwa terdapat celah keamanan pada sistem satelit komunikasi pada pesawat. Santamarta mengatakan bahwa tujuannya membeberkan hal ini adalah untuk turut membantu industry pesawat memperkuat keamanannya. Perangkat ini sangat terbuka lebar. Tujuan dari pembahasan ini adalah untuk membantu merubah situasi tersebut, ujar Santamarta saat diwawancarai Reuters.

    Peneliti ini mengatakan bahwa dia menemukan celah keamanan pada pesawat adalah dengan menggunakan program yang dinamakan firmware. Firmware ini biasa digunakan untuk mengoperasikan peralatan komunikasi. Hacker dapat menggunakan sinyal WiFi yang terdapat pada pesawat atau sistem hiburan pesawat untuk masuk ke sistem pengoperasian pesawat. Hacker dapat merusak atau merubah komunikasi satelit yang dapat menggangu sistem navigasi dan keamanan pesawat.

    Pada kesempatan tersebut, Santamarta mengungkapkan bahwa uji coba peretasannya dilakukan di tempat yang terkontrol. Salah satu tempat uji coba Santamarta adalah di laboratorium IOActive di Madrid, Spanyol. Santamarta mengatakan bahwa tujuannya mempublikasikan penemuannya ini adalah untuk menekan perusahaan pembuat pesawat agar secepatnya memperbaiki celah keamanan ini.

    Menanggapi hal ini perusahaan Cobham, Harris, Hughes, dan Iridium yang menangani sistem komunikasi pada pesawat yang diretas oleh Santamarta, sedikit meremehkan risiko yang dibeberkan oleh Santamarta. Salah satu contohnya oleh Cobham, perusahaan ini mengatakan bahwa tidak mungkin bagi hacker untuk menggunakan sinyal WiFi untuk mengganggu sistem yang mengandalkan komunikasi satelit untuk navigasi dan keselamatan. Melalui juru bicaranya Greg Caires, perusahaan ini berkilah bahwa para hacker harus memiliki akses fisik ke peralatan Cobham untuk dapat meretas sistem.

    Dalam pasar penerbangan dan maritime yang kami tangani, ada persyaratam yang ketat yang membatasi akses hanya pada petugas yang berwenang saja, kilah Caires.

    Perusahaan sistem komunikasi yang lain menolak untuk memberikan pernyataan terkait dengan temuan Santamarta ini.

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena konten Nokia Mulai Menjual Flagship Lumia 930 dan dual-SIM Lumia 630 diatas dikutip dari Internet secara gamblang.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page