Presiden Obama Pertimbangkan Sanksi Peretasan OPM

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Jun 16, 2015.

Discuss Presiden Obama Pertimbangkan Sanksi Peretasan OPM in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,687
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Presiden Obama Pertimbangkan Sanksi Peretasan OPM

    Presiden Obama langsung bertindak tegas terhadap pelaku peretasan Office of Personal Management (OPM). Salah satu pertimbangan yg akan Presiden Obama berikan adalah memberikan sanksi bagi siapapun yg terbukti bertanggung jawab dalam insiden tersebut. Dugaan sementara yg masih muncul ke permukaan adalah pelaku peretasan itu adalah hacker yg disponsori oleh negara Tiongkok. Walaupun belum ada bukti yg jelas, pemerintah AS yakin betul bahwa Tiongkok berada di balik serangan itu.

    Menurut pengakuan pemerintah AS, hacker yg berasal dari Tiongkok berhasil menyusup ke dalam sistem server OPM. Hasilnya adalah sekitar 4 juta data pegawai federal AS berhasil dicuri oleh hacker tersebut. Fakta mengejutkan lainnya datang dari tim investigasi forensik digital, intelijen & pakar militer yg mengatakan bahwa hacker berhasil menyusup untuk kedua kalinya ke dalam sistem OPM. Menurut mereka, hacker telah memiliki akses security clearances yg berpotensi membuka informasi sensitif lainnya.

    Gedung Putih mendapatkan tekanan yg cukup berat dalam insiden ini. Presiden Obama diminta untuk segera mengambil tindakan untuk mengatasi pihak yg bertanggung jawab tersebut. Salah satu tindakan yg akan dipertimbangkan oleh Presiden Obama adalah memberikan sanksi ekonomi yg mungkin dapat memberikan tindakan setimpal terhadap pelaku kejahatan siber ini.

    Sekjen Pers Gedung Putih Josh Earnest mengatakan bahwa pemberian sanksi ekonomi mungkin akan diberikan pada negara yg mensponsori peretasan tersebut. “Saat ini, baru opsi tersebut yg tersedia,” tegas Earnest.

    Walaupun demikian, niatan Presiden Obama itu mendapat banyak kritikan. Di antaranya adalah Ben FitzGerald, Direktur Technology and National Security Program. Fitzgerald mengatakan, “Belum ada bukti pasti yg menegaskan bahwa Tiongkok berada di balik insiden itu. Jika sanksi ekonomi diberikan, maka tindakan itu justru malah menambah masalah.”

    Opininya tersebut disampaikan karena perekonomian Tiongkok jauh lebih mapan ketimbang AS yg sempat terseok-seok pasca krisis hipotek. Fitzgerald mengatakan juga, “Militer AS telah menandatangani pakta kerja sama pertahanan dengan militer Tiongkok. Hubungan militer di antara kedua negara bersifat laten, sehingga suatu saat dapat pecah.” Menurutnya, pemberian sanksi justru akan mengganggu hubungan militer kedua negara yg sangat rentan.

    “Menjatuhkan sanksi pada Korea Utara mungkin dapat dipahami,” kata Fitzgerald. “Namun, pemberian sanksi pada Tiongkok sangatlah kompleks. Tindakan itu justru akan meningkatkan eskalasi konflik ke arah yg jauh lebih buruk,” sambungnya. Hingga saat ini, pemerintah Tiongkok masih menygkal semua tuduhan AS walaupun pemerintahan Xi Jinping masih membuka pintu negosiasi. Sebaliknya, pemerintah AS-lah yg perlu berbenah mengingat NSA adalah biang kerok dari spionase siber yg pernah ada di dunia.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenPresiden Obama Pertimbangkan Sanksi Peretasan OPM diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page