Liga Indonesia PROFIL Pemain Muda Terbaik Indonesia Super League 2014: Hendra Adi Bayauw

Discussion in 'Bola' started by Bola, Dec 12, 2014.

Discuss PROFIL Pemain Muda Terbaik Indonesia Super League 2014: Hendra Adi Bayauw in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    46,231
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    "Alhamdulillah, terima kasih untuk penghargaan ini," kalimat penuh raya syukur itu yang pertama meluncur dari mulut Hendra Adi Bayauw, ketika diberi tahu dan diberi ucapan selamat atas terpilihnya winger Semen Padang FC itu sebagai pemain muda terbaik ISL 2014 versi Goal Indonesia.

    Bayauw, anak muda kelahiran Tulehu Ambon 23 Maret 1993 itu, adalah salah satu pemain kunci Semen Padang FC. Dalam usia semuda itu, dia sudah menjadi sosok tak tergantikan di tim Kabau Sirah.

    Postur mungilnya tak menghalanginya berkreasi sebagai winger kanan. Bak penari dipinggir garis, Bayauw bertugas mengiris sisi kiri pertahanan lawan, tanpa rasa takut walau harus berhadapan dengan bek-bek lawan bertubuh besar.

    Dengan talenta dan kemampuan seperti itu, serta mendapatkan suasana yang nyaman dalam tim, Bayauw mengaku performa apiknya pada musim pertama-nya bermain di ISL 2014 tak terlepas dari suasana tim yang sangat mendukung.

    "Suasana tim sangat bagus, rasa kekeluargaan tinggi, dan saya punya teman-teman bermain yang bagus. Kami semua punya motivasi dan semangat yang sama untuk memberikan yang terbaik pada tim," ucap Bayauw, kepada Goal Indonesia.

    Selama musim kompetisi 2014, Bayauw tampil 22 kali, 20 kali diantaranya sebagai starter. Menit bermainnya pun salah satu yang tertinggi di Semen Padang, 1779 menit. Dihiasi empat gol yang disumbangkannya, itu catatan yang bagus untuk seorang penggawa muda dan menunjukan peran vitalnya dalam tim.

    Walaupun tenaganya harus berbagi dengan tim Semen Padang U-21, tapi tak mengurangi semangatnya untuk tetap memberikan penampilan terbaik di setiap pertandingan. Justru dia mendapat momen-momen terbaik di dua tim itu.

    "Di tim senior saya bisa bantu tim masuk delapan besar, di tim U-21 kami juara. Tentu saja sama-sama membanggakan, tapi kalau diurutkan tentunya lebih membanggakan masuk delapan besar di tim senior, karena kompetisi lebih berat, dan persaingan dengan tim dan pemain-pemain terbaik," ujar putra pasangan Aswandi Bayauw dan Halimah ini.

    Sementara di tim U-21, kendati Bayauw hanya tampil untuk beberapa pertandingan krusial, seperti beberapa di babak penyisihan grup, semifinal, dan final, tapi kontribusinya benar-benar nyata bagi tim.

    Bahkan ibarat Lionel Messi di Barcelona, jika bermain di tim U-21, Bayauw seperti dibebaskan pelatih untuk berkreasi sendiri di lapangan, dengan kemampuan dan skill individunya yang memang menonjol. Salah satu laga paling berkesan baginya adalah mencetak dua gol yang mengantarkan Semen Padang U-21 menang 2-1 atas Mitra Kukar U-21 di semifinal.

    Untuk musim 2015, Bayauw bertekad membawa Semen Padang meraih prestasi yang lebih baik. Walau dia meyakini kompetisi akan jauh lebih berat dan ketat dengan satu wilayah dan pertandingan lebih banyak, tapi dia optimistis Semen Padang akan mampu berbicara banyak.

    Ternyata di balik tekadnya itu, terselip satu tekad lain dari Bayauw, yaitu impian untuk bisa kembali ke timnas Indonesia. Pengagum Firman Utina, Cristian Gonzalez, dan Lionel Messi ini menyebut cita-cita terbesarnya sebagai pemain sepakbola adalah bermain untuk timnas Indonesia.

    Dengan usianya yang masih muda, ditambah tekad kuat dan kesiapan bekerja keras, Bayauw ingin merajut kembali mimpi membela tim "Merah Putih", seperti saat membela timnas U-17 (2008), timnas U-23, dan timnas senior (2012).

    "Saya ingin kembali ke timnas, utamanya timnas senior, karena saya ingin membuat bangga orang tua, keluarga, dan klub saya. Tentunya saya juga ingin membuat negara ini bangga pada saya. Saya benar-benar akan berjuang sekuat tenaga untuk kembali ke timnas," tekadnya.

    Bagi pelatih Semen Padang, Jafri Sastra, Bayauw tetaplah pemain yang mempunyai kedudukan dan status yang sama dengan pemain-pemain lain. Karena bagi Jafri tak ada istilah "anak emas" dalam timnya.

    Walau begitu, pelatih 49 tahun itu tetap menilai anak didiknya yang satu ini sebagai sosok pemain bermasa depan cerah. Bayauw disebutnya mempunyai semua syarat untuk jadi pemain masa depan. Muda, berbakat, dan punya mental yang bagus.

    "Dia punya skill bagus, sangat disiplin, dan dalam tim dia punya posisi khusus sebagai sayap kanan. Itu adalah posisi idealnya. Jika ingin mengeksplorasi kemampuan terbaiknya, tempatkanlah dia di sana," ucap Jafri, yang dalam keseharian di luar lapangan selalu dipanggil Bayauw dengan sebutan papa.

    Jafri berharap, terpilihnya Bayauw sebagai pemain muda terbaik ISL 2014 versi Goal Indonesia, bisa menjadi lecutan motivasi untuk lebih baik di musim mendatang. Sehingga bisa menggapai cita-citanya kembali ke timnas Indonesia.

    "Saat ini kami punya dua pemain muda terbaik, Bayauw untuk ISL dan Nerius Alom pemain terbaik ISL U-21. Mungkin saya pelatih paling bahagia saat ini, karena mempunyai pemain-pemain seperti mereka," tutup sang pelatih.(gk-33)

    VHENDRA ADI BAYAUW | Semen Padang, Winger, 21​
    [​IMG]

    STATISTIK ISL 2014
    Penampilan22
    Menit bermain1797
    Gol2
    Kartu kuning/merah4/1​

    [​IMG]

    liga indonesia isl, live score, wikipedia, pes 2013, divisi 1, 2014, super, PROFIL Pemain Muda Terbaik Indonesia Super League 2014: Hendra Adi Bayauw
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page