Ransomware Lahirkan Varian Terbaru

Discussion in 'Berita Online' started by ON3, Jul 8, 2015.

Discuss Ransomware Lahirkan Varian Terbaru in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. ON3 Mahasiswa Journalist

    Messages:
    17,100
    Likes Received:
    54
    Trophy Points:
    48
    Berita Internet (IT) N3, yang memberikan informasi terbaru kepada users N3 tentang IT pada khususnya dan lainnya pada umumnya. Ransomware Lahirkan Varian Terbaru

    Malware jenis ransomware terus melahirkan varian terbaru yg berpotensi menjadi risiko bagi keamanan data baik personal maupun perusahaan. Menurut penelitian Trend Micro, mereka berhasil mengamati kemunculan varian ransomware terbaru yg dinamakan TorrentLocker. Malware tersebut mengarahkan serangan ke hampir 4.000 institusi serta kalangan enterprise.

    Permasalahan ransomware bukanlah hal yg baru lagi. Faktanya banyak pengguna yg masih kebobolan & menjadi korban tanpa disadari oleh mereka. Banyak pengguna secara tidak sengaja mengunduh ransomware saat berselancar di situs-situs berbahaya. Sejatinya mereka tidak menyadari bahwa mereka telah terbajak. Kemungkinan lainnya adalah ransomware berhasil menerobos ke sistem pengguna dengan cara membonceng malware lainnya.

    Awalnya ransomware muncul di Rusia pada tahun 2005 hingga 2006 & sejak itu penjahat siber berhasil mengantongi uang tebusan dari para korban dengan jumlah yg sangat banyak. Pada fase awal kemunculan ransomware, malware tersebut beraksi dengan membajak file milik pengguna dengan mengompresi file tersebut menjadi format zip. Selanjutnya menimpa file asli dengan file yg terkompresi dengan muatan ransomware.

    Temuan lainnya yg diriset oleh Trend Micro adalah munculnya varian SMS ransomware di mana pengguna yg telah terinfeksi akan langsung diarahkan untuk menghubungi nomor premium yg dipakai dalam SMS ransomware tersebut tanpa mereka sadari. Beberapa varian ransomware pun telah berevolusi. Salah satunya yg cukup dikenal adalah crypto ransomware. Malware ini terbilang canggih karena memiliki taktik serangan yg cukup unik dibandingkan pendahulunya.

    Pada kuartal ketiga 2014, Trend Micro mencatat hingga lebih dari sepertiga varian ransomware yg berhasil menginfeksi pengguna berupa crypto-ransomware. Di masa yg akan datang, varian ini nampaknya akan mendominasi. Dari data yg berhasil dihimpun oleh Trend Micro, pada tahun 214 tercatat varian crypto-ransomware mengalami peningkatan dari 19 persen menjadi 30 persen. Terkait dengan TorrentLocker, Trend Micro mengemukakan bahwa varian terbaru tersebut cukup memberikan dampak serius pada pengguna komputer.

    Menurut Andreas Kagawa, Country Manager Trend Micro Indonesia, TorrentLocker tersebut masih berupa penamaan saja. “Sejauh yg kami ketahui, TorrentLocker masih berupa penamaan saja. Malware tersebut tidak menggunakan aplikasi torrent,” ungkap Andreas. Ia pun mengatakan bahwa di Indonesia sendiri serangan malware ini sudah cukup banyak. “Terlebih lagi, tidak semua individu yg ada di enterprise Indonesia aware dengan keamanan,” tandasnya.

    Andreas memberikan tips singkat untuk menghindari penyebaran ransomware. Salah satunya adalah rajin melakukan back up pada data yg ada, bookmark situs Internet yg paling disukai, verifikasi sumber email maupun tautan yg ada di dalamnya & selalu memperbaharui software keamanan pengguna. Trend Micro sendiri telah mengembangkan teknologi Office Scan & Deep Discovery untuk memitigasi risiko ransomware.

    Comments
    comments

    N3 tidak bisa memberikan klarifikasi berita diatas adalah benar 100% karena kontenRansomware Lahirkan Varian Terbaru diatas dikutip dari Internet secara gamblang.

    Sumber
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page