Liga Eropa Sejarah Hari Ini (16 Maret): Mengenang Kemenangan Terbesar Parma Di Eropa

Discussion in 'Bola' started by Bola, Mar 16, 2015.

Discuss Sejarah Hari Ini (16 Maret): Mengenang Kemenangan Terbesar Parma Di Eropa in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    46,271
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Atmosfer Parma belakangan ini lebih suram dari biasanya. Sebenarnya sudah agak lama, sekitar tujuh bulan tepatnya atmosfer suram itu menaungi kota tersebut. Stadion Ennio Tardini yang biasanya diwarnai oleh sorak sorai dan wajah cerah pemain pun kini hanya menunjukkan ekspresi murung di setiap sisinya.

    Konflik internal, masalah finansial, dan berbagai perkara lainnya secara beruntung merajam klub sepakbola Parma. Segenap masalah yang hadir di Ennio Tardini sontak merebut setiap senyum di stadion akbar tersebut. Beberapa pemain memilih untuk pergi dan masalah mencapai kulminasi ketika saham klub Serie A tersebut dijual dengan harga €1.

    Sedikit mengenaskan kalau mengingat bahwa I Gialloblu pernah jadi salah satu raksasa mengerikan di Italia, sekaligus klub yang pernah meraih sukses di kancah Eropa. Sekitar dua dekade lalu mereka memang menjadi ancaman serius di level Eropa dan sebagai buktinya, mereka mampu meraih kemenangan besar melawan Bordeaux, tepat 16 tahun lalu.

    Mungkin kalau pemuda zaman sekarang menyaksikan kondisi skuat Parma saat ini, mereka takkan percaya akan sejarah kesuksesan era 90-an. Wajar, nyaris tak ada yang tersisa.

    Namun coba tanyakan pada beberapa penduduk tua Parma. Beberapa dari mereka mungkin masih ingat bagaimana penjaga gawang legendaris Italia, Gianluigi Buffon, masih mengenakan seragam kuning-biru. Ia jadi tembok pertahanan terakhir Gialloblu di era tersebut dan bek sekelas Lilian Thuram-Fabio Cannavaro menemani sang kiper di depan kotak penalti.

    Gelandang top semacam Dino Baggio dan Juan Sebastian Veron juga mengenakan seragam kuning-biru saat itu. Keduanya menjadi pelayan Hernan Crespo, penyerang Argentina yang sudah mencatatkan 72 gol untuk Parm sepanjang karirnya.

    [​IMG]

    Veron & Crespo, dua bintang yang pernah membela skuat perkasa Parma.​

    Musim 1998/99 menjadi salah satu musim tersukses Parma. Mereka melangkah dengan tangguh di Coppa Italia, begitu juga dalam menjalani Piala UEFA (sekarang Liga Europa). Tepat pada tanggak 16 Maret 1999, Parma dihadang oleh Bordeaux di babak perempat final. Namun bagi Parma dengan amunisi berkelas saat itu, Bordeaux hanya menjadi bulan-bulanan.

    Di Ennio Tardini, Parma menjamu Bordeaux dengan defisit satu gol. I Gialloblu kalah 2-1 di leg pertama. Gol Sylvain Wiltord dan Cohan Macoud hanya mampu dibalas oleh satu gol Crespo. Namun apa yang terjadi di Parma tentu tak pernah terbayang di benak publik sepakbola. Laga enam gol tak berbalas dilakoni oleh Parma. Hernan Crespo (2 gol), Enrico Chiesa (2 gol), Roberto Sensini, dan Abel Balbo mencatatkan mereka di papan skor. Bordeaux pun tersingkir dengan agregat 7-2.

    Kemenangan tersebut jadi kemenangan terbesar Parma di kancah Eropa, tapi kisah mereka tak berhenti sampai di situ. Di penghujung musim, mereka mengawinkan Piala Uefa dengan Piala Italia. Piala Super Italia pun ikut melengkapi kabinet piala mereka di tahun yang sama. Era keemasan Parma sungguh-sungguh terjadi di periode 90-an. Takkan ada yang berani membantah pernyataan bahwa Parma merupakan salah satu klub yang sempat sukses di Eropa.

    Satu hal yang patut disayangkan adalah prestasi tersebut kini tinggal kenangan. Kenyataannya sekarang Parma ada di zona degradasi, bahkan di peringkat paling bontot Serie A. Mereka baru saja menerima pengurangan dua poin dan kini hanya memiliki 9 poin, terpaut 16 poin dari zona aman.

    Masalah manajemen diduga jadi percikan awal kejatuhan Parma. Setelah pindah tangan di musim 2003/04, Parma sempat terdegradasi dan kembali bangkit. Roda nasib mereka kini sedang berputar ke bawah dan seberapa hebatpun sebuah klub sepakbola pasti akan ada saat jatuhnya.

    Semoga saja periode memilukan ini segera berakhir di kubu Parma. Semoga saja mereka bisa kembali ke era emas mereka. Semoga saja hari ini menjadi peringatan bahwa mereka pernah menjuarai Piala UEFA, bahwa mereka pernah mencatatkan kemenangan 6-0 atas raksasa Prancis.

    liga eropa hari ini, u21, chelsea, final, liga eropa 2015, Sejarah Hari Ini (16 Maret): Mengenang Kemenangan Terbesar Parma Di Eropa
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page