Liga Italia Sejarah Hari Ini (21 September): Wasit Kontroversial Byron Moreno Kena Getahnya

Discussion in 'Bola' started by Bola, Sep 21, 2015.

Discuss Sejarah Hari Ini (21 September): Wasit Kontroversial Byron Moreno Kena Getahnya in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    42,662
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Nasib tim nasional Italia di Piala Dunia 2002 silam merupakan sebuah ironi. Bagaimana tidak, tim asuhan Giovanni Trapattoni datang dengan status sebagai salah satu dari tiga tim yang paling diunggulkan di turnamen.

    Mereka memiliki liga terbaik di dunia kala itu dalam wujud Serie A Italia dan skuatnya dijejali bintang papan atas sepakbola, yang bahkan namanya tak ada yang tak diketahui publik. Namun apa yang kemudian terjadi sungguh di luar prediksi.

    Italia melalui babak fase grup dengan susah payah. Padahal Paulo Maldini cs hanya harus bersaing dengan tiga kuda hitam, yakni Kroasia, Meksiko, dan tim debutan, Ekuador. Mereka kemudian tersisih begitu dini di babak perdelapan-final, oleh tim yang tak pernah diduga, yakni sang tuan rumah Korea Selatan!

    Bukan, bukan lantaran Italia tampil buruk di turnamen tersebut atau kurang beruntung. Tapi keputusan kontroversial wasit-lah yang membuat mereka menderita di Korea dan Jepang.

    Mulus di partai perdana dengan menundukkan Ekuador 2-0, keanehan mulai terjadi di laga kedua hadapi Kroasia. Gol bersih Christian Vieri dan Filippo Inzaghi ke jala Stipe Pletikosa dianulir. Italia pun akhirnya kalah 2-1.

    Italia bahkan nyaris tak lolos di laga hidup-mati kontra Meksiko, manakala kejadian serupa menimpa Vicenzo Montella dan Inzaghi kembali. Untungnya gol telat Alessandro Del Piero yang menyeimbangkan kedudukan 1-1, berhasil meloloskan Italia ke babak knock-out.

    [​IMG]
    Kartu merah kontroversial Moreno pada Totti, buat Italia tersingkir

    Namun justru di fase itulah segala kontroversi memuncak, dengan Byron Moreno sebagai aktor utamanya. Ia adalah wasit pemimpin partai 16 besar antara Italia dan Korea Selatan.

    Moreno memimpin laga yang berjalan selama 117 menit itu dengan cara yang sangat buruk. Ia memulainya dengan menghadiahi Korea penalti mengherankan di menit kelima, kendati tak ada kontrak serius yang terjadi sebagai penyebab. Untungnya penalti itu tak sampai berbuah gol, berkat aksi Gianluigi Buffon.

    Moreno kemudian melanjutkannya dengan membiarkan Korea bermain kasar secara membabi buta. Inisden tendangan ke kepala Maldini oleh Sang-Chul Yoo, sikutan telak Jin-Cheul Choi pada wajah Del Piero, dan tekel keras dari arah belakang yang dilakukan Nam-Il-Kim terhadap Gianluca Zambrotta, tak satu pun yang dinilai sebagai pelanggaran oleh sang pengadil laga.

    Pada babak perpanjangan waktu Morena konsisten menelurkan keputusan kontroversi. Ia menganulir gol on-side Damiano Tommasi dan yang paling melegenda adalah ketika dirinya menuduh Francesco Totti melakukan diving di kotak penalti, pada ment ke-103. Padahal tayangan ulang memperlihatkan jika Er Pupone memang dilanggar keras oleh Tae-Young Kim.

    Pangeran Roma itu kemudian mendapat kartu kuning kedua dan Italia yang bermain dengan sepuluh orang akhirnya kalah 2-1 oleh golden goal Ahn Jung-Hwan, di menit 117.

    Kabar awal yang beredar menyebut jika Moreno memang sengaja menyudutkan Italia, karena dendam timnas negaranya, Ekuador, dikalahkan La Nazionale pada turnamen tersebut hingga gagal lolos dari babak grup.

    [​IMG]
    Moreno ditangkap polisi akibat kasus narkoba

    Empat bulan setelah tragedi tersebut, Moreno kembali menyita publik dunia dengan mencatatkan rekor injury time terlama. Dalam duel liga lokal Ekuador antara Liga de Quito dan Barcelona Guayaquil, ia membuat pertandingan yang harusnya hanya memiliki injury time enam menit sesuai instruksi awalnya menjadi 13 menit!

    Lamanya waktu injury time membuat Barcelona Guayaquil yang kala itu unggul 3-2 hingga menit ke-96, jadi kalah 4-3. Liga de Quito sukses membalikkan kedudukan berkat dua gol mereka yang lahir di menit 98 dan 101. Federasi sepakbola Ekuador lantas menghukum Moreno tak boleh memimpin pertandingan sebanyak 20 kali.

    Jadi hujatan publik sepakbola dunia dan publik negara sendiri, membuat Moreno semakin terpuruk. Dirinya pun terjun ke dunia hitam, dengan berkecimpung dalam transaksi obat-obatan terlarang.

    Hal itu diketahui pada 21 September 2010 di bandara JFK New York, Amerika Serikat. Moreno yang baru saja mendarat, kedapatan membawa enam kilogram heroin yang terikat di badannya. Akibat ulahnya itu, ia kemudian dihukum selama dua setengah tahun penjara, yang diremisi menjadi dua tahun.

    "Saya pikir Moreno sudah membawa heroin itu pada 2002 silam, tidak di pakaiannya namun di dalam badannya. Soal itu saya cuma bercanda. Namun ketika dalam olahraga ada orang-orang yang terlibat dengan kasus obat-obatan terlarang, maka itu adalah sesuatu yang amat buruk," tutur Buffon, yang akhirnya kesampaian membawa Italia juara dunia pada edisi 2006.


    [​IMG]

    RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.​

    liga italia seri a b, liga italia era digital, liga italia tabla, liga italia terkini, liga italia tvri, liga italia klasemen, Sejarah Hari Ini (21 September): Wasit Kontroversial Byron Moreno Kena Getahnya
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page