Liga Italia Sejarah Hari Ini (30 Juni): Andrea Pirlo Menyeberangi Kota Milan

Discussion in 'Bola' started by Bola, Jun 30, 2015.

Discuss Sejarah Hari Ini (30 Juni): Andrea Pirlo Menyeberangi Kota Milan in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    46,327
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Di usianya yang baru menginjak 22 tahun, Andrea Pirlo muda setuju untuk menerima pinangan AC Milan dan resmi meninggalkan FC Internazionale pada 30 Juni 2001 silam. Ya, hari ini 14 tahun yang lalu, Pirlo memilih untuk menyeberangi kota Milan demi menukar jersey biru-hitam miliknya menjadi mirah-hitam.

    Mengawali karier sebagai penyerang lubang di Brescia, Pirlo yang mendapati debut di Serie A di usia 16 tahun secara perlahan menahbiskan diri sebagai salah satu pemain paling menjanjikan di Italia.

    Bakatnya itu kemudian dicium oleh pelatih Inter Mircea Lucescu, yang memutuskan untuk meminangnya di musim 1998/99. Di Inter, Pirlo mengalami kesulitan untuk menembus tim utama, yang pada akhirnya membuahkan keputusan untuk meminjamkannya ke Reggina di gelaran 1999/00.

    Setelah semusim membela Reggina dengan mengemas enam gol dari 28 penampilan, Pirlo kemudian dipinjamkan lagi, kali ini ia dikembalikan ke klub lamanya, Brescia, untuk separuh musim 2000/01.

    Di Brescia ia berkesempatan berduet bareng idolanya, Roberto Baggio, yang waktu itu dipercaya sebagai gelandang serang. Menimbang kebutuhan strategi, pelatih Carlo Mazzone lantas membuat keputusan penting dengan menggeser posisi Pirlo menjadi gelandang jangkar, sebuah peran yang ia emban hingga sekarang.

    Setelah menuntaskan masa peminjamannya di Brescia, kubu Inter memutuskan untuk menjualnya. Seolah tak ingin melewatkan salah satu bakat menetereng, Milan kemudian datang dengan tawaran mencapai 17 juta euro dan berhasil mendapatkannya sebagaimana Inter berhak memiliki Drazen Brncic sebagai bagian dari paket transfer.

    Di Milan yang dipimpin Carlo Ancelotti, Pirlo berubah menjadi pemain papan atas, di mana ia bertugas sebagai pengatur serangan dari lini tengah dengan ditemani banyak talenta dunia seperti Rivaldo, Rui Costa hingga Kaka.

    Yang bersangkutan menawarkan banyak paket lantaran ia juga memiliki kemampuan dalam melancarkan tendangan bebas, hingga membuatnya dijuluki Il Maestro.

    [​IMG]

    Pirlo piawai dalam melakukan free-kick.​

    Milan benar-benar beruntung memiliki Pirlo. Bersamanya, klub berjuluk Rossoneri itu sukses menyabet banyak gelar seperti dua trofi Serie A, satu trofi Coppa Italia, satu trofi Supercoppa Italiana, dua trofi Liga Champions, dua Piala Super UEFA dan satu trofi Piala Dunia Antarklub.

    Setelah sepuluh musim membela Milan, pihak klub memilih untuk tidak mempertahakannya, yang mana kemudian menjadi sebuah kekeliruan, dengan Pirlo yang membelot ke Juventus.

    "Ketika Andrea berkata pada saya bahwa dia bergabung dengan kami [Juventus], yang lantas terpikirkan oleh saya adalah: ‘Tuhan itu ada’. Seorang pemain dengan level dan kemampuan seperti dia, dengan tidak meremehkan bahwa dia datang secara cuma-cuma, saya pikir itu adalah pembelian terbaik abad ini!” Demikian Gianluigi Buffon, kiper Juventus, dalam pernyataannya pada 2011 silam menanggapi kedatangan Pirlo.

    Ya, Pirlo datang ke Juve secara cuma-cuma lantaran Milan mengira dia sudah habis. Keputusan itu layak disesali oleh kubu Rossoneri lantaran Pirlo menjelma sebagai tulang punggung Bianconeri dalam kesuksesan merengkuh empat trofi Serie A, satu Copa Italia dan dua Supercoppa Italiana bersama sang rival.

    Di musim lalu, Pirlo bahkan nyaris membawa klubnya meraih treble andai tidak kalah dari Barcelona di partai final Liga Champions.

    [​IMG]
    //

    liga italia seri a b, liga italia era digital, liga italia tabla, liga italia terkini, liga italia tvri, liga italia klasemen, Sejarah Hari Ini (30 Juni): Andrea Pirlo Menyeberangi Kota Milan
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page