Liga Eropa Sejarah Hari Ini (9 Agustus): Pertandingan Maut Melawan Fasisme

Discussion in 'Bola' started by Bola, Aug 10, 2015.

Discuss Sejarah Hari Ini (9 Agustus): Pertandingan Maut Melawan Fasisme in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    46,952
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Sore itu, 9 Agustus 1942, sebuah laga yang bertajuk 'persahabatan' antara FC Start dan Flakelf digelar di stadion Zenit, Ukraina. Duel itu merupakan pertemuan kedua mereka dalam kurun tiga hari. Pada pertemuan pertama, FC Start secara digdaya menang telak lewat skor akhir 5-1.

    Kendati bermain di rumah sendiri, jalannya pertandingan sungguh berbeda bagi FC Start dibanding pertemuan pertama. Duel kali ini berlangsung sangat brutal. Di sepanjang laga, para penggawa FC Start terus diintimidasi pihak lawan, mulai dari ancaman, ludahan, tekel brutal, pelanggaran non bola, hingga tendangan pada kepala kiper FC Start. Ironisnya wasit pemimpin laga seakan melihat tindakan itu sebagai hal yang wajar, tanpa meniup peluit tanda pelanggaran.

    Tapi apa yang kemudian terjadi sungguh di luar akal, jika kita mengibaratkannya di era kini. Para pemain FC Start tak meluapkan emosinya dengan membalas tindakan tersebut, melainkan lewat gelontoran gol. Mereka memang kebobolan tiga gol akibat kecurangan tersebut, tapi tim kebanggaan sesaat warga Ukraina ini sukses membalasnya hingga lima kali! Ya, skor 5-3 untuk FC Start jadi hasil akhir laga.

    Keberhasilan tersebut memberi kepuasan luar biasa bagi para anggota FC Start. Mereka kemudian berpesta semalam suntuk pasca laga. Hasil itu sekaligus menjaga rekor 100 persen kemenangan mereka dalam delapan laga yang sudah dilakoni. Namun setelahnya, hanya kegelapanlah yang hadir.

    Kemenangan FC Start atas Flakelf berbuntut panjang. Flakelf yang merupakan klub dari pihak agresor Nazi Jerman yang menjajah Ukraina, kemudian menangkap delapan pemain dari FC Start dalam waktu yang terpisah. Beberapa dari jumlah tersebut langsung dihukum mati, sementara yang lain disiksa dahulu sebelum akhirnya meregang nyawa.

    Begitu kejinya perbuatan tersebut, tapi sejatinya apa yang melatari kejadian mengerikan ini?

    [​IMG]
    Sepakbola juga tak bisa lepas dari kekejaman Nazi

    Kisah awal dari pertandingan yang kemudian dikenang sebagai "The Death Match" tersebut dimulai oleh seorang Ukraina bernama Mykola Trusevych. Dirinya merupakan mantan kiper Dynamo Kiev yang kemudian menjadi tukang sapu di sebuah pabrik roti Ukraina. Dahulu kehidupannya mapan dan dirinya amat dikenal sebagai kiper yang handal.

    Namun segalanya berubah sejak Nazi Jerman mulai menginvasi Uni Soviet, pada 22 Juni 1941. Ukraina yang merupakan negara satelit Uni Soviet mau tak mau ikut berperang mempertahankan sang induk. Sayangnya mereka kalah dalam perang dan semakin tersudut. Sejak saat itu semua sendi kehidupan di kedua negara tersebut mati, termasuk sepakbola.

    Coba menikmati hidup tanpa pantauan khusus dari tentara Nazi sebagai tukang sapu, Trusevych tetap tak bisa menghilangkan hasratnya untuk kembali bermain sepakbola. Hasrat itu kemudian didukung oleh bosnya di pabrik, Losif Kordik, yang juga fans fanatik Dynamo Kiev. Pencarian pemain pun dilakukan keduanya untuk membentuk sebuah tim yang nantinya dibeiri nama FC Start.

    Tak membutuhkan waktu lama karena Trusevych cukup mengajak rekan-rekannya dahulu kala bermain sepakbola profesional. Sepuluh pemain langsung terkumpul, dengan tujuh di antaranya mantan Dynamo Kiev, terdiri dari Mikhail Svyridovskiy, Mykola Korotkykh, Oleksiy Klimenko, Fedir Tyutchev, Mikhail Putistin, Ivan Kuzmenko, dan Makar Goncharenko. Sementara tiga lainnya adalah eks Lokomotiv Moskwa, yakni Vladimir Balakin, Vasil Sukharev, dan Mikhail Melnyk. FC Start pun sudah memenuhi kuota 11 pemain dan siap menantang lawan.

    Memulai debut laga pada 21 Juni 1942, FC Start tampil begitu luar biasa. Mereka melalui enam pertandingan yang semuanya disapu bersih dengan kemenangan. Skornya pun amat meyakinkan, dengan total mencetak 35 gol dan hanya kebobolan enam gol saja. Nama FC Start semakin tersohor hingga mendapat tantangan dari Flakelf, sebuah klub yang berisikan pesepakbola dari Luftwaffe (angkatan udara Nazi).

    Pertandingan pertama FC Start dengan Flakelf dilangsungkan pada 6 Agustus 1942. Flakelf yang langsung dibuat jantungan karena kalah 5-1, tak terima dan meminta pertandingan ulang di stadion Zenit, Ukraina, yang dilaksanakan tiga hari berselang. Pihak Nazi mengizinkannya, sekaligus menyetujui permintaan agar laga terbuka bagi penonton demi menghindari pemberontakan.

    [​IMG]
    Stadion Zenit di Ukraina, jadi saksi bisu "The Death Match" antara FC Start (kanan) dan Falkelf

    Untuk mendukung kemenangan Flakelf, Nazi lantas memerintahkan salah satu perwiranya untuk jadi wasit pertandingan. Ketika kedua tim memasuki lapangan, sang perwira memerintahkan para pemain FC Start memberi hormat pada Flakelf ala Nazi. Namun hal itu sama sekali tak berfek pada permainan FC Start, karena mereka menutup babak pertama dengan keunggulan 3-1.

    Saat turun minum media Jerman, Der Spiegel, melaporkan jika perwira yang betugas sebagai wasit itu memasuki ruang ganti FC Start dan berkata, "kalian tak boleh menang, saya minta kalian memikirkan konsekuensinya!" Mendengar ancaman itu, Trusevych cs hanya diam seribu bahasa. Tapi siapa sangka, mereka ternyata sudah membulatkan tekad untuk menang demi harga diri dan kebanggaan warga Ukraina.

    Sekalipun melalui paruh kedua yang penuh siksa, FC Start akhirnya sukses mengakhiri laga dengan kemenangan 5-3. Penonton di stadion kemudian bergemuruh menyanjung FC Start dan membuat para pemain Flakelf serta petinggi Nazi yang hadir malu, meski tak secara langsung. Tragedi memilukan seperti diceritakan sebelumnya memang jadi penutup cerita, tapi apa yang FC Start lakukan sungguh luar biasa dan inspiratif.

    Tak heran jika The Death Match kemudian dibuatkan film hingga dua rumah produksi. Para Sineas Hungaria jadi yang pertama, dengan memfilmkannya pada 1961, lewat judul "Két félidõ a pokolban" (Pertandingan Maut).

    Yang kedua dan paling tersohor adalah ketika Hollywood mengangkatnya ke layar lebar lewat judul "Escpae to Victory", pada 1981. Film itu dibintangi oleh aktor legendaris, Michael Caine dan Sylvester Stallone. Selain itu dihadirkan pula para pesepakbola handal untuk mengisi peran, macam Pele, Boby Moore, hingga Soren Linstedt.


    [​IMG]
    addResponsivePlayer('xplmxe43asf81op3a045ypscb', '', '', 'perfxplmxe43asf81op3a045ypscb', 'eplayer40', {age:1433393603451});


    Gabunglah bersama Goal Indonesia di media sosial:
    [​IMG]
    Facebook goal.indonesia[​IMG]
    Google Plus +goalcomindonesia[​IMG]
    Twitter @GOAL_ID



    RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.​
    [​IMG]PROMOSI TERBATAS - 150% BONUS DEPOSIT HINGGA RP 500,000
    [​IMG]Nikmati Bonus Deposit 10 % Setiap Hari dan Cashback Mingguan dari Sportbook Senibet !
    TerkaitDynamo KievSejarah Hari Ini (5 Agustus): Momen Adu Penalti Pertama Di InggrisSejarah Hari Ini (4 Agustus): Debut Ronaldinho Di Paris Saint-GermainSejarah Hari Ini (7 Agustus): Kemenangan Dramatis Di Derby ManchesterSejarah Hari Ini (6 Agustus): Selamat Ulang Tahun, Robin Van Persie!Sejarah Hari Ini (8 Agustus): Kisah Pilu Dani Jarquefunction google_ad_request_done(google_ads) {var contents = '
    Ads by Google
    ';if (google_ads.length === 0) {$(".module-ad.google-adsense").remove();return;}for (var i = 0; i < google_ads.length; ++i) {contents += '
    ' + google_ads.line1 + '
    ' + google_ads.line2 + '
    ' + google_ads.line3 + '
    ' + google_ads.visible_url + '
    ';}$(function() {$('.module-ad.google-adsense').html(contents);});}google_ad_client = 'ca-pub-1138714610918520';google_ad_channel = '3674081134';google_override_format = 'true';google_ad_width = 590;google_ad_height = 160;google_ad_type = 'text';google_color_link = '#008254';google_color_text = '#000000';google_color_bg = '#FFFFFF';google_color_url = '#00008B';google_language = 'id';google_adtest = 'off';
    (function(dispatch) {if ("mpu" === 'mpu' && null && ($(window).width() > 1020 ? 'desktop' : 'tablet') !== null) {return false;}else if ("mpu" === 'floating') {if ($.cookie('goal_no_ad_floating_bar')) return false;}dispatch.call();})(function() {window.adgroupid = window.adgroupid || Math.round(Math.random() * 1000);document.write('');});[​IMG]
    (function(dispatch) {if ("" === 'mpu' && "UEFA-W1" && ($(window).width() > 1020 ? 'desktop' : 'tablet') !== "UEFA-W1") {return false;}else if ("" === 'floating') {if ($.cookie('goal_no_ad_floating_bar')) return false;}dispatch.call();})(function() {window.adgroupid = window.adgroupid || Math.round(Math.random() * 1000);document.write('');});[​IMG]
    KompetisiJadwalKlasemen
    Liga PrimerPiala UEFAPiala LibertadoresMLSPiala Dunia WanitaBundesligaPiala AmerikaKejuaraan Dunia YuniorKualifikasi Kejuaraan EropaDivisi PrimeraSerie AJ1 LeagueEredivisieLigue 1Piala AsiaPiala DuniaASEAN Football Championship
    Pekan 1
    FT
    [​IMG]MUN
    1 - 0
    [​IMG]TOT
    FT
    [​IMG]BOR
    0 - 1
    [​IMG]AST
    FT
    [​IMG]NOR
    1 - 3
    [​IMG]CRY
    FT
    [​IMG]LEI
    4 - 2
    [​IMG]SUN
    FT
    [​IMG]EVE
    2 - 2
    [​IMG]WAT
    FT
    [​IMG]CHE
    2 - 2
    [​IMG]SWA
    FT
    [​IMG]NEW
    2 - 2
    [​IMG]SOT
    FT
    [​IMG]ARS
    0 - 2
    [​IMG]WHU
    FT
    [​IMG]STO
    0 - 1
    [​IMG]LIV
    11/08
    [​IMG]WBA
    02:00
    [​IMG]MCI
    TimMPoin
    1
    [​IMG]
    Leicester City FC13
    2
    [​IMG]
    Crystal Palace FC13
    3
    [​IMG]
    West Ham United FC13
    4
    [​IMG]
    Aston Villa FC13
    5
    [​IMG]
    Liverpool FC13
    6
    [​IMG]
    Manchester United FC13
    7
    [​IMG]
    Chelsea FC11
    8
    [​IMG]
    Everton FC11
    9
    [​IMG]
    Newcastle United FC11
    10
    [​IMG]
    Southampton FC11
    11
    [​IMG]
    Swansea City AFC11
    12
    [​IMG]
    Watford FC11
    13
    [​IMG]
    Manchester City FC00
    14
    [​IMG]
    West Bromwich Albion FC00
    15
    [​IMG]
    AFC Bournemouth10
    16
    [​IMG]
    Stoke City FC10
    17
    [​IMG]
    Tottenham Hotspur FC10
    18
    [​IMG]
    Sunderland AFC10
    19
    [​IMG]
    Norwich City FC10
    20
    [​IMG]
    Arsenal FC10
    lihat semualihat semuaPrediksi
    Dynamo Kiev - KarpatyHirnyk-Sport - Dynamo Kiev
    -01234
    -01234
    PrediksiPopuler Saat IniTerlaris DibacaTerlaris Dibahas
    [​IMG]Balapan Dimulai![​IMG]Tim Inti 20 Klub EPL[​IMG]Hasil Undian Play-Off UCL 2015/16[​IMG]Lima Pelajaran Dari Kemenangan United[​IMG]Inilah Nomor Skuat United Musim 2015/16![​IMG]Pogba & Biglia, Sang Jenderal Baru[​IMG]GALERI: 10 Remaja Debutan EPL[​IMG]Van Gaal: Depay Terlalu Bersemangat[​IMG]De Gea Senasib Valdes?[​IMG]Fans Chelsea Ejek Cech Usai Arsenal Kalah
    Goal IndonesiaKebijakan PrivasiSyarat & KondisiTentang KamiHubungi KamiHubungi KamiLive ScoreApp Live ScoreMobileFacebook & TwitterJadwal TVIklanFantasy FootballDaftar EdisiInternationalAmericaArgentinaAustraliaBosna i HercegovinaBrasilCanadaChileColombiaDeutschEspaaFranaisGhanaHrvatskaIndiaIndonesiaIrelandItaliaKenyaMalaysiaMxicoNederlandsNigeriaSingaporeSouth AfricaTanzaniaTrkeUKSrbijaSlovenijaHak Cipta © 2015 Goal.com Hak cipta dilindungi oleh undang-undang. Dilarang menerbitkan, menyiarkan, menulis ulang, atau menyebarkan informasi dari situs ini tanpa meminta izin tertulis dari GOAL.com.
    var _gaq = _gaq || [];_gaq.push(['_setAccount', 'UA-3459197-19']);_gaq.push(['_setDomainName', '.goal.com']);_gaq.push(['_trackPageview']);(function() {var ga = document.createElement('script'); ga.type = 'text/javascript'; ga.async = true;ga.src = ('https:' == document.location.protocol ? 'https://' : 'http://') + 'stats.g.doubleclick.net/dc.js';var s = document.getElementsByTagName('script')[0];s.parentNode.insertBefore(ga, s);})();var _em_survey_rate = 0;(function() {var em = document.createElement('script'); em.type = 'text/javascript'; em.async = true;em.src = ('https:' == document.location.protocol ? 'https://me-ssl' : 'http://me-cdn') + '.effectivemeasure.net/em.js';var s = document.getElementsByTagName('script')[0]; s.parentNode.insertBefore(em, s);})();[​IMG]var randnum = Math.floor(Math.random()*99999999);var p_url = escape(window.location.href);var p_title = escape(document.title);document.getElementById("comscore-beacon-img").src="http://beacon.securestudies.com/scripts/beacon.dll?C1=2&C2=6153249&C3=6153249&C4=www.goal.com&C5=Sports-Soccer&C6=Sports-Soccer&C7=" + p_url + "&C8=" + p_title + "&rn=" + randnum;_cc3376.bcp();
    var _optaParams = {custID: '24b3090269b03c8d196e17104e917977',language: 'id_ID',timezone: '6'};window.NREUM||(NREUM={});NREUM.info={"beacon":"bam.nr-data.net","licenseKey":"dddd82eb94","applicationID":"4529285","transactionName":"MQEBYhRVXkAEVEJZDghLIlUSXV9dSnlZfQ4CEQ9TSVVCRwxUWlVODwoHUx4=","queueTime":0,"applicationTime":790,"atts":"HUYCFFxPTU4=","errorBeacon":"bam.nr-data.net","agent":"js-agent.newrelic.com\/nr-593.min.js"}

    liga eropa hari ini, u21, chelsea, final, liga eropa 2015, Sejarah Hari Ini (9 Agustus): Pertandingan Maut Melawan Fasisme
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page