Smartfren Perluas Jaringan 4G LTE di 85 kota di Indonesia

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Jan 25, 2016.

Discuss Smartfren Perluas Jaringan 4G LTE di 85 kota di Indonesia in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    6,759
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    [​IMG]
    Sebagai salah satu penyedia layanan 4G di Indonesia, Smartfren terlihat semakin mematangkan jaringannya ke seluruh negeri. Terbukti dari laporan yg diberikan pada Senin (25/1), perusahaan telekomunikasi yg berada di bawah Sinarmas Group ini menambah layanan 4G ke 63 kota di Indonesia.

    Untuk mengetahui informasi kota yg telah mendapat cakupan layanan 4G LTE dari Smartfren, kamu bisa mengunjungi laman situs resminya di sini.

    [​IMG]

    Direktur Utama Smartfren Telecom, Merza Fachys, mengungkapkan bahwa pihaknya mulai meluncurkan layanan jaringan 4G ini secara komersil pada Agustus 2015. Awalnya, jaringan 4G LTE Smartfren hanya mencakup 22 kota.

    Ada penambahan 63 kota hanya dalam kurun waktu kurang dari setengah tahun, tambahnya. Dengan penambahan tersebut, kini jaringan 4G Smartfren telah tersedia di 85 kota.

    Smartfren mengklaim akan kembali memperluas jangkauannya ke kota lain di seluruh Indonesia sepanjang tahun ini, mengingat Indonesia memiliki sekitar 514 kota. Selain itu, Smartfren juga berencana untuk menggenjot percepatan layanan VoLTE (Voice Over LTE) agar komunikasi antar pengguna smartphone bisa semakin irit biaya.
    Gandeng Nokia & ZTE
    Untuk mencakup seluruh wilayah Indonesia dengan jaringan 4G yg dimilikinya, Smartfren menggandeng dua perusahaan, yakni ZTE & Nokia sebagai infrastructure partner / penyedia perangkat. Kedua perusahaan itu mendapat bagian di dua wilayah yg ditetapkan oleh Smartfren.

    Nokia mendapat cakupan wilayah barat, yakni Jabodetabek, Jawa Barat, & Sumatera. Sedangkan wilayah Timur terdiri dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali Lombok, Kalimantan, & Sulawesi dipercayakan kepada ZTE.

    Ripudaman Lamba, Head of Customer Team Smartfren Nokia Indonesia, mengatakan bahwa tidak mudah untuk mencapai jaringan teknologi 4G LTE Advanced yg kecepatannya mencapai 100 Mbps. Untuk mencapai kecepatan tersebut, Nokia menerapkan teknologi Small Cell.

    Teknologi ini juga memiliki kemampuan LTE Carrier Aggregation, Smart Wi-Fi, & antena internal,” tambah Ripudaman.

    Ia menambahkan bahwa Small Cell bekerja layaknya BTS versi mini. Fungsinya sendiri cukup luas, dari mulai gedung perkantoran hingga wilayah terpencil. Tujuannya agar meminimalkan blank spot yg banyak dialami aliran jaringan konvensional.

    Sementara itu, jaringan 4G LTE yg diberikan ZTE adalah 2 Carrier Aggregation dengan menerapkan sistem Self Organizing Network (SON). Menurut Head of Solutions Department ZTE Indonesia, Arri Marsenaldi, SON merupakan teknologi otomatis yg dirancang untuk membuat perencanaan, konfigurasi, manajemen, optimalisasi, & penanganan masalah jaringan akses mobile radio secara mudah & cepat.

    Pemerataan jaringan 4G di Indonesia tidak hanya dikebut oleh Smartfren, tapi juga pemain lainnya seperti XL, Telkomsel, & Indosat. Semua penyedia jaringan telekomunikasi mengklaim layanan yg diberikan cepat. Namun, masih banyak daerah yg belum sepenuhnya merasakan kecepatan jaringan ini.

    Bagaimana menurut kamu tentang perkembangan 4G di Indonesia? Apakah sudah cukup cepat untuk mendukung bekerja, bersosialiasi di dunia maya, & bermain game?
    Baca juga: Pro Kontra Pandangan Operator Terhadap Program Network Sharing Kemkominfo

    (Diedit oleh Fadly Yanuar Iriansyah; Sumber gambar TelsetNews)

    Dikutip dari sini
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page