Liga Jerman SPESIAL: Lima Laga Terbaik Revierderby Sepanjang Sejarah

Discussion in 'Bola' started by Bola, Feb 28, 2015.

Discuss SPESIAL: Lima Laga Terbaik Revierderby Sepanjang Sejarah in the Bola area at Nyit-Nyit.Net

  1. Bola Tebak.Net Journalist

    Messages:
    46,286
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Game:
    Tidak Ada
    Secara global, boleh jadi Revierderby masih kalah populer dibandingkan derby Milan atau derby Manchester, namun publik sepakbola Jerman mengerti partai antara dua penghuni Lembah Ruhr ini sama sekali tidak inferior dalam aspek keseruan dan prestise dari derby lain yang lebih mendunia.

    Kesempatan untuk mengalahkan sang rival sedaerah menjadi momen yang ditunggu-tunggu dengan antusiasme tinggi oleh fans Borussia Dortmund maupun Schalke 04 setiap musimnya, dan dapat dibilang mereka memegang prinsip yang sama: boleh kalah dari siapa pun tapi tidak melawan musuh satu ini.

    "Label ibu segala derby tampak tepat. Ini jelas sangat dahsyat," sebut striker Schalke, Eric Maxim Choupo-Moting.

    Kedua klub akan memasuki arena pertemuan ke-146 sepanjang sejarah dalam lakon Spieltag 23 Bundesliga di Westfalen, Sabtu (28/2) malam ini WIB. Sambil menantikan kick-off, mari kita tengok lima duel terbaik antara The Black and Yellows dan The Royal Blues!
    [​IMG]
    Schalke 2-6 Dortmund
    (1964/65)
    Gluckauf-Kampfbahn, 26 September 1964
    [​IMG]

    Bukan hasil paling telak, tapi jelas jadi salah satu kekalahan paling menyesakkan untuk Schalke. Pada musim kedua penyelenggaraan Bundesliga, Die Konigsblauen dipaksa menelan malu di hadapan publik sendiri oleh Die Schwarzgelben. Bermain di Stadion Gluckauf-Kampfbahn, kubu tamu bermain brilian dan menggelontorkan setengah lusin gol hanya dalam 36 menit pertama! Empat dari enam gol Dortmund dibagi rata oleh Franz Brungs dan Timo Konietzka, sementara dua sisanya dicetak Alfred Schmidt dan Lothar Emmerich. Schalke baru bereaksi selepas jeda dan mengubah skor akhir jadi 6-2 lewat Werner Grau serta Reinhard Libuda.
    Pada akhir musim Schalke finis terbawah, namun terselamatkan dari jerat degradasi menyusul keputusan DFB untuk mengekspansi liga dari 16 menjadi 18 peserta, juga akibat skandal yang melibatkan Hertha Berlin sehingga tim ibu kota, yang menempati posisi 14, dihukum turun kasta.

    [​IMG]
    Dortmund 2-2 Schalke
    (1997/98)
    Signal Iduna Park, 19 Desember 1997
    [​IMG]
    [​IMG]
    Ini duel kedua Revierderby di Bundesliga 1997/98, dan Dortmund mengusung misi balas dendam usai ditundukkan 1-0 di ParkStadion pada pertemuan perdana. Namun, BVB tengah dalam performa yang inkonsisten dan berada di papan tengah, sedangkan Schalke lebih stabil dengan posisi lebih tinggi di tangga kelima.

    Schalke mengawali laga secara cemerlang dan hanya faktor kesialan yang menggagalkan mereka mencuri keunggulan dini ketika tendangan Denis Kluyev membentur tiang. Setelahnya malah Dortmund yang memimpin berkat sepakan bebas indah Vladimir But. Dewi fortuna akhirnya tersenyum juga kepada Kluyev, yang mencetak gol penyeimbang di menit ke-75, namun hanya beberapa saat kemudian Dortmund kembali unggul dan lagi-lagi melalui tendangan bebas. Kali ini Andreas Moller yang memperdaya Jens Lehmann di bawah mistar Schalke.

    Siapa mengira Lehmann kemudian muncul sebagai penyelamat Die Knappen? Ya, pada detik-detik penghabisan sang kiper ikut maju untuk menyambut sebuah tendangan penjuru dan sukses menyundul bola ke dalam gawang! Aksi dramatis itu sekaligus memastikan Lehmann masuk buku sejarah Bundesliga sebagai kiper pertama yang mencetak gol dari open play.

    [​IMG]
    Dortmund 0-4 Schalke
    (2000/01)
    Signal Iduna Park, 23 September 2000
    [​IMG]
    [​IMG]
    Tidak sampai dua tahun usai kepahlawanannya untuk Schalke, Lehmann membuat keputusan mengejutkan dengan menyeberang ke Dortmund, setelah sebelumnya menghabiskan periode singkat nan mengecewakan di Serie A bersama AC Milan.

    Pada musim penuh keduanya dalam seragam Hitam-Kuning, Lehmann dilanda bencana saat gawangnya dijebol sampai empat kali oleh mantan klubnya, dan itu terjadi di kandang sendiri. Saat itu Schalke besutan Huub Stevens tampil super dengan dimotori oleh duet maut Emile Mpenza dan Ebbe Sand. Kedua striker sama-sama masuk papan skor untuk gol kedua dan keempat.

    Kemenangan gemilang Die Konigsblauen di hadapan publik The Yellow Wall dibuka oleh eksekusi penalti Jorg Bohme, sebelum Mpenza menggandakan keunggulan di akhir babak pertama. Situasi bertambah parah untuk Dortmund selepas jeda, dengan Jorg Heinrich membuat gol bunuh diri, lalu Sand memantapkan pesta Schalke seperempat jam jelang bubaran.

    [​IMG]
    Dortmund 2-3 Schalke
    (2007/08)
    Signal Iduna Park, 10 Februari 2008
    [​IMG]
    [​IMG]
    Bentrok dua kepentingan kontras mewarnai laga ini. Dortmund pimpinan Thomas Doll saat itu tengah berjuang menghindari ancaman degradasi, sedangkan Schalke yang dinakhodai Mirko Slomka dalam persaingan meraih tiket Eropa.

    Di sini kembali terbukti perbedaan situasi itu jadi tak bermakna untuk rivalitas Revierderby. Pertandingan berjalan sengit dan sangat seimbang dengan diwarnai kejar-mengejar skor. 1-0 Schalke memimpin lewat Gerald Asamoah (19'), Giovanni Federico menyamakan angka 1-1 untuk Dortmund (21'), lalu Schalke kembali unggul berkat gol bunuh diri Martin Amedick (30'), sebelum Dortmund mengimbangi lagi melalui sundulan Mladen Petric (50').

    Dalam keadaan 2-2, momentum tampak berada di pihak tuan rumah, namun segalanya rusak menyusul kartu merah langsung untuk Dede akibat pelanggaran keras pada Ivan Rakitic. Keunggulan jumlah personel tak disia-siakan Schalke, yang sukses menggondol angka penuh berkat gol penentu Fabian Ernst delapan menit sebelum akhir.

    Schalke juga dapat tertawa lebar setelah menuntaskan kampanye 2007/08 di zona tiga besar dan meraih tiket Liga Champions, jauh mengungguli Dortmund yang hanya finis di posisi ke-13 dengan jarak sembilan angka di atas zona maut.

    [​IMG]
    Dortmund 3-3 Schalke
    (2008/09)
    Signal Iduna Park, 13 September 2008
    [​IMG]
    [​IMG]
    Partai ini akan selalu dikenang dengan comeback Dortmund dari ketertinggalan tiga gol plus dua kartu merah untuk Schalke dalam selang cuma empat menit.

    Menyusul pertemuan terakhir yang disebut di atas, kedua klub sama-sama dikendalikan pelatih baru. Jurgen Klopp melakoni musim debut bersama BVB, sedangkan tongkat kepelatihan Schalke dipegang Fred Rutten. Derby kali ini terasa lebih spesial lantaran kedua musuh bebuyutan ini belum terkalahkan di bawah kepemimpinan bos masing-masing.

    Bayangan kekalahan pertama Dortmund bersama Klopp, dan kemenangan mudah Schalke, terlihat kentara setelah tim tamu memimpin 2-0 pada babak pertama via konversi penalti Jefferson Farfan dan aksi Rafinha, sebelum tandukan Heiko Westermann membuat jarak makin lebar jelang sejam permainan.

    Namun Schwarzgelben menolak mengibarkan bendera putih terlampau dini. Neven Subotic menebus kesalahannya mengakibatkan penalti untuk gol pertama Schalke dengan menyundul masuk umpan Alexander Frei (67'), dan hanya empat menit kemudian nama terakhir ini menjebol sendiri gawang Schalke dengan sepakan kaki kiri.

    Upaya Dortmund mengejar jadi semakin lapang setelah berturut-turut Schalke kehilangan Christian Pander dan Fabian Ernst yang diusir wasit. Semenit menjelang bubaran, gol penyeimbang BVB akhirnya lahir dari eksekusi penalti Frei seiring pelanggaran Mladen Krstajic dalam kotak terlarang.

    liga jerman, u19, hari ini, logo, seri b, malam ini, klasemen, SPESIAL: Lima Laga Terbaik Revierderby Sepanjang Sejarah
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page