Square Enix Izinkan Developer Indie Memakai IP Mereka

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Feb 18, 2015.

Discuss Square Enix Izinkan Developer Indie Memakai IP Mereka in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    7,633
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    18/02/2015

    Urusan properti intelektual (IP) memang bukan urusan yg simpel. IP adalah hal yg sangat penting karena tanpanya sebuah perusahaan yg bergerak di bidang kreatif bisa dibilang kehilangan separuh jati dirinya. Bayangkan saja apa jadinya Capcom tanpa Street Fighter, Nintendo tanpa Mario & Zelda, Rockstar tanpa Grand Theft Auto, & lain-lain. Melihat betapa pentingnya IP, saya jelas cukup kaget begitu membaca berita bahwa Square Enix akan membebaskan beberapa IP mereka untuk digunakan oleh developer indie, syarat & ketentuan berlaku.

    Tapi sebelum kamu membuat dokumen desain game untuk Final Fantasy versi platformer, tahan dulu, karena sebenarnya IP yg Square Enix bebaskan adalah IP milik anak perusahaan mereka, Eidos. Jangan keburu senang dulu dengan bayangankamu akan bisa membuat game indie dengan IP Tomb Raider / Deus Ex, karena IP dari Eidos yg Square Enix izinkan untuk dipakai secara bebas hanyalah tiga game di bawah ini:
    • Gex
    • Fear Effect
    • Anachronox

    Untuk sementara memang baru tiga IP yg dibebaskan, tapi nantinya akan ada lebih banyak lagi IP yg disediakan. Perlu diingat, ada syarat & ketentuan berlaku yg harus kamu ikuti untuk menggunakan IP di atas.
    [​IMG]Anachronox

    Pertama kamu harus mengikuti program Square Enix Collective. Sebagai developer kamu harus mengumpulkan ide game kamu yg detail & jelas. Bedanya dengan game Square Enix Collective yg menggunakan IP pribadi, game yg menggunakan IP dari Eidos harus menghadapi proses feedback internal Eidos & Square Enix terlebih dahulu sebelum mendapatkan feedback dari publik. Selain itu semuanya kurang lebih sama dengan proyek Square Enix Collective lainnya.
    [​IMG]

    Nantinya setelah lolos Square Enix Collective, proyek yg bersangkutan akan ikut kampanye pendanaan di Kickstarter / Indiegogo. Square Enix akan meminta 5% dari uang yg masuk dari pendanaan tersebut. 5% ini diambil dari pemasukan bersih yg telah dipotong pajak & biaya Kickstarter/Indiegogo. Kemudian setelah game dijual Square Enix akan meminta 10% dari keuntungan bersih penjualan serta 10% untuk biaya lisensi yg juga diambil dari keuntungan bersih.

    Ada juga lo developer Indonesia yg kerja sama dengan developer asing untuk mengembangkan game melalui Square Enix Collective

    Dipikir-pikir, hal ini jelas amat sangat menguntungkan Square Enix. Walaupun kalau dilihat dari sudut pandang lain, developer indie yg merupakan fan dari IP milik Eidos / ingin membuat game yg bisa dapat perhatian langsung (karena IP di atas tentunya juga punya fan tersendiri) juga bisa diuntungkan. Kita lihat saja nanti apakah akan ada developer indie yg bisa membangkitkan tiga IP yg bisa dibilang sudah mati suri ini.

    Sumber: Square Enix Collective

    Dikutip dari sini
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page