The Art of Playing Review

Discussion in 'Berita Online' started by Ophelia, Sep 18, 2014.

Discuss The Art of Playing Review in the Berita Online area at Nyit-Nyit.Net

  1. Ophelia Game Maniacs Journalist

    Messages:
    7,718
    Likes Received:
    22
    Trophy Points:
    18
    Game cheat, cara curang, cheat engine, game mods, modifications, mods, development, total conversions, modification, enhancement, games, plugins, addons, extensions, episode, expansion packs. We talks about latest Game Cheats, Cracks, Keygens and Hacks. Hacks & Cheats and trainers for many other multiplayer games. The Art of Playing Review.

    Belum lama ini GOG.com yg dikenal sebagai platform yg merilis PC game bebas DRM, merambah pasar baru dengan diresmikannya katalog konten baru yaitu kategori film. Seperti layaknya PC game yg diperjual-belikan, koleksi katalog film yg ada di GOG juga DRM-Free. Rata-rata genre film yg ada di katalog GOG.com dipenuhi dengan film dokumenter yg tentu pangsa pasarnya ngga lain adalah video gamer & geek. Segala macem film yg berbau video game, teknologi terkini, sampe studio independen (indie) jadi produk-produk unggulan yg ditawarin kategori barunya ini. Dengan peluncuran kategori item baru ini, GOG.com dengan baik hati ngebolehin para user setianya buat icip-icip 2 film dokumenter gratis. Salah satu diantaranya adalah The Art of Playing.

    SETTINGS


    The Art of Playing banyak terfokus pada orang-orang yg berprofesi sebagai game developer di daerah Austin, Texas, Amerika. Ngga heran, karena film ini dibikin oleh salah satu komunitas non-profit bernama KLRU-TV yg jadi salah satu penyuplai media kreatif sebagai wadah inspirasi bagi masyarakat, khususnya warga Austin, Texas.

    Beberapa pihak yg jadi narasumber & titik fokus dalam film ini di antaranya seperti studio Tiger Style Games, Davey Wreden (developer game The Stanley Parable yg penjualannya sempat meledak tahun 2013 lalu), Griffin McElroy (Polygon), Alexander Brandon (Founder Funky Rustic LLC), & studio Certain Affinity.

    PERKEMBANGAN VIDEO GAME DI AUSTIN, TEXAS


    Perkembangan video game yg terjadi di Austin, Texas, bisa dibilang mewakili apa yg se&g terjadi terhadap perkembangan video game di dunia ini. Dulu seringkali kita nemu banyak pendapat yg meman&g video game sebagai salah satu media hiburan secara sebelah mata. Entah video game disebut sebagai hiburan untuk anak kecil, media hiburan non-produktif yg buang-buang waktu, & sebagainya.

    Video game bukan lagi sebatas subkultur, tapi udah berkembang jadi sebuah budaya seutuhnya. Kekuatan komunitas gamer jadi pemicu lahirnya banyak konferensi event-event geek, khususnya gamer di berbagai belahan dunia. Menguatnya posisi video game ini, seolah-olah menepis bahwa video game bukan lagi "milik" komunitas gamer semata. Suatu budaya adalah milik bersama. Siapapun berhak mengagumi & merasa memiliki.



    Hal ini terbukti dengan salah satu potongan film dimana Adam Saltsman, seorang indie game developer berjudul Break&cing Superspy, mempresentasikan gamenya di salah satu ajang perkumpulan peminat game indie, Juegos Rancheros, Austin. Para pengunjung yg dateng ngga cuma dari komunitas gamer aja, tapi juga berasal dari komunitas lokal penikmat film, para coder, & pendatang dari luar kota. Mereka berkumpul didasari rasa penasaran & ketertarikan yg sama. Dari situlah bibit-bibit penikmat video game muncul. Peman&gan yg nyenengin banget dimana orang-orang bisa saling menghargai apa yg jadi hobi orang lain, & dalam hal ini ngga lagi meman&g video game secara sebelah mata. Justru mereka ikut seneng-seneng bareng di dalamnya.

    Perubahan status video game di mata masyarakat ini bisa kita lihat hasil nyatanya. Dulu, mana ada jurusan perkuliahan yg fokus mendalami ilmu pengembangan video game? Beda dengan sekarang. Percabangan akan perkuliahan di bi&g seni & IT terutama udah makin banyak ragamnya. Mata kuliah baru juga banyak bermunculan buat memfasilitasi para mahasiswa untuk lebih mendalami tentang proses pengembangan video game.



    Mungkin perkembangan budaya video game secara "bergerilya" ngga cuma terjadi di Austin, Texas, tapi juga di banyak tempat di dunia. Di Cina, penyebaran video game konsol terlebih game dari luar Cina dilarang. Tapi industri game online & game PC makin tumbuh subur, bahkan berkembang jadi salah satu cabang olahraga yg diresmikan sebagai e-sport. Dengan banyaknya dampak positif yg dilihat dari budaya video game ini, mungkin hal ini juga yg membuka mata pemerintah Cina menghapus kebijakan pelarangan distribusi video game konsol. Paling ngga untuk saat ini.

    PERKEMBANGAN VIDEO GAME DI AUSTIN, TEXAS


    Industri video game akan terus tumbuh dipenuhi orang-orang kreatif yg baru. Entah mereka yg bergerak secara independen orpun terkumpul dalam satu wadah resmi dalam studio raksasa yg menangani game kelas Triple-A. Bukan soal dalam wujud cara apa mereka bergerak, tapi sejauh apa kemampuan mereka buat ngembangin budaya video game ini.

    Celotehan Max Hoberman selaku pimpinan dari studio Certain Affinity cukup menggelitik. Studio-studio game Triple-A kelas kakap dengan segala peraturan birokrasinya yg ribet, ka&g jadi salah satu dari sekian faktor penghambat laju proses pengembangan sebuah video game. Ka&g butuh waktu bertahun-tahun bagi studio besar cuma buat ngelarin satu judul game aja. Itupun kalo gamenya jadi. Tapi dengan segala kebebasan berekspresi & tingginya nilai demokrasi yg dimiliki studio game indie, ini jadi nilai plus tersendiri. Banyak studio besar yg justru butuh bantuan dari talenta-talenta developer yg berasal dari studio game indie. Pada akhirnya, staf dari studio game indie lah yg selain dapet upah yg cukup gede dari studio game kelas Triple-A, tapi juga sekaligus dapet pengalaman gimana cara game sekelas Triple-A itu sendiri.

    VERDICT


    Dalam film dokumenter ini juga sedikit ngebahas topik mengenai seksisme dalam industri video game, dimana jumlah gender perempuan masih rendah kalo dibanding gender laki-laki yg bergerak di bi&g yg sama. Tapi jumlah mereka terus mengalami peningkatan biarpun setahap demi setahap. Dan ini merupakan suatu hal yg bagus, karena seperti yg gue bilang di awal. Video game ngga cuma hiburan semata, tapi udah jadi budaya dimana setiap orang berhak untuk merasa memiliki. Mungkin menurut pendapat gue secara pribadi, judul film dokumenter ini sedikit "misleading" karena lebih berfokus pada pergerakan perkembangan video game sebagai media hiburan yg mulai membudaya di masyarakat, khususnya di Austin Texas. Tapi secara keseluruhan, hal-hal yg dipaparkan cukup menarik. Kita jadi ngerti seperti apa perkembangan video game di Austin, Texas. Cukup worth untuk ditonton.



    Versi lengkap filmnya bisa kalian download secara gratis di GOG.com - The Art of Playing yg tersedia dalam 3 versi definisi (1080p, 720p, 576p) disertai dengan bonus wallpaper, trailer, & subtitle dalam Bahasa Inggris.

    Sumber

    Video games, indie games, standalone games, plugins, free games, game extensions, expansion packs, game episode.

    Forum N3 Nyit-nyit.net membahas Video games, indie games, standalone games, plugins, free games, game extensions, expansion packs, game episode, game cheat, cara curang, cheat engine, game mods, modifications, mods, development, total conversions, modification, enhancement, games, plugins, addons, extensions, episode, expansion packs. We talks about latest Game Cheats, Cracks, Keygens and Hacks. Hacks & Cheats and trainers for many other multiplayer games. Free download games, hacks, cheats tools, projects, graphics. We create Hacks for Games,Cheats Tools,Trainer Tools. Hack,Cheats,Hack iOS Games,Hack Android Games,Cheats facebook games, Online games hack. The Art of Playing Review.
     

    Gunakan jasa Rekber N3 untuk menjamin jual beli anda atau menghindari penipuan dengan meng klik disini

Share This Page